http://www.indopos.co.id/index.php?act=detail_c&id=204152
Kamis, 29 Des 2005, Presiden Tidak Peduli Peneliti? Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sangat peduli terhadap pendapatan ketua MA (Mahkamah Agung) dan anggotanya. Gaji ketua MA itu dinilai paling rendah dibandingkan dengan gaji pejabat tinggi negara lainnya. Perhatian besar juga diberikan untuk menaikkan gaji pejabat pemerintah, terutama yang bertugas dalam bidang penegakan hukum dan pemberantasan korupsi. Gaji anggota KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) jauh lebih tinggi daripada pegawai negeri sipil. Gaji Dewan Gubernur Bank Indonesia jangan ditanya lagi. Dalam hal penetapan gaji, kriterianya menurut presiden adalah "bobot tugas, tanggung jawab, dan nilai aset yang dikelola". Namun, kriteria itu sendiri masih perlu dipertanyakan. Terkesan bahwa kenaikan gaji lebih dikaitkan dengan ihwal penyogokan. Pejabat yang memiliki potensi disogok semakin besar makin besar pula gajinya (agar dia tidak mempan disogok). Jika kriteria itu ditafsirkan demikian, pegawai negeri yang bergerak dalam bidang yang tidak kalah penting bagi negara dan bangsa, seperti peneliti, cukuplah diberi gaji atau tunjangan yang kecil saja. Apakah seorang peneliti yang menciptakan mobil listrik untuk menghemat energi (meski hingga sekarang belum bisa dipasarkan secara besar-besaran) memiliki jasa yang rendah dibandingkan dengan seorang hakim yang memutuskan perkara di pengadilan? Apakah seorang peneliti daur ulang sampah tidak dianggap berjasa dibandingkan dengan seorang jaksa? Apakah hasil pekerjaan para peneliti sosial tentang konflik di tanah air tidak dipandang berharga ketimbang studi banding anggota DPR? Dalam rapat dengan menteri koordinator perekonomian pada 2001, Kantor Menteri Negara Riset dan Teknologi telah mengusulkan agar tunjangan fungsional ahli peneliti utama seperti tunjangan fungsional guru besar di universitas Rp 3,5 juta per bulan. Kini tunjangan fungsional terendah peneliti dan dosen Rp 150.000. Yang tertinggi Rp 1 juta per bulan. Asvi Warman Adam, peneliti pada sebuah lembaga pemerintah nondepartemen di Jakart [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> DonorsChoose.org helps at-risk students succeed. Fund a student project today! http://us.click.yahoo.com/t7dfYD/FpQLAA/E2hLAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

