On 3/24/06, Lina Dahlan <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Mas Irwan, > Sayangnya saya gak baca. Bisa kasih tau gak nomer threadnya di milis > ini postingannya bung Ikra dan postinganmu itu. Biar saya baca. > Mudah2an sekarang ini sempat membaca.
Saya kirim japri saja, gpp? Kalo sekarang dikirim ke sini, ada yang 'marah' gak? :-p Kecuali kalau situasinya perlu dikirim ke milis lagi, mungkin akan saya kirim ulang.. :-) Maklum lah mas ya. Siapapun punya musuh. Jangankan Amien Rais, Nabi > Muhammad saw aja punya kok?...:-). Saya pikir itulah kenapa mas Amin > gak akan pernah bs jadi presiden RI. wong yang jadi presiden RI > dinegara ini harus yang manut sama yang punya kuasa (baca: AS). Kalo > gak, akan dibuat gonjang-ganjing terus.... Lah emang gitu kan, kalo gak 'boneka' yang gampang disetir, ya yang 'cinta mati' sama mereka.. Masalahnya berani diungkap apa-adanya kaya' gitu gak? Yang ada kan 'klaim dan seolah-olah'.. seolah (ngakunya) paling nasionalis tapi kekayaan negara diobral murah.. ada yang jadi 'centeng', macem" deh.. Baik maksud saya.. baik bagi nama mas Amin sendiri. Orang gak bisa > lagi bergunjing mas Amin begono begini karena kepingin jadi > Presiden. Nama beliau akan tetap harum karena gak minta-minta > jabatan jadi Presiden, tapi tetap berjuang untuk perbaikan rakyat > Indonesia. Minta-minta? Gak ada lagi kalimat lain? :-| Orang mengikuti aturan main (ikut pemilu) koq dibilang minta" toh mbak.. Kita memang kekurangan contoh baik dan kejujuran.. Jujurlah padaku (kata group Raja).. Dalam hal ini saya sepakat dengan ucapan Eyang Danar.. Yang banyak ya sikap hipokrit dan 'klaim/seolah-olah' itu tadi.. CMIIW.. wassalam, Wassalam, Irwan.K --- In [email protected], irwank <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > > On 3/24/06, Lina Dahlan wrote: > > > > > > Barangkali waktu itu mas Amien ini lagi kepingin jadi Presiden. > > > Jadi, ada baiknya kasus Freeport, didiamkan saja dulu. Dari pada > > > manas-manasin yang punya kuasa di negeri ini (baca: AS). Jauh > > > sebelum jadi orang tob, mas Amien udah pernah juga menggugat soal > > > Freeport ini kan? > > > > > > Mbak Lina baca gak komentar Bang Ikra di milis ini soal AR vs > Kissinger; > > juga tulisan dari Indonesian Observer yang saya forward.. > > Pantesan Pak Ali Sadikin(?) bilang, ingatan orang Indonesia emang > pendek.. > > atau (sengaja) dipendekkan.. :-( > > > > Saya pikir, mas Amin ini lebih baik ada diluar lingkungan > > > pemerintahan dan menjadi sparing-partnernya pemerintah aja. Biar > > > lebih leluasa berbicara karena independent (non-party). > > > > > > Baik buat siapa? Koruptor dan penjilat penjajah, biar gak > disikat? :-( > > Yang ada malah dia ini dicap negatif oleh sebagian kalangan.. > > contoh terakhir sebagai respon atas undangan dari HTI belum lama > ini.. > > > > Di milis FPK (juga di milis ini?) bahkan muncul tudingan miring > terhadapnya > > persis setelah menyebarnya undangan tersebut. Coba, ada gak yang > > minta maaf karena telah menuding dia akibat disebarkannya undangan > HTI > > tersebut ? (selain yang nyebar undangan di milis ppiindia).. > > CMIIW.. > > > > wassalam, > > > > > > > Wassalam, > > > > Irwan.K > > > > --- In [email protected], heri latief <herilatief@> wrote: > > > > > > > > sewaktu bung amien rais jadi salah satu orang tob (di sekitar > awal > > > reformasi 98), koq doi diem aja? katanya tahun 1997 doi ada di > > > tembagapura, lho sekarang tahun 2006, perlu waktu 9 tahun untuk > > > ngejitak freeport? > > > > > > > > kita lihat ajaaaa, sampai dimana keberanian para elit-politik > > > berpaduan swara dalam menentang hegemoni amerika. soalnya uang > yang > > > disediakan untuk menutup bacot itu pasti gede buangetlah, > percayalah > > > bukan bacot yang musti kita gedein, tapi keberpihakan itu untuk > > > siapa? > > > > > > > > la_luta <la_luta@> wrote: > > > > --- In [email protected], "Bonnie" <bonnie@> wrote: [Non-text portions of this message have been removed] *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

