> *Amandemen UU tentang Islam, Secercah Harapan Bagi Muslim Austria* > > 21 Mar 2006 06:21 WIB > > > > eramuslim - Negara Austria sedang membuat undang-undang baru yang > memberikan hak yang lebih luas bagi warga minoritas Muslim di negeri > itu. Dalam undang-undang baru tersebut misalnya dibolehkan pendirian > sekolah untuk para calon imam, mempekerjakan seorang da'i di dinas > kemiliteran, kepolisian dan rumah sakit-rumah sakit dan yang terpenting > adalah undang-undang tersebut menegaskan bahwa serangan fisik maupun > berupa kata-kata pada para Muslimah merupakan tindak kriminal. > > "Kami sudah menuliskan dan amandemen-amandemen kini sedang dibicarakan > dengan pejabat pemerintah yang akan membawa draft tersebut pada parlemen > untuk disahkan. Saya harap, ini sudah bisa dilakukan pada akhir masa > pemerintahan pada bulan Oktober," kata Mudr Khugah, utusan pribadi ketua > Otoritas Agama Islam di Austria. Ia mengatakan, undang-undang tentang > Islam yang dibuat pada tahun 1912 dengan target warga Muslim Bosnia, > sudah terlalu kuno dan perlu dimodifikasi. > > Salah satu kemajuan dalam undang-undang yang baru nanti adalah tentang > pendirian sekolah untuk mendidik para calom imam. "Sekolah ini akan > berafiliasi dengan Universitas Wina dan disupervisi oleh Islamic > Religoius Authority -IRA. Sama halnya dengan yang dilakukan untuk agama > Protestan dan Katolik di negeri ini," sambung Khugah. Fakultas tersebut, > menurutnya, akan dibiayai oleh kementerian pendidikan Austria dan > Universitas Wina. > > Islam secara resmi diakui di Austria pada 1912, dan menjadi agama kedua > terbesar setelah Kristen Katolik. Jumlah Muslim di Wina, diperkirakan > mencapai 400.000 orang atau sekitar 4 persen dari 8 juta jumlah penduduk > negeri itu. > > Khugah mengatakan, amandemen undang-undang tersebut memungkinkan > diberikannya siraman rohani Islam dan sholat berjamaah di basis-basis > militer di mana terdapat tentara-tentara yang menganut agama Islam. > Bahkan di markas militer di Wina, kata Khugah, sudah ada ada aula untuk > sholat. > > Menteri Pertahanan Austria Guenther Platter pada Sabtu (18/3) menguatkan > bahwa kemiliteran negara itu mengizinkan ceramah-ceramah yang diberikan > pada da'i. Menurut Platter seperti dikutip surat kabar De Kurier, jumlah > tentara yang menganut agama Islam di kemiliteran Austria jumlahnya > sekitar 3,5 persen, jumlah yang sama dengan penganut Protestan. > > > Selain di kemiliteran, sirama rohani oleh para ustadz juga sudah > diizinkan di laksanakan di penjara-penjara dan rumah sakit. "Ada sekitar > 1.100 tahanan Muslim di penjara Austria yang membutuhkan tuntutan > agama," katanya dan hal itu sudah dilakukan terhadap para tahanan yang > beragama Islam selama kurang lebih 6 tahun sebelum akhirnya disahkan > secara resmi oleh kementerian dalam negeri dan IRA. > > Yang menggembirakan, menurut Khugah, amandemen undang-undang yang baru > memberikan keleluasaan bagi para Muslimah di Austria, terutama dalam > tata cara berpakaian. > > *Pelajaran Agama Islam di Sekolah Katolik* > > Sementara itu, gereja Katolik di wilayah dataran tinggi Austria > memutuskan untuk mengizinkan pemberian pelajaran agama Islam di salah > satu dari 55 sekolah afiliasinya. Langkah ini diharapkan juga ikut > dilakukan oleh sekolah-sekolah Katolik lainnya mengingat makin banyaknya > siswa-siswi Muslim yang mendaftar ke sekolah tersebut. > > Berdasarkan undang-undang pendidikan agama, sekolah-sekolah diwajikan > untuk mengalokasikan waktu satu jam dalam seminggu untuk kelompok > penganut agama minoritas jika jumla siswanya mencapai tiga orang, jika > lebih maka waktunya diperpanjang menjadi dua jam dalam seminggu. (ln/iol) > -- > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > > =================================================================== > Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar > =================================================================== > Yahoo! Groups Links > > > > > > >
*************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

