Jumat, 23 Desember 2005

KH Muhammad Saleh Darat Pelopor Penerjemahan Alquran dalam Bahasa Jawa 

Ia menghadiahkan kitab tafsir Alquran pada salah seorang murid perempuannya 
yang menikah dengan bupati Rembang, RA Kartini. 



Terjemahan Alquran dalam aneka versi bahasa, bukan hal asing lagi sekarang. 
Tapi, tidak di era akhir tahun 1800-an. Penjajah Belanda tidak melarang orang 
mempelajari Alquran, asal jangan diterjemahkan. 

 

KH Muhammad Saleh Darat, seorang ulama asal Semarang, menabrak larangan tak 
tertulis itu. Dialah pelopor penulisan buku-buku agama dalam bahasa Jawa. 
Buku-bukunya sangat populer di zamannya, dan banyak digemari masyarakat awam. 
Karyanya ditulis dengan huruf Arab gundul (pegong), sehingga tidak dicurigai 
penjajah. 

 

Alquran pun ia terjemahkan dengan huruf itu. Kitab Faid ar-Rahman merupakan 
kitab tafsir pertama di Nusantara yang ditulis dalam bahasa Jawa dengan aksara 
Arab. Satu eksemplar buku itu dihadiahkannya kepada RA Kartini ketika pahlawan 
nasional ini menikahi RM Joyodiningrat, bupati Rembang.

 

Kartini sungguh girang menerima hadiah itu. ''Selama ini surat Al Fatihah gelap 
bagi saya, saya tidak mengerti sedikit pun akan maknanya, tetapi sejak hari ini 
ia menjadi terang benderang sampai kepada makna yang tersirat sekali pun, 
karena Romo Kiai menjelaskannya dalam bahasa Jawa yang saya pahami,'' demikian 
Kartini berujar saat ia mengikuti pengajian Saleh Darat di pendopo Kesultanan 
Demak.

 

Anak prajurit Diponegoro 


Saleh Darat lahir di Kedung Cemlung, Jepara, tahun 1820. Ayahnya, KH Umar, 
adalah seorang ulama yang pernah bergabung dengan Pangeran Diponegoro dalam 
perlawananannya melawan penjajah Belanda. 

 

Sebagaimana umumnya anak kiai, ia melewati masa kecilnya dengan belajar agama. 
Mula-mula ia belajar pada KH Syahid, ulama besar di Waturoyo, Pati, Jawa 
Tengah. Setelah itu, ia dibawa ayahnya ke Semarang untuk belajar pada beberapa 
orang kiai, antara lain KH Muhammad Saleh Asnawi Kudus, KH Ishaq Damaran, KH 
Abu Abdillah Muhammad Hadi Banguni (mufti Semarang), KH Ahmad Bafaqih Ba'lawi, 
dan KH Abdul Gani Bima. 

Setelah menamatkan pendidikan di Semarang, Saleh diajak ayahnya ke Singapura, 
Beberapa tahun kemudian ia bersama ayahnya menunaikan ibadah haji ke Tanah 
Suci. Sang ayah wafat di Makkah. Di kota itu ia tinggal selama beberapa tahun 
untuk menimba ilmu. Di sna pula, ia dianggap mumpuni untuk mengajar ilmu agama. 
Salah satu muridnya dari Indonesia adalah KH Hasyim Asy'ari, pendiri Nahdlatul 
Ulama. 

 

Ketika pulang ke Semarang, ia membuka pesantren di daerah Darat, yang letaknya 
di pesisir pantai Semarang. Banyak muridnya yang di kemudian hari menjadi ulama 
terkenal, antara lain KH Hasyim Asy'ari; KH Mahfuz, pendiri Pondok Pesantren 
Termas, Pacitan; KH Ahmad Dahlan, pendiri Muhammadiyah; KH Idris, pendiri 
Ponpes Jamsaren, Solo; KH Sya'ban, ulama ahli falak. RA Kartini adalah juga 
seorang muridnya. 

 

Saleh Darat selalu menekankan kepada para muridnya untuk giat menuntut ilmu. 
Inti sati Alquran, kata dia, adalah dorongan kepada umat manusia agar 
mempergunakan akalnya untuk memenuhi tuntutan hidupnya di dunia dan akhirat.

 

Menulis banyak buku


Saleh darat adalah ulama yang mempunyai tradisi intelektual menuliskan buah 
pikirannya dalam bentuk buku. Buku-bukunya andara lain adalah Kitab Majmu'ah 
asy-Syariah, Al Kafiyah li al-'Awwam (Buku Kumpulan Syariat yang Pantas bagi 
Orang Awam), dan kitab Munjiyat (Buku tentang Penyelamat) yang merupakan 
saduran dari buku Ihya' 'Ulum ad-Din karya Al Ghazali.

 

Buku-buku lain karyanya adalah Kitab Al Hikam (Buku tentang Hikmah), Kitab 
Lata'if at-Taharah (Buku tentang Rahasia Bersuci), Kitab Manasik al-Hajj, Kitab 
Pasalatan, Tarjamah Sabil Al-'Abid 'ala Jauharah at-Tauhid, Mursyid al Wajiz, 
Minhaj al-Atqiya', Kitab hadis al-Mi'raj, dan Kitab Asrar as-Salah. 

 

Sebagian besar bukunya sampai sekarang terus diterbitkan ulang oleh Penerbit 
Toha Putera, Semarang. Buku-buku itu khususnya digunakan di kalangan pesantren 
dan majelis taklim di Jawa Tengah. 

 

Ahli ilmu kalam


Saleh Darat juga dikenal sebagai pemikir di bidang ilmu kalam. Ia adalah 
pendukung paham teologi Asy'ariyah dan Maturidiyah. Pembelaannya terhadap paham 
ini jelas kelihatan dalam bukunya, Tarjamah Sabil al-'Abid 'ala Jauharah 
at-Tauhid. Dalam buku ini, ia mengemukakan penafsirannya terhadap sabda 
Rasulillah SAW mengenai terpecahnya umat islam menjadi 73 golongan sepeninggal 
Belia, dan hanya satu golongan yang selamat.

 

Menurut Saleh Darat, yang dimaksud Nabi Muhammad SAW dengan golongan yang 
selamat adalah mereka yang berkelakuan seperti yang dilakukan oleh Rasulillah 
SAW, yaitu melaksanakan pokok-pokok kepercayaan Ahlussunah Waljamaah, 
Asy'ariyah, dan Maturidiyah. 

 

Sebagai ulama yang berpikiran maju, ia senantiasa menekankan perlunya ikhtiar 
dan kerja keras, setelah itu baru bertawakal, menyerahkan semuanya pada Allah. 
Ia sangat mencela orang yang tidak mau bekerja keras karena memandang segala 
nasibnya telah ditakdirkan oleh Allah SWT. Ia juga tidak setuju dengan teori 
kebebasan manusia yang menempatkan manusia sebagai pencipta hakiki atas segala 
perbuatan. 

 

Tradisi berpikir kritis dan mengajarkan ilmu agama terus dikembangkan hingga 
akhir hayatnya. Saleh Darat wafat di Semarang, tanggal 18 Desember 1903 dalam 
usia 83 tahun.
( tri/dari pelbagai sumber ) 
 

http://www.republika.co.id/koran_detail.asp?id=227709&kat_id=185





                
---------------------------------
 Yahoo! DSL Something to write home about. Just $16.99/mo. or less

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Give at-risk students the materials they need to succeed at DonorsChoose.org!
http://us.click.yahoo.com/wlSUMA/LpQLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke