--- In [email protected], "RM Danardono HADINOTO" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Benar, mas, hampir semua pemerintah Eropa, termasuk Jerman, Austria > dan juga Perancis, berposisi anti perang Irak.
AD: anti perang irak, termasuk warga negara AS sendiri... tapi mereka tidak punya cukup kekuatan mencegah perang. dari 100 tahun yg lalu tidak ada satupun presiden AS yg cinta damai, kecuali Clinton...(padahal dia yahudi). rata2 doyan perang... > > Yang dirasakan sangat bathil disini adalah, politik pemerintah yang > sangat membela secara sepihak pengusaha raksasa internasional, yang > kepentingannya membabat semua kepentingan rakyat, baik di Barat > maupun di Timur. > > Kalau kita buka TV kita, hampir setiap hari ada demonstrasi massa > yang diikuti oleh ratusan ribu perserta. Hari hari ini di Paris. > Di Jerman, Perancis, Austria, di man amana. Kita lihat, perusahaan > perusahaan yang profitnya menggunung, sekaligus pegawai dan buruhnya > menjadi tinggal separo atau seperempat. Mereka, kalau perlu, > pindahkan pabrik dari Eropa ke negara negara yang belum makmur, > mengejar upah buruh yang hampir gratis. > > Perjuangan melawan kepentingan para pemodal global, bukanlah semata > masalah rakyat Asia, Afrika atau Amerika Latin, namun juga rakyat > Eropa. Penindasan, bukanlah monopoly satu bangsa, atau ras, misalnya > Yahudi, namun adalah sikap rata rata pemodal raksasa. AD: masih ada pertanyaan di kepala saya, kenapa Yahudi? kenapa mereka bisa menguasai dunia? > > Jepang atau Korea juga menindas buruh buruh di Eropa timur. Bangsa > berwarna menindas bangsa kulit putih. Dengan ancaman, kalau buruh > bertingkah, mereka cabut kaki, pindah ketempat lain. AD: buruh2 eropa timur salah satunya etnis2 yugoslavia yg kena imbasnya... > > Untuk menghadang para kapitalist ini, diperlukan sebuah ideologi > yang memihak rakyat kecil. dan kebangkitan rakyat yang tertindas, > tidak terbatas di negara dengan agama tertentu, misalnya Islam, atau > agama lin, namun disetiap negara berkembang. > > Agama sendiri, ternyata dan terbukti, tak mampu memberikan solusi > ekonomis politis. Lihatlah para rakyat tertindas di Amerika latin, > buruh tambang dan perkebunan. Mereka adalah Katholik. Di Timur > tengah: Islam. Di Indonesia: campuran. > > Disetiap negara, manusai terbagi atas penguasa dan massa 8yang > seringkali tertindas). Juga di negara negara Islam, apakah ini > Saudi, Mesir, pakistan dan dimanapun, juga terbagi dua. Penguasa, se > Islam apapun mereka, tetap berkerjasama dengan pihak kapital. > > Inilah sebabnya, saya katakan, Islam sebagai agama, tak mungkin > menghadang US. Yang sanggup menghadang US adalah para demokrat > sdunia. AD: demokrasi bisa menghadang AS? demokrasi jenis apa? bukankah demokrasi itu diciptakan oleh technokrat kulit putih juga? belum ditemukan ideologi manapun yg bisa menghadang AS.. akarnya sudah terlalu kuat di tiap negara. saat ini justru islam yg ditekan habis2an oleh AS, puluhan tahun lalu komunis yg kena getahnya... Saudi adalah kekuatan islam yg terkuat pun sudah ditangan AS, apalagi macam irak? atau iran dan korea utara? sampai saat ini AS sudah mempunyai lebih dari 10.000 nuclear warhead, dibarengi Cina 8000, Britain, sekitar 5000an, dan Israel 100an (katanya)... teknologi nuklir, scouting, dan satelit semua dipunyai AS, siapa yg mampu membendung? masih ada satu kemungkinan: Cina...karena tidak islam, semi kapitalis, semi sosialis, semi otoriter, non-teokrat... nah lhoo... bingung ahh... > > salam > > danardono > > > > > > > --- In [email protected], "Alvin Daniel" > <alvindaniel_net@> wrote: > > > > mbah, sekutu AS memang makin banyak tapi musuhnya jg > > makin banyak. > > lihat itu Evo Morales dan Hugo Chavez...mereka masih teteeepp > > saja memusuhi AS, atau mereka blm mempunyai alasan utk > > berkoalisi dgn AS. > > > > negara Islam terkaya pun sprti Saudi sudah dicucuk hidung oleh > > AS... > > siapa lg yg berani... > > > > negara manapun yg kena embargo oleh AS sudah pasti > > bangkrut. > > Indonesia pun sudah terjerat hutang abadi kpd IMF, World Bank, > > dan AS... > > > > utk mereka2 yg masih meneriakkan anti AS, anti kapitalis, anti > > liberlisme, dan anti yahudi...mungkin bisa berpikir 100 kali > > supaya nasibnya tidak seperti Ernesto Guevarra... > > > > salam damai... > > *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

