http://www.jurnalperempuan.com/yjp.jpo/?act=berita%7C-472%7CX Rabu, 28 Desember 2005 Pendidikan Feminis Untuk Merebut Pikiran Perempuan Yang Terampas Jurnalis : Eko Bambang S Jurnalperempuan.com-Jakarta. Prinsip pendidikan feminis adalah perjuangan perempuan untuk meminta kembali pikiran mereka yang dan mematahkan kediaman yang dipaksakan oleh struktur-struktur patriarkhat dan lembaga-lembaga yang membatasinya. Pendidikan feminis ini berakar pada paham dan politik feminis yang mendasarkan diri pada pengenalan sebab-sebab struktural dari sub-ordinasi, penaklukan, perbudakan dan pemerasan tenaga perempuan dengan menamakannya sistem patriarkhi. Demikian pandangan Yanti Muchtar, dari Kapal Perempuan yang disampaikan pada diskusi publik “Pendidikan Alternatif Untuk Perempuan” di diselenggarakan oleh Yayasan Jurnal Perempuan di Jakarta, (21/12/05).
Pendidikan feminis menurut Yanti akan mendorong perempuan untuk terus mewasdai setiap cara aksi dan kesadarannya karena adanya pembatasan kondisi obyektif diluar kendalinya. Menurut Yanti, pada umumnya perempuan terperangkap dalam sebuah situasi keragu-raguan antara kepatuhan dan pemberontakan. Situasi ini membuat perempuan menjadi bimbang dan akhirnya tidak mampu melakukan tindakan-tindakan yang mendobrak dominasi. Melalui pendidikan feminis akan mendorong perempuan untuk melihat dirinya sebagai pembuat sejarah dan tidak hanya sebagai obyek pasif dari proses bersejarah. Pengetahuan dan pengakuan sumbangan seseorang kepada sejarah, mengubah pengertian diri dalam perempuan sendiri, yang pada gilirannya akan menambah kemampuan mereka untuk secara kritis menganalisis masa lalu mereka dan secara kreatif merencanakan masa depan mereka. Pendidikan feminis diawali dari pengalaman perempuan dan menggunakannya untuk menunjukkan struktur-struktur yang lebih besar. Setiap pengalaman peserta menjadi titik fokus dari pendidikan dan oleh karenanya, setiap pendidikan atau pelatihan adalah peristiwa tunggal. Melalui pendidikan feminis ini akan diupayakan adanya pendobrakan stereotype bahwa perempuan adalah korban yang pasif sekaligus membuka ruang lebih besar untuk membicarakan kekuatan dan keberanian perempuan dalam mendobrak dominasi-dominasi. Melalui pendidikan feminis ini, Yanti berharap terjadi sejumlah perubahan yang ada dalam diri perempuan. Setidaknya ada empat aspek perubahan yang terjadi setelah mereka melakukan pendidikan feminis. Aspek pertama yang dibangun adalah aspek kesadaran, yaitu bagaimana membangun kesadaran perempuan akan ketertindasannya yang disebabkan oleh jenis kelaminnya. Proses ini cukup sulit, karena harus berhadapan dengan pemahaman bahwa laki-laki dan perempuan memang berbeda baik yang ditanamkan keluarga dan masayarakat, sehingga semakin menguatkan kesadaran perempuan bahwa ketidakadilan yang dialaminya adalah sesuatu yang tidak perlu dipertanyakan. Aspek kedua adalah membangun komitmen. Setelah ada kesadaran akan ketertindasan, diharapkan ada komitmen untuk melakukan perlawanan terhadap penindasan tersebut baik dalam lingkup terkecil keluarga maupun masyarakat. Aspek ketiga adalah aspek politik. Setelah memiliki kesadaran dan komitmen, diharapkan muncul tindakan-tindakan politik perempuan. Tindakan politik ini tidak sama dengan pemahaman politik pada umumnya. Perjuangan politik bagi feminis ini tidaj harus mengyangkut kehidupan politik publik dan melibatkan diri ke berbagai kelompok, tetapi dengan membuka pengalaman diriny sebagai orang yang tertindas di dalam keluarga sudah dapat dianggap berpolitik. Aspek keempat adalah budaya. Pendidikan feminis ini melihat bahwa budaya sebagai sesuatu yang dinamis yang senantiasa mengalami perubahan yang lebih baik bagi kehidupan. Jika dalam suatu masyarakat, budaya yang ada justru melakukan ketidakadilan terhadap perempuan, maka perubahan budaya merupakan suatu keharusan. Untuk itulah perempuan korban penindasan dapat membangun budaya sendiri yang membawa kesetaraan bagi semua pihak dan pendidikan feminis mendorong perempuan mengembangkan budaya yang terbuka dan adil. ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> DonorsChoose.org helps at-risk students succeed. Fund a student project today! http://us.click.yahoo.com/t7dfYD/FpQLAA/E2hLAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

