Mas Irwan,
Sayangnya saya gak baca. Bisa kasih tau gak nomer threadnya di milis 
ini postingannya bung Ikra dan postinganmu itu. Biar saya baca. 
Mudah2an sekarang ini sempat membaca.

Maklum lah mas ya. Siapapun punya musuh. Jangankan Amien Rais, Nabi 
Muhammad saw aja punya kok?...:-). Saya pikir itulah kenapa mas Amin 
gak akan pernah bs jadi presiden RI. wong yang jadi presiden RI 
dinegara ini harus yang manut sama yang punya kuasa (baca: AS). Kalo 
gak, akan dibuat gonjang-ganjing terus....

Baik maksud saya.. baik bagi nama mas Amin sendiri. Orang gak bisa 
lagi bergunjing mas Amin begono begini karena kepingin jadi 
Presiden. Nama beliau akan tetap harum karena gak minta-minta 
jabatan jadi Presiden, tapi tetap berjuang untuk perbaikan rakyat 
Indonesia. 

wassalam,
--- In [email protected], irwank <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> On 3/24/06, Lina Dahlan wrote:
> >
> > Barangkali waktu itu mas Amien ini lagi kepingin jadi Presiden.
> > Jadi, ada baiknya kasus Freeport, didiamkan saja dulu. Dari pada
> > manas-manasin yang punya kuasa di negeri ini (baca: AS). Jauh
> > sebelum jadi orang tob, mas Amien udah pernah juga menggugat soal
> > Freeport ini kan?
> 
> 
> Mbak Lina baca gak komentar Bang Ikra di milis ini soal AR vs 
Kissinger;
> juga tulisan dari Indonesian Observer yang saya forward..
> Pantesan Pak Ali Sadikin(?) bilang, ingatan orang Indonesia emang 
pendek..
> atau (sengaja) dipendekkan.. :-(
> 
> Saya pikir, mas Amin ini lebih baik ada diluar lingkungan
> > pemerintahan dan menjadi sparing-partnernya pemerintah aja. Biar
> > lebih leluasa berbicara karena independent (non-party).
> 
> 
> Baik buat siapa? Koruptor dan penjilat penjajah, biar gak 
disikat? :-(
> Yang ada malah dia ini dicap negatif oleh sebagian kalangan..
> contoh terakhir sebagai respon atas undangan dari HTI belum lama 
ini..
> 
> Di milis FPK (juga di milis ini?) bahkan muncul tudingan miring 
terhadapnya
> persis setelah menyebarnya undangan tersebut. Coba, ada gak yang
> minta maaf karena telah menuding dia akibat disebarkannya undangan 
HTI
> tersebut ? (selain yang nyebar undangan di milis ppiindia)..
> CMIIW..
> 
> wassalam,
> >
> 
> Wassalam,
> 
> Irwan.K
> 
> --- In [email protected], heri latief <herilatief@> wrote:
> > >
> > > sewaktu bung amien rais jadi salah satu orang tob (di sekitar 
awal
> > reformasi 98), koq doi diem aja? katanya tahun 1997 doi ada di
> > tembagapura, lho sekarang tahun 2006, perlu waktu 9 tahun untuk
> > ngejitak freeport?
> > >
> > >   kita lihat ajaaaa, sampai dimana keberanian para elit-politik
> > berpaduan swara dalam menentang hegemoni amerika. soalnya uang 
yang
> > disediakan untuk menutup bacot itu pasti gede buangetlah, 
percayalah
> > bukan bacot yang musti kita gedein, tapi keberpihakan itu untuk
> > siapa?
> > >
> > > la_luta <la_luta@> wrote:
> > >   --- In [email protected], "Bonnie" <bonnie@> 
wrote:
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>






***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke