Refleksi: Masya Alloh rupanya tak lengkap laporan studi banding delegasi DPR  
ke Mesir yang dilakukan beberapa waktu silam sehingga harus dilengkapi oleh 
rombongan mahkamah agung. Indonesia yang  suci tetapi jauh dari kesucian tak 
ada tari perut dan pusar disembunyikan, tetapi Mesir yang bertetangga dengan 
tanah suci ada tari perut dan pusar bisa dinonton dengan puas.  Semoga  Madame 
Fifi, the Queen of the Nile menginspirasikan delegasi mahkamah agar studi 
banding berfaedah bgai keadilan hukum di Indonesia dan dalam waktu dekat meluas 
aktivitas tari perut di Indonesia guna membuka mata dan mengembirakan hati 
sedit rakyat mayoritas yang miskin melarat.


http://www.tempointeraktif.com/hg/nasional/2005/12/29/brk,20051229-71414,id.html

Rombongan Mahkamah Agung Studi Banding ke Mesir
Kamis, 29 Desember 2005 | 03:24 WIB 



TEMPO Interaktif, Jakarta: Seolah tak mau kalah dengan Dewan Perwakilan Rakyat, 
Mahkamah Agung memberangkatkan sejumlah pejabatnya untuk studi banding ke 
Kairo, Mesir. Mereka disebutkan meneliti administrasi perkara pada lembaga 
tertinggi negeri Piramid itu.

Rombongan tiba di Kairo pada 27 Desember 2005. Menurut Ketua Muda Pengawasan 
MA, Gunanto Suryono, rombongan berisi empat-lima orang pejabat struktural. 
"Bukan Hakim Agung," katanya, (28/12), di Jakarta. 

Kegiatan yang dibiayai oleh Anggaran Pendapatan Belanja Negara itu untuk 
melihat kondisi lembaga serupa di Mesir, sekaligus mengkaji apakah bisa 
diterapkan di Indonesia. Gunanto mengaku tak tahu nama-nama peserta termasuk 
jumlah biaya.

Studi Banding, Gunanto menjelaskan, juga pernah dilakukan ke Filipina dan 
Belanda. Ia ikut kunjungan ke dua negara itu. "Hasilnya, ya seperti yang anda 
lihat sekarang," ujarnya, tanpa menjelaskan lebih lanjut.

Sumber Tempo menjelaskan, studi banding akan dilakukan sampai 4 Januari 2006. 
Setibanya di Kairo, rombongan disambut oleh Direktorat Kerja Sama Internasional 
dan Kebudayaan Kementerian Kehakiman Mesir. 

Rabu (28/12), mereka bertemu dengan Konselor El Bishri esh-Shourebgi, asisten 
Menteri Urusan Komisi Penyelesaian Perkara Kementerian Kehakiman Mesir. Pada 
hari yang sama, rombongan bertemu Konselor Dr. Adel Omar Sharief, Wakil Ketua 
Mahkamah Konstitusi Mesir. 

Staf Sekretaris MA Rum Nessa mengatakan, Nessa berangkat ke Mesir 26 Desember 
dan akan kembali pada Januari 2006. Nessa antara lain pergi bersama dengan 
Kepala Bagian Registrasi Subagyo.

Sumber lainnya, Rabu (28/12), mengatakan bahwa studi banding juga dilakukan ke 
Thailand, Taiwan, Korea Selatan, Jepang, Roma dan Jerman. Pesertanya sekitar 35 
orang terdiri Hakim Agung, pejabat eselon II (setingkat direktur), pejabat 
eselon III (kepala sub direktorat dan kepala bagian). 

Dua direktur menolak berangkat yakni Direktur Bidang Pengawasan Ansyarul dan 
Parwoto, Direktur Niaga merangkap Pelaksana Tugas Direktur Perdata. Hakim Agung 
Gunanto pun menolak.

Rombongan berangkat bergelombang. Rombongan terakhir berangkat Sabtu pekan lalu 
(24/12) diikuti sembilan orang. ?Ada yang ke Korea,? katanya.

Menurut sumber itu, perjalanan ke luar negeri ini hanya untuk menghabiskan 
anggaran Mahkamah Agung 2005 yang total mencapai Rp 1,2 triliun. Tahun depan, 
anggaran Mahkamah Agung naik menjadi Rp 2,1 triliun. thoso priharnowo/endri 
kurniawati/edy can 


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
DonorsChoose.org helps at-risk students succeed. Fund a student project today!
http://us.click.yahoo.com/t7dfYD/FpQLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke