http://www.indomedia.com/bpost/122005/29/nusantara/nusa3.htm
Buruh "Segel" Kantor Gubernur Bali Denpasar, BPost Ratusan buruh Bali yang tergabung dalam Solidaritas Buruh Bali melakukan unjuk rasa menuntut janji Gubernur Bali Dewa Made Beratha yang bersedia akan merevisi upah minimum propinsi (UMP) 2006. Ratusan buruh bergabung bersama mahasiswa itu berunjuk rasa di depan kantor Gubernur Bali di Denpasar, Rabu (28/12). Mereka kembali berunjuk rasa karena Beratha tidak memenuhi janjinya untuk merevisi kembali Peraturan Gubernur No 32 dan 34 Tahun 2005 tentang UMP/UMK. Dalam aksinya, mereka membawa spanduk dan poster yang isinya menolak UMP/UMK 2006 sebesar Rp510 ribu sebagai kebijakan tidak manusiawi. Selain itu mereka juga melakukan aksi menyegel kantor gubernur Bali, dengan menempelkan poster besar bertuliskan "Kantor Gubernur Disegel untuk Rakyat". Dalam aksi kali ini, Beratha tidak menemui para demonstran yang telah datang sejak pukul 10.00 Wita di halaman depan kantor gubernur. Para demonstran hanya ditemui oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja Komang Rai Sujarka serta beberapa staf gubernur. Menurut Sujarka, gubernur sedang melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Karansem. Sebelum menyegel kantor gubernur, para buruh berorasi di depan kantor gubernur. Mereka mengaku menangih janji gubernur yang batal merevisi UMP/UMK. "Kita menuntut janji gubernur untuk merevisi UMP/UMK. Kenapa UMP masih tetap Rp510 ribu padahal gubernur telah berjanji untuk merevisi UMP 2006," kata koordinator aksi Ketut Layar Priyatna. Priyatna mengatakan, dengan upah buruh di Bali sebesar Rp510 ribu lebih kecil dari UMP daerah lain, seperti DKI Jakarta sebesar Rp819.100, Banten Rp661.613, dan Kepulauan Riau Rp760 ribu. Setelah menunggu lama namun gubernur tidak datang, mereka mulai merangsek menuju pintu gerbang kantor gubernur yang dijaga ketat oleh puluhan satuan polisi pamong praja. Aksi penyegelan ini berlangsung aman karena tidak mendapatkan perlawanan dari Satpol PP. "Ini baru segel secara simbolik. Jika sampai akhir tahun 2005 belum UMP/UMK direvisi kita akan datang dengan massa lebih besar lagi dan benar-benar akan menyegel kantor ini," ancam Ketut. dtc [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> DonorsChoose.org helps at-risk students succeed. Fund a student project today! http://us.click.yahoo.com/t7dfYD/FpQLAA/E2hLAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

