Masa Natal adalah masa yang menyedihkan bagi kami, sebab menjelang 
perayaan Natal, kami sebagai orang tua sangat merindukan untuk bisa 
mendapatkan kunjungan dari putra maupun putri kami, tetapi sangat 
disayangkan sekali harapan maupun keinginan ini telah bertahun-tahun 
tidak dapat terpenuhi. Kami tidak mengharapkan hadiah kado yang 
mahal-mahal, yang kami inginkan dan dambakan hanya pelukan hangat 
dari putera/putri kami, bagi kami ini sudah merupakan satu kado yang 
sangat indah dan berharga sekali. Kami ingin membelai dan memeluk 
mereka lagi, seperti pada saat ketika mereka masih kecil.

Di Eropa; apabila kita ingin bertemu dengan putera/putri kita, jauh-
jauh hari sebelumnya kita sudah harus mengajukan permohonan waktu 
untuk berkujung. Kalau kita dtg tanpa ada janji terlebih dahulu 
jangan harap kita diperkenankan masuk ke rumah mereka, walaupun 
untuk itu kita telah menempuh perjalanan ratusan km jauhnya selama 
ber-jam2. Kita boleh membawa kado untuk mereka, dan kadonya pasti 
akan diterima, tetapi orangnya akan segera dipersilahkan untuk 
keluar rumah lagi, walaupun diluar cuaca hujan dan dingin sekali.

Bahkan kalau mereka mau meluangkan waktu hanya beberapa detik saja 
untuk menelepon, ini sudah merupakan satu hal yang indah, tetapi 
kenyataan pahit,  telepon yang ditunggu selama berhari-hari 
menjelang Natal ini, tidak juga bunyi berdering. Sebagai gantinya; 
cara satu-satunya untuk bisa melepaskan rasa rindu kami ialah dengan 
membuka kembali foto album keluarga,  sambil melihat dan mengenang 
mereka pada saat ketika mereka masih kanak-kanak dan mengenang masa-
masa yang indah, ketika mereka masih membutuhkan kasih sayang kami. 
Berjam-jam kami bisa melihat dan menatap foto-foto di album sambil 
bernotstalgia untuk pelipur rasa rindu. Sayup2 terdengar alunan 
lagu "Malam Kudus" dan tanpa terasa dan tanpa bisa ditahan lagi, 
turunlah air mata kami keluar di kedua pipi kami yang telah 
keriput,  air mata rindu, air mata kasih, sambil bertanya dimana 
letak kesalahan kami sebagai orang tua ?

Apakah salah, apakah dosa apabila kami merasa kangen dan rindu dan 
juga merasa kehilangan putra/putri kami ? Apakah satu permohonan 
yang mewah apabila kami ingin melihat dan menatap wajah mereka 
sejenak ?

Kami tidak mengharapkan bayaran maupun imbal balik dari kasih sayang 
yang telah kami berikan dan kamipun tidak ingin merepotkan mereka, 
yang kami inginkan, hanya bertemu sejenak dan melihat mereka 
bahagia, bahkan kalau perlu kamilah yang ingin memberi dan membantu 
mereka, satu-satunya keinginan extra dari kami ialah diperkenankan 
menimang-nimang dan memeluk si kecil cucu kami, tetapi ini semua 
hanya satu ilusi dan satu impian Natal saja yang tak bisa 
terkabulkan. Kesempatan kami untuk bisa memeluk cucu maupun putera 
kami; sebenarnya tidak lama lagi, karena usia kami telah dihitung 
dalam bulan dan hari saja, sambil menunggu saatnya tiba dipanggil 
oleh Bapa Surgawi.

Kalau rasa sedih dan rasa sakit di dada kami sudah tak tertahankan 
lagi, kami hanya bisa berlutut dihadapan Tuhan, sambil berdoa dengan 
air mata terlinang dan suara terisak-isak semoga Sang Pencipta 
selalu melindungi dan memberkati putra/putri kami, mungkin di dunia 
ini kami tidak mempunyai banyak kesempatan lagi untuk bisa saling 
bertemu dan berkumpul dengan putra/putri kami, tetapi kami yakin di 
surga, di rumah Bapa, kami akan bisa berkumpul kembali dengan mereka 
untuk se-lama2nya. Amin

Renungkanlah berapa lama lagi Ayah dan Ibu Anda harus menunggu ? 
Jawabannya hanya Anda yang tahu.

Mang Ucup
Email: [EMAIL PROTECTED]
Homepage: www.mangucup.net





------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
DonorsChoose.org helps at-risk students succeed. Fund a student project today!
http://us.click.yahoo.com/t7dfYD/FpQLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke