Benar, mas, hampir semua pemerintah Eropa, termasuk Jerman, Austria 
dan juga Perancis, berposisi anti perang Irak.

Yang dirasakan sangat bathil disini adalah, politik pemerintah yang 
sangat membela secara sepihak pengusaha raksasa internasional, yang 
kepentingannya membabat semua kepentingan rakyat, baik di Barat 
maupun di Timur.

Kalau kita buka TV kita, hampir setiap hari ada demonstrasi massa 
yang diikuti oleh ratusan ribu perserta. Hari hari ini di Paris.
Di Jerman, Perancis, Austria, di man amana. Kita lihat, perusahaan 
perusahaan yang profitnya menggunung, sekaligus pegawai dan buruhnya 
menjadi tinggal separo atau seperempat. Mereka, kalau perlu, 
pindahkan pabrik dari Eropa ke negara negara yang belum makmur, 
mengejar upah buruh yang hampir gratis.

Perjuangan melawan kepentingan para pemodal global, bukanlah semata 
masalah rakyat Asia, Afrika atau Amerika Latin, namun juga rakyat 
Eropa. Penindasan, bukanlah monopoly satu bangsa, atau ras, misalnya 
Yahudi, namun adalah sikap rata rata pemodal raksasa.

Jepang atau Korea juga menindas buruh buruh di Eropa timur. Bangsa 
berwarna menindas bangsa kulit putih. Dengan ancaman, kalau buruh 
bertingkah, mereka cabut kaki, pindah ketempat lain.

Untuk menghadang para kapitalist ini, diperlukan sebuah ideologi 
yang memihak rakyat kecil. dan kebangkitan rakyat yang tertindas, 
tidak terbatas di negara dengan agama tertentu, misalnya Islam, atau 
agama lin, namun disetiap negara berkembang.

Agama sendiri, ternyata dan terbukti, tak mampu memberikan solusi 
ekonomis politis. Lihatlah para rakyat tertindas di Amerika latin, 
buruh tambang dan perkebunan. Mereka adalah Katholik. Di Timur 
tengah: Islam. Di Indonesia: campuran.

Disetiap negara, manusai terbagi atas penguasa dan massa 8yang 
seringkali tertindas). Juga di negara negara Islam, apakah ini 
Saudi, Mesir, pakistan dan dimanapun, juga terbagi dua. Penguasa, se 
Islam apapun mereka, tetap berkerjasama dengan pihak kapital.

Inilah sebabnya, saya katakan, Islam sebagai agama, tak mungkin 
menghadang US. Yang sanggup menghadang US adalah para demokrat 
sdunia.

salam

danardono






--- In [email protected], "Alvin Daniel" 
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> mbah, sekutu AS memang makin banyak tapi musuhnya jg 
> makin banyak.
> lihat itu Evo Morales dan Hugo Chavez...mereka masih teteeepp 
> saja memusuhi AS, atau mereka blm mempunyai alasan utk 
> berkoalisi dgn AS.
> 
> negara Islam terkaya pun sprti Saudi sudah dicucuk hidung oleh 
> AS...
> siapa lg yg berani...
> 
> negara manapun yg kena embargo oleh AS sudah pasti 
> bangkrut.
> Indonesia pun sudah terjerat hutang abadi kpd IMF, World Bank, 
> dan AS...
> 
> utk mereka2 yg masih meneriakkan anti AS, anti kapitalis, anti 
> liberlisme, dan anti yahudi...mungkin bisa berpikir 100 kali 
> supaya nasibnya tidak seperti Ernesto Guevarra...
> 
> salam damai...
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> --- In [email protected], "RM Danardono HADINOTO" 
> <rm_danardono@> wrote:
> >
> > --- In [email protected], aris solikhah 
> <fm_solihah@> 
> > wrote:
> > >
> > > MAs Radityo,
> > 
> > ...Ah.. Bila saja mas Alvin Daniel sedikit berpikir, kenapa AS 
> takut 
> > dengan kebangkitan Islam, dan bukan agama lain. Yah... 
> karena Islam, 
> > bukan sekedar agama seperti yang lain tapi juga sistem dan 
> ideologi. 
> > ISlam satu-satunya yang bisa menghadang Pemerintah AS....
> > 
> > DH: mohon pencerahan mbak, bagaimana caranya 
> menghadang?
> > 
> > kenyataan dilapangan:
> > 
> > 1) Sekutu US yang paling taat: Turki, Saudi Arabia, Arab 
> Emirates, 
> > Yemen, Mesir, Pakistan, Yordania, Uzbekistan, Kazakhstan, 
> Afganistan
> > 
> > Yang tidak lagi menjadi lawan: Lybia
> > 
> > Yang menantang US: Syria (malu malu), Iran
> > 
> > Palestina: dibiayai Barat
> > 
> > Bagaimanakah Islam sebagai ideologi mau menghadang US, 
> lha wong 
> > dinegara negara islam sendiri tak berhasil membawa 
> kemakmuran dan 
> > kewibawaan?
> > 
> > Negara yang dsianggap serious oleh US adalah Tiongkok, 
> disamping 
> > tentunya Jepang. keduanya Non Islam. negara yang dipeluk 
> US sebagai 
> > sekutu, juga dalam masalah atom, adalah India, juga Non 
> islam
> > 
> > bagaimana nih mbak?
> > 
> > Salam
> > 
> > danardono
> >
>






***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke