"Dont Bom Iran!"
Rabu, 22 Maret 2006
Tak semua masyarakat dunia setuju pemerintahnya dalam masalah Iraq.
Demonstrasi di London pekan lalu membuktikannya. Baca laporan koresponden
hidayatullah.com, Al Shahidah dari London
Hidayatullah.com--"Tony, Tony, Tony, out, out, out," and "George Bush we
know you, your father was a killer too.EKalimat itu meluncur dari ribuan
demonstrans di London, Ahad, (19/3) kemarin. Hari itu, bisa dikatakan
Bitterly cold, suhu dingin yang menggigit sampai ke tulang. Maklum, Maret
ini, merupakan The coldest March for yearsE(Maret yang terdingin di
Inggris). Bayangkan, dua derajat celcius, ditambah dengan angin bertiup
kencang. Meski demikian, tak menyurutkan ribuan pengunjukrasa untuk
menyampaikan pesan penolakan serangan ke Iraq hari itu.
Dari Victoria Station, kami menuju Westminster. Tak ada pilihan, kecuali
dengan kereta underground atau tube ke Green Park. Setelah itu berganti
dengan Jubelee Lina dan kemudian dilanjutkan ke Westminster Station.
Parlement Square, ada di Wesminster Station, bundaran dimana gedung
Perlemen berdiri dan berbelakangan dengan jam gadang 'The Big BenEtepat
dipinggiran sungai Thames.
Tepat jam 11.58 tiba di Westemistnter station, nuansa demo sudah dapat kami
rasakan. 'Protes Anti WarEsudah mulai terdengar. "Ladies and gentlemen,
please use exit number three for the Stop the War march."
Dibarengi kesibukan kendaraan, hari itu, manusia benar-benar padat. Tampak
dibeberapa sudut gedung station tumpukan pamplet atau prakat siap untuk
dibawa oleh setiap orang pendemo.
Hingar bingar suara drum, trompet, peluit, nonstop melengking memekakan
telinga. Tak kalah pula pemandangan yang menarik dan lucu, dari pakaian,
ulah serta hiasan dikepala. Mirip sebuah festival.
Tepat diatas bundaran ada 4 orang tengah membeberkan poster dibuat dari
pastik, tidak ada kata kata kecuali gambar percikan darah dari korban perang
Iraq. Orangpun berkerumun menyaksikan dan paham akan makna serta pesan dari
gambar tersebut. Kami speechelss, tak bisa berkata.
Bersama kerumunan orang yang tergabung dalam Share The World Resources
(STWR), sebuah organisasi yang menyarankan untuk memanfaatkan resources
dunia secara adil merata kepada siapa saja, kami bergabung di dalamnya
dengan kain besar berwarna biru dengan ukuran massive, sekitar 20x20 meter.
Kami menyaksikan kerumuman yang bedatangan. Mereka sangat beragam baik dari
usia, warna, golongan, agama, laki perempuan, tua-muda bahkan anak anak,
bayi lengkap dengan kereta dorong didorong oleh ibu atau ayahnya. Tak
terkecuali.
Seorang nenek tepat berdiri disampingku menyampaikan hello. Usianya 79
tahun, katanya, yang datang dari Brixton dengan bus. Sengaja ia datang
untuk memberikan support dan menyampaikan dukungan moralnya. Luar biasa.
Bayangkan dia berjalan sendiri, dalam suasana dingin. "Well good luck my
dear..have a good dayEsambil jalan melontarkan senyumnya kesemua kerumunan
yang ia lewati.
Mereka yang datang dan hadir ingin menyatakan perasaan sentimental yang
sama Emereka ingin mengungkapkan rasa simpati terhadap rakyat Iraq yang
telah terporak peranda. Menyatakan rasa geram, anti perang atas tindakan
pemerintah Barat yang non kompromi.
Tak beberapa lama, datang kelompok band dengan berbagai suara gemuruh
Berbagai bentuk drum serta trompet dan kerincingan. Pemimpinnya perempuan
muda naik diatas papan tebal memberi instruksi atau aba aba. Mereka bukan
barisan drumband yang berseragam. Aneh dan lucu. Pakaian mereka, semuanya
warna warni, begitu juga warna rambutnya. Mirip punk rocker.
Adap pula yang hanya membagi-bagikan pamphlet atau brosur. Jumlahnya
puluhan. Hingga tas Kami penuh dengan berbagai macam selebaran. Penjual
periwitan dengan tali berwarna tajam sibuk menjajakan dengan teriakannya.
Melengkapi keramaian.Sedang suara gemerinicing uang koin jatuh keember tak
henti.
Jam 13.10 barisan mulai maju. Barisan terdepan adalah 'Stop War CoalationE,
CND dan disusul dengan MAB (Muslim Association of Britain). Puluhan
organisasi dan kelompok lainnya serta partai-partai seperti Partai
Sosialist, Green Party, Liberal, Labour dan Trade Union tak kalah ambil
bagian dilengkapi dengan bendera, poster raksana dan plakat.
Sementara itu, ratusan Polisi Inggris siap mengawal dan melindungi pendemo.
Bedanya dengan demontrasi di Freeport kemarin, meski jumlahnya demontsran di
sini sangat luar biasa besar jumlahnya, semua orang sangat tertibnya. Para
pendomo bergerak menuju jalan Victoria Street, lalu belok ke Buckingham
Gate, yang letaknya berada disamping Istana Buckingham. Sementara puluhan
Polisi Inggris nampak membuat pagar betis dikawasan istana, arah dekat
Buckingham. Dari sana, pendemo belok kanan ke Grosvonor Place. Sepanjang
jalan penuh, mereka berteriak.
Di sepanjang Picadilly Circus para pejalan kaki melempar senyum begitu pula
para fotografer. Sibuk menjepret. Kami lanjut ke Trafalgar Square.
"Send Home British TroopEatau "World No 1 TeroristEdengan gambar Bush. Ada
pula yang meneriakkan pembelaan terhadap Palestina. "Freedom PalestianE
"Dont Attack IraqE "Not One more DropE "Stop GlobalitationE Bahkan ada
pula tulisan yang tak menginginkan serangan atas Iran. "Dont Bom IranE
Disepanjang jalan yel yel tak henti ribuan orang yang sambil meneriakkan,
"One, two three, four... stop the bloody war, five, six, seven, eight stop
the killing stop the hitEatau "What do we want?E dan yang lain menjawab
"Peeeaaace!E Begitu berulang ulang.
Kurang lebih 1 jam, para demonstran, yang ditaksir mencapai 15.000 manusia
berbagai suku dan agama itu kemudian mengahiri long march tepat di Trafalgar
Square. Mereka berhenti di bundaran, tepat didepan gedung Nationl Gallery.
Ribuan orang menyemut itu kemudian membentuk bundaran, mirip symbol
perdamaian "peaceE Di sana, mereka kemudian bergantian berorasi.
Puluhan fotograpfer mewakili koran, majalah, TV dan organisasi berkerumun
disekitar tempat orasi. Apalagi jika yang berbicara tokoh-tokoh penting
seperti Tonny Benn atau George Galaway. Secara serempak, wartawan foto
mengerumuni. Seolah mereka selalu penuh arti. Mereka tiarap, jongkok atau
merangkak, hanya untuk menjepretnya.
Kematian Massal
Aksi demonstrasi besar-besaran di London ini merupakan peringatan tiga tahun
'invasi IraqEoleh negara-negara bagungan di bawah pimpinan Amerika Serikat
(AS). Demo ini diprakarsai oleh tiga organisasi besar seperti CND, Stop The
War Coalition, MAB (Muslim Association of Britain MAB).
Selain di London, unjuk rasa ini juga diselenggarakan dibeberapa kota besar
di seluruh dunia termasuk si Bagdad, Basrah, Dublin, Tokyo, Toronto, Madrid
, Roma, Sidney, Denmark, Yunani, Spanyol, Turki dan Amerika Serikat.
Demonstrasi juga berlangsung di beberapa kota di Eropa dengan jajak pendapat
yang menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat Eropa tetap menolak serbuan
Amerika ke Iraq. Sentimen paling kuat terdapat di Roma, dimana puluhan ribu
orang turun ke jalan untuk berdemonstrasi.
Keinginan yang sama juga disampaikan partai-partai Inggris. Trade Union dan
Green Party mengatakan bahwa setiap hari ratusan dan bahkan ribuan orang di
Iraq terbunuh dan sudah waktunya perang ini dihentikan.
Seorang mantan anggota Dewan, Tony Benn sempat mengatakan, "Perang di Iraq
bukan perang antar agama, antara Muslim dan Kristen, bukan! tapi perang
untuk menguasai 'minyak dan gasE Sadarilah saudara saudara, kita harus
bersatu?E Intinya, Tony dan semua pendemo meminta agar Bush dan Blair
segera hengkang dari Iraq.
Wakil partai Labour MPs, Jeremy Corbyn dan John McDonnell, dan beberapa
tokoh nampak hadir dalam acara ini. Bahkan para anggota militer. Mereka
berada dibarisan, dipanggung dan ikut dalam unjuk rasa.
Lindsey German, pengerah masa dari Stop War Coalation mengatakan, "Untuk
mencapai perdamaian atas perang yang ilegal adalah semua tentara asing harus
meninggalkan Iraq dan biarkan penduruk Iraq bebas untuk menentukan masa
depan politiknya.
Selain menyinggung soal perang Iraq, mereka juga memperingatkan Amerika dan
Inggris terhadap Iran dan nasib Palestina.
Wakil Friend Al-Aqsa, seorang Muslim dengan menggunakan pakaian Koko panjang
berwarna abu abu lengkap dengan peci putih ikut naik ke mimbar, "Kami tahu
kalau AS tidak mengakui keberadaan negeri Palestina. Kini Palestina eksis,
akuilah keberadaan kami. Kami menuntut demokrasi di Palestina!E ujarnya.
Tak kalah dengan kelompok Islam, wakil Partai Sosialis berdiri, "Dana
berjumlah milyaran dolar bisa dimanfaatkan kesejahteraan sosial dinegeri
ini. Kami perlu Rumah sakit, pendidikan, pensiunan, tapi mereka memilih
untuk membunuh. Kami ngin damai bukan perang, Eujarnya disambut riuh
bertepuk tangan.
Sementara wakil CND mengeluhkan niat beberapa negara yang memulai
mengotak-atik Iran dengan alas an nuklirnya. "Kami merasakan akan adanya
rencana kematian masal yaitu adanya rencana dan ancaman untuk menyeang
IranE demikian dikatakan Kate Hudson, chairwoman dari CND. "Amerika telah
menuduh Iran adanya rahasia program nuklir tanpa bukti bukti yang kredibel
yang bisa mewakiliE lanjutnya.
Menurutnya, tuduhan yang serupa di Iran sekarang ini, yaitu tuduhan palsu
seperti pembenaran invasi Iraq tiga tahun lalu. Karena itu, kasus Iran
kelak ditengarai senasib dengan Iraq.
Karena itu, Kate Hudson meminta agar pemerintah Inggris tak ikut-ikutan lagi
membantu Amerika Serikat (AS). "Pemerintah harus mendengarkan suara kami,
publik. Himbauan agar semua tentara Inggris di Iraq pulang meninggalkan
Iraq dan menyelesaikan hal-hal yang terkait dengan Iran dengan damai dan
secara diplotatikE ujarnya.
"Inggris harus meninggalkan Iraq sekarang dan meninggalkan cukup uang agar
penduduk Iraq agar bisa menata dan merekonstruksi negerinya kembaliE
tambahnya.
Jam 4.30 orasi selesai. Polisi mengatakan bahwa jumlah yan datang tidak
lebih 15 ribu orang sedang. Namun kami yakin, ribuan orang itu mencapai 20
ribu. (Al Shahidah, London/hidayatullah.com)
"A true friend is someone who knows your're a good egg
even if your're a little cracked".
===================================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
===================================================================
Yahoo! Groups Links
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/