Pertama-tama perkenankan saya meminta maaf karena meragukan diri Anda
adalah Mantan Seorang Muslimah. Adapun keraguan tsb. disebabkan oleh :
1. Banyaknya misi misi "penyamaran" yang bertujuan untuk memprovokasi
umat Islam. Seperti menggunakan baju koko tapi "bukan ke masjid",
pake jilbab tapi "jualan", ngakunya "Mantan Ustad" tapi tidak bisa
ngaji.
2. Setelah saya searching di file milis ppiindia tidak ada
postingan "Ny muslim" serta "muslim gelisah" sebagaimana yang Anda
katakan. (Jika ada tolong dilengkapi).
3. Kalimat Anda yang menyebutkan "Saya adalah muslimah berjilbab yang
terkoyakkan" agak tendensius. Karena konsep ke imanan di dalam Islam,
seseorang yang memiliki keyakinan yang masih lemah, kecil kemungkinan
mengambil resiko yang lebih tinggi (seperti menggunakan jilbab),
kecuali pakai jilbab karena ingin mengambil hati suami dan setelah
suaminya kawin lagi, jilbabnya di lepas lagi (redaksi: pakai jilbab
karena orang lain).... he...he....he....
4. Kalaupun seseorang berpindah Agama hanya karena tidak nyaman
mensikapi rezim yang berkuasa, menurut saya alasannya amatlah,
terlalu dan sangat sangat ........ dangkal.
Tapi jika Anda benar mantan muslimah, pertanyaan saya adalah sedalam
apa Anda sudah mengenal Islam (baca tafsir Al Qur'an). Jika Anda
sendiri belum benar benar mendalami Islam kemudian Anda pindah agama,
bisa dimaklumi mengapa sampai saat ini Anda selalu gelisah dan
gelisah.
Hal lain yang mungkin membuat Anda gelisah, lihat statement Anda yang
mengatakan "Saya jadi berfikir kok sepertinya agama apa pun
sebenarnya menggelisahkan" menurut saya itu yang membuat Anda jadi
gelisah, karena yang namanya Agama itu untuk dirasakan (Red:
diyakini) baru kemudian difikirkan. Jadi memahami agama harus dimulai
dengan menggunakan otak kanan dulu (right brain), baru setelah itu
Anda analisa, karena hanya agama yang "benar" yang terbuka untuk di
analisis / difikirkan.
Menurut saya, sebelum memutuskan untuk "tidak beragama" pastikan dulu
kalau Anda sudah benar benar mempelajari "kitab" dari dua agama Anda
terdahulu. Dan jangan beragama karena "bandul politik" karena kalau
bandul nya pindah pindah ke 20 agama, apakah Anda juga akan pindah
pindah ke 20 agama ?
Saya hanya bisa mengucapkan "Selamat Memilih" bukan "Selamat Mencari".
Salam,
--- In [email protected], "Cornelia Winahyu" <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:
>
> menarik mengikuti diskusi di milis PPIINDIA ini. Sara seakan sudah
tidak ada
> batasnya. Oleh karena itu saya jadi tertarik untuk nimbrung.
Menyimak
> posting Ny muslim yang berjudul muslim gelisah, kok sepertinya
mewakili hati
> saya. Saya adalah muslimah berjilbab yang "terkoyakkan". Dulu
[waktu masih
> muslimah] saya sebenarnya juga gelisah. Gelisah karena rezim yang
berkuasa
> tidak sedang "berpihak" pada komunitas kami. Karena orde baru dulu
> bener-bener menindas komunitas muslim juga [lihat tulisan yang saya
kirim
> melalui attachment]. Jadi siapa yang mengendalikan kekuasaan saat
itu
> bener-bener mendikte pemerintahan dan ini bener-bener
menggelisahkan saya.
> Oleh karena dalam perjalanan waktu saya berpikir saya harus
meninggalkan
> keyakinan saya. Gayung pun bersambut, saya akhirnya menikah dengan
seorang
> kristen.
>
> Kini kok saya jadi gelisah dengan perkembangan "bandul" politik yang
> berbalik, dan menggelisahkan saya. Saya jadi berfikir kok
sepertinya agama
> apa pun sebenarnya menggelisahkan. Ambisi-ambisi agama-agama ini
memang
> menggelisahkan pemeluknya. Saya khawatir [semoga ini tidak benar]
bahwa
> islam atau kristen berpotensi menggelisahkan. Dulu pemikiran
kristen banya
> terakomodir oleh orde baru awal. Kini islam yang terakomodir. Jadi
bisa
> jadi kalau saat ini kristen yang terakomodir saya kira juga bisa
mendikte
> penguasa. Jadi jangan-jangan perdebatan di milis ini hanya karena di
> dasarkan kalah pengaruh saja? saya kok gelisah juga....atau lebih
baik tidak
> beragama saja?...tolong baca attachment file saya, biar lebih
> jelas....makasih
>
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/