http://www.indopos.co.id/index.php?act=detail&id=6089
Senin, 26 Des 2005, Ditahan 3 Hari, Belum Juga Diperiksa YLBHI Minta Kapolri Usut Atasan Suyitno JAKARTA - Sejak dijebloskan ke tahanan Provos Mabes Polri Kamis (22/12) lalu, Komjen Pol Suyitno Landung belum juga diperiksa penyidik. Tiga hari berada di sel, aktivitas jenderal polisi bintang tiga itu hanya menerima kunjungan istri dan anak-anaknya. Ketika dibesuk pada hari pertama, menurut sumber di Propam Mabes Polri, istri Suyitno sempat menangis di pelukan suaminya itu. Mengapa Suyitno tak juga diperiksa penyidik? Kabid Penum Mabes Polri Kombespol Bambang Kuncoko ketika dikonfirmasi soal ini mengakui, Suyitno memang belum diperiksa. "Belum, belum ada perkembangan. Kita tunggu saja. Nanti, kalau sudah ada perkembangan, pasti kita kabarkan kepada rekan-rekan," kata Bambang. Dia juga belum tahu apakah hari ini akan ada pemeriksaan terhadap Suyitno. Seperti diberitakan, Suyitno yang disangka telah melakukan tindak pidana korupsi berupa penyuapan dan pemerasan mendekam di ruang tahanan Propam Mabes Polri di gedung Trans National Crime Center (TNCC) sejak Kamis (22/12) lalu. Suyitno ditahan setelah diperiksa selama 10 jam di Bareskrim Mabes Polri terkait kasus pembobolan BNI. Sebelum Suyitno, Mabes Polri juga sudah menahan penyidik lainnya, Brigjen Pol Samuel Ismoko dan Kombespol Irman Santoso. Suyitno dijerat dengan pasal 11 UU No 31 Tahun 1999 yang diperbarui menjadi UU No 20 Tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi serta pasal 368 KUHP. Sebenarnya ada rencana Suyitno diperiksa Jumat (23/12) lalu. Tapi, itu batal dilakukan dengan alasan pertimbangan psikologis. Wakadiv Humas Mabes Polri Kombespol Anton Bachrul Alam ketika ditanya soal perkembangan kasus Suyitno mengaku belum ada. "Hingga saat ini, kita masih mendalami terkait penyitaan mobil Nissan X-Trail. Itu saja. Soal nanti berkembang ke yang lain-lain, kita tunggu saja. Penyidik masih mendalami hal ini," katanya. Sementara itu, Ismoko dan Irman hingga kemarin menjalani pemeriksaan. "Untuk dua orang yang terdahulu itu (Ismoko dan Irman), berkasnya belum P-21. Masih di penyidik," kata Anton. Soal penanganan kasus Suyitno, Direktur YLBHI Munarman berharap agar Mabes Polri tak tanggung-tanggung dalam mengusut. Pengusutan tidak hanya berhenti pada Suyitno. Tapi, atasannya juga diusut. Mereka adalah mantan Kabareskrim Erwin Mapasseng dan mantan Kapolri Jenderal Pol Da'i Bachtiar. Menurut Munarman, penanganan kasus tersebut menjadi tolok ukur bagi Kapolri Jenderal Pol Sutanto dalam memberantas korupsi, terutama di internalnya. "Penyidikannya harus serius. Jangan bolong-bolong, atau kasus pemalsuan BAP Nurdin Halid terulang. Percuma kalau sekarang ditetapkan jadi tersangka dan ditahan, tapi nanti bebas karena kesalahan sejak awal," katanya. Hal senada juga disampaikan Lucky Djani, wakil koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW). Menurut dia, komitmen Kapolri membersihkan internalnya bisa dilihat dari penanganan kasus suap itu. Demikian juga, kasus rekening tidak wajar beberapa perwira polisi yang saat ini tidak jelas penanganannya. "Kalau dua kasus itu tidak ditangani dengan baik, komitmen Kapolri patut dipertanyakan," tegas Lucky. Sementara itu, pada hari ketiga penahanannya kemarin, Suyitno kembali dibesuk istrinya. Dia datang ke Mabes Polri siapa mereka bertiga, menggunakan mobil Ford Escape warna biru tua B 8980 EM. Mereka datang sekitar pukul 14.00. Hingga pukul 17.30, istri Suyitno tak juga keluar dari gedung TNCC. "Ya, kalau istri atau anak-anaknya, kita berikan saja kesempatan berlama-lama. Kalau orang lain yang menjenguk, pasti kita batasi," kata salah seorang penjaga di gedung TNCC. Saat menjenguk kemarin, istri Suyitno membawakan makanan dan pakaian ganti untuk sang suami. "Kalau cuma makanan, tidak masalah. Kita tidak bisa terlalu ketat," kata si penjaga. Sopir Suyitno yang tidak mau menyebutkan namanya mengakui, dirinya sering melayani keperluan bosnya. Misalnya, menyiapkan makanan atau mengambil pakaian ganti ke rumahnya. "Kalau Bapak mau makan, kita yang menyiapkan," ujarnya. Penjagaan di gedung TNCC kemarin tidak begitu ketat. Hanya ada seorang penjaga di lantai bawah. (yes/lin) [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> DonorsChoose.org helps at-risk students succeed. Fund a student project today! http://us.click.yahoo.com/LeSULA/FpQLAA/E2hLAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

