He he he, Semut di seberang lautan tetlihat tapi gajah di depan mata tidak terlihat, Apakah mesjid tidak menganggu ????
Teroris yang hoby ngebom siapa ya ???? Bangsa ini terperuk karena ulah kita, bukannya orang miskin, busung laper yang di urusin, kok para Mayoritas tidak ada yang tergerak hatinya ???? Kalau mau bangkit ya kerja keras, jangan korupsi. baik waktu maupun fulus. Pada saat krismon, thailand yang terkena terlebih dahulu ( sekitar bulan Juni 97 dan Indonesia sekitar bulan Agustus 1997 ) tapi Thailand dan Beres Utang2 nya tapi kita masih pinjam terus. Kok Thailand bisa bangkit dan kita tidak Bisa ??? Contoh dong Si Kafir Thailand itu. ----- Original Message ----- From: Alvin Daniel To: [email protected] Sent: Thursday, March 23, 2006 4:43 PM Subject: [ppiindia] Re: Dirikan Rumah Ibadah, Minimal 90 Pengguna saran saya: mau beribadah di kamar tidur saja, tidak usah bikin gereja...percuma...kan bisa mengganggu orang2 sekitar, katanya berisik pak dan juga bisa dituduh kristenisasi dan pemurtadan... lagipula lebih aman dari intimidasi teroris. mudah2an dengan adanya pembatasan jumlah gereja, indonesia bisa bangkit dari keterpurukan dan bersih dari bangsa kafir... amin. --- In [email protected], "Ambon" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > REFLEKSI: Apakah dengan adanya peraturan baru ini berarti rumah ibadah yang penggunanya kurang dari 90 harus dibongkar? Dan juga apakah tiap kali ibadah kebaktian harus dicatat berapa orang yang hadir? Mungkin waktu Allah menyampaikan wahyu dalam betuk kita-kitab suci lupa lupa ditulis pembatasan pembangunan rumah ibadah dalam kitab-kitab suciNya makanya harus dilengkapi oleh petinggi agama dari sarang koruptor seperti Departemen Agama. > > > http://www.suaramerdeka.com/harian/0603/23/nas20.htm > > Dirikan Rumah Ibadah, Minimal 90 Pengguna > a.. Harus Didukung 60 Warga Setempat > [Non-text portions of this message have been removed] *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

