bila membaca buku "second front"-nya ken coboy dan laporan
sydney jones tentang jemaah islamiyah, kaum fundamentalis
yang menghalalkan kekerasan masih berbeda lagi antara
jemaah islamiyah mainstream yang dipimpin abu bakar
basyir/alm.abdullah sungkar dan jemaah islamiyah thoifoh
muqatillah dibawah pimpinan alm.azahari/noordin m top.

padahal mereka sama-sama salafi dan penganut syahadat
hakimiyah: "sebaik-baik hukum adalah hukum Allah." dan
sama-sama pengikut literal hadis: "sebaik-baik zaman adalah
zamanku, kemudian zaman sahabatku dan zaman sesudah
sahabatku."

bedanya, jemaah islamiyah mainstream cuma menghalalkan
pembunuhan dalam konteks perang yang jelas dan sudah
dideklarasikan semacam di ambon dan poso. jemaah islamiyah
thoifoh muqatillah menghalalkan pembunuhan di wilayah
damai. mereka bisa meledakkan bom di sembarang tempat.

buat mereka membunuh warga amerika tak berdosa adalah
halal dengan alasan yang unik. karena semua warga amerika
adalah pembayar pajak. dengan uang pajak itu pemerintah
amerika membiayai "kegiatannya memusuhi islam."

sila dibaca buku "second front" dan laporan sydney. banyak
hal menarik buat pengetahuan.

untuk pks dan hizbut tahrir tampaknya mereka juga sama-sama
penganut syahadat hakimiyah. tapi mereka tak menggunakan
cara-cara kekerasan. begitupun antar mereka ada
perbedaan tajam. pks menerima demokrasi, bersedia masuk
parlemen dan pemerintahan. hizbut tahrir menolak demokrasi
dan sibuk dengan parlemen jalanan.

buku yang menjadi pedoman kaum ht antara lain adalah "menerapkan
syariat islam" karangan syaikh husain bin 'audah al-awasiyah.
serta "mengadili demokrasi" yang merupakan terjemahan dari
"ad-dimuqrathiyah wa hukm al-islam fiha" karangan hafizh shalih.
buku-buku itu banyak dijual di toko buku.

salam,



At 02:34 PM 3/24/06 +0700, you wrote:
>Nambahin bahan ttg fundamentalisme.
>
>Secara umum, ajaran Islam bisa dikelompokkan ke dalam kategori
>berikut:
>[1] Hablum minannafs (dalam berhubungan dengan diri sendiri)
>[2] Hablum minannas (dalam berhubungan dengan manusia lain/masyarakat)
>[3] Hablum minallah (dalam berhubungan dengan Allah)
>
>PERTAMA:
>Pada jamannya Muhammad & para sahabat, tabiin (pasca sahabat), dan
>tabiit tabiin (pasca-pasca sahabat); masyarakat Islam mempunyai
>kebiasaan (hablum minannafs) sebagai berikut:
>- Berbaju jubah, bercelana kutung, berkofiyah
>- berjanggut, tak berkumis
>- makan pake 3 jari, gosok gigi dengan kayu siwak
>- dll
>
>KEDUA:
>Sementara dalam kehidupan masyarakat/negara (hablum minannas)
>terdapat beberapa praktek sebagai berikut:
>- kholifah adalah pemimpin tunggal (legislatif, eksekutif, yudikatif)
>- Orang-orang non Islam dikelompokkan sebagai kafir dzimmi yang wajib
>membayar jizah (nurut saya lebih tepat disebut sebagai upeti)
>- politik luar negeri : negara lain harus mengakui khilafah dan
>bersedia masuk Islam, kalau tidak mau maka harus tunduk dan membayar
>jizah, kalau masih tidak mau maka akan diperangi.
>- dll
>
>Yang saya sebut PERTAMA di atas, oleh orang salafy, ini merupakan
>perbuatan(kebiasaan) yang dilakukan Muhammad dan HARUS DICONTOH oleh
>umat. Sementara menurut HT, ini memang kebiasaan Muhammad namun bukan
>merupakan syariat yang harus dijalankan. Nah, dalam kasus ini salafy
>berfaham fundamentalis.
>
>Yang saya sebut KEDUA di atas, oleh orang HT, ini merupakan perbuatan
>yang dilakukan Muhammad dan HARUS DICONTOH oleh umat. Sementara
>menurut salafy, umat bisa mengikuti pemerintahan apa saja yang saat
>ini berkuasa (CMIIW). Nah, dalam kasus ini HT berfaham fundamentalis.
>
>Faham fundamentalis berkeyakinan bahwa apapun yang dilakukan Muhammad
>itu adalah syariat yang harus dicontoh dan dilaksanakan oleh umat.
>Dalam masalah hablum minannafs, salafy cenderung fundamentalis.
>Sementara dalam masalah hablum minannas, HT yang lebih cenderung
>fundamentalis.
>
>Sementara itu, ada kalangan yang beranggapan bahwa perbuatan PERTAMA
>dan KEDUA (yang saya tulis di atas) itu adalah perbuatan yang
>sifatnya MENYESUAIKAN DIRI DENGAN LINGKUNGAN, jadi TIDAK HARUS
>DICONTOH DAN DIJALANKAN umat. Yang termasuk kalangan ini kebanyakan
>Islam tasawuf dan Islam moderat.
>
>Kira-kira segini dulu obrolan tentang fundamentalis ini. Monggo
>dilanjut.
>
>
>
>On 3/24/06, Lina Dahlan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> >
> > Ikut menyemarakkan ah...
> > Kalo mbak Aris dianggap sebagai partisan yang berputar disudut kanan
> > saja dan Mas Nug dianggap pernah berputar di kanan dan dikiri, saya
> > tidak pernah muter-muter dimanapun dalam gerekan Islam di Indonesia
> > ini.
> >
> > Betul (menurut saya) apa yang coba digambarkan oleh He-man masih
> > kasar, atau juga mungkin bahasanya yang apa-adanya..dan betul jg
> > kalo mbak Aris mengatakan perlunya bertabayyun.
> >
> > Kalau saya sebagai orang luar, apa yang ditulis oleh He-man itu
> > adalah baik untuk introspeksi diri bagi gerakan-gerakan Islam di
> > Indonesia. Tidak masalah dia Wahabi atau HT, karena saya yakin
> > Wahabi atau HT itupun akhirnya akan mempunyai bentuk sendiri yang
> > beda/bias dari asalnya.
> >




***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke