Mbakyu Aris masuk ke bahasan yg dulu pernah saya kirim.

1. Menurut saya, masalah pemerintahan adalah hablum minannas, dan bukan
perkara wajib yang pelaksanaannya harus berada dalam bentuk kekhalifahan.
Salafy, NU, Muhammadiyyah, PKS nampaknya memiliki pandangan yang sama dengan
saya.  Coba cermati kembali tulisan bung Rohmad di bawah ini.

2. Pertanyaan saya, mengapa HT bisa menganggap kekhalifahan itu wajib ?
Perlu diingat kembali, saya juga sudah pernah mengirim tulisan Nadirsyah
Hosen yang menyatakan bahwa hadits yang dipakai HT untuk ngotot dalam
masalah pemerintahan adalah hadits bermasalah.

salam,
Ari Condro
---

Secara umum, ajaran Islam bisa dikelompokkan ke dalam kategori
berikut:
[1] Hablum minannafs (dalam berhubungan dengan diri sendiri)
[2] Hablum minannas (dalam berhubungan dengan manusia lain/masyarakat)
[3] Hablum minallah (dalam berhubungan dengan Allah)

PERTAMA:
Pada jamannya Muhammad & para sahabat, tabiin (pasca sahabat), dan
tabiit tabiin (pasca-pasca sahabat); masyarakat Islam mempunyai
kebiasaan (hablum minannafs) sebagai berikut:
- Berbaju jubah, bercelana kutung, berkofiyah
- berjanggut, tak berkumis
- makan pake 3 jari, gosok gigi dengan kayu siwak
- dll

KEDUA:
Sementara dalam kehidupan masyarakat/negara (hablum minannas)
terdapat beberapa praktek sebagai berikut:
- kholifah adalah pemimpin tunggal (legislatif, eksekutif, yudikatif)
- Orang-orang non Islam dikelompokkan sebagai kafir dzimmi yang wajib
membayar jizah (nurut saya lebih tepat disebut sebagai upeti)
- politik luar negeri : negara lain harus mengakui khilafah dan
bersedia masuk Islam, kalau tidak mau maka harus tunduk dan membayar
jizah, kalau masih tidak mau maka akan diperangi.
- dll

Yang saya sebut PERTAMA di atas, oleh orang salafy, ini merupakan
perbuatan(kebiasaan) yang dilakukan Muhammad dan HARUS DICONTOH oleh
umat. Sementara menurut HT, ini memang kebiasaan Muhammad namun bukan
merupakan syariat yang harus dijalankan. Nah, dalam kasus ini salafy
berfaham fundamentalis.

Yang saya sebut KEDUA di atas, oleh orang HT, ini merupakan perbuatan
yang dilakukan Muhammad dan HARUS DICONTOH oleh umat. Sementara
menurut salafy, umat bisa mengikuti pemerintahan apa saja yang saat
ini berkuasa (CMIIW). Nah, dalam kasus ini HT berfaham fundamentalis.

Faham fundamentalis berkeyakinan bahwa apapun yang dilakukan Muhammad
itu adalah syariat yang harus dicontoh dan dilaksanakan oleh umat.
Dalam masalah hablum minannafs, salafy cenderung fundamentalis.
Sementara dalam masalah hablum minannas, HT yang lebih cenderung
fundamentalis.

Sementara itu, ada kalangan yang beranggapan bahwa perbuatan PERTAMA
dan KEDUA (yang saya tulis di atas) itu adalah perbuatan yang
sifatnya MENYESUAIKAN DIRI DENGAN LINGKUNGAN, jadi TIDAK HARUS
DICONTOH DAN DIJALANKAN umat. Yang termasuk kalangan ini kebanyakan
Islam tasawuf dan Islam moderat.



On 3/25/06, aris solikhah <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Mas Ari,
>   Kalau tak salah, mas pernah mengatakan setuju syariat Islam,
>   Kalau semisalnya diterapkan dalam dunia mas memakai sistem pemerintah
> apa?  Bagaimana pendapat mas Ari mengenai khilafah? Bagaimana pendapat mas
> tentang Khulafaur Rasyidin dan umar bin Abdu Aziz? Mereka (orang setelah
> Rasul) yang menjadi contoh pelaksana terbaik syariat Islam, saat penerapan
> syariat Islam mereka menggunakan sistem pemeritahan apa? syukron Jazakallah
>   salam,
>   aris
>
> Ari Condro <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>   contoh perkara profan yang dianggap suci : khilafah ....
>
>
>
>
>
> On 2/21/06, Nugroho Dewanto wrote:
> >
> >
> >
> > At 08:02 PM 2/19/06 -0800, you wrote:
> >
> > >Terima kasih mas Nugroho,
> > >Boleh, aris suka belajar kiat-kiat dalam menulis yang
> > >baik. Biasanya IPB punya program penulisan ilmiah
> > >populer untuk para staf. Jadi kalau multikultural
> > >ehm......agak sulit, kita lebih saintis.
> > ===========
> >
> > mbak aris, multikulturalisme itu juga sains. tepatnya
> > sains sosial. tidak lebih rendah ketimbang sains
> > yang eksak.
> >
> >
> >
> > >Mas Nugroho, aris memahami tidak ada sekularisasi
> > >dalam Islam, hendaknya aris sebisanya pintar dalam
> > >teknologi dan agama. karena Islam adalah way of life,
> > >standar hidup dalam bersikap dan berbuat,Islam adalah
> > >pedoman hidup saya. Tak ada pemisahan antara agama
> > >atau ahli teknologi, harusnya itu bersatu padu dalam
> > >tubuh seorang muslim.
> > >===========
> >
> > yang diperlukan islam adalah desakralisasi. banyak
> > perkara bukan sakral, dianggap sakral.
> >
> > banyak perkara profan dianggap suci. itu sama
> > dengan syirik. itu harus dibongkar agar islam kembali
> > maju.
> >
> >
> >
> > > Mas Goen menurut mas memang banyak baca buku apapun
> > >dan sejak awal beliau telah memiliki mainstream
> > >berpikir tertentu (pola pikir) untuk menyaring semua
> > >informasi untuk makin meningkatkan keyakinannya.
> > >Begitu pula aris, pengen banyak baca. Worldview yang
> > >telah aris pilih telah membuat segala sesuatu
> > >tersaring. Tentu saja memilih worldview butuh proses
> > >berpikir dan proses yang sangat melelahkan.
> > =========
> >
> > saya khawatir jangan-jangan anda tak bisa membedakan
> > antara world view, paradigma, wacana dan kacamata kuda.
> >
> >
> >
> > >Mas Nugroho,
> > >Manusia dihargai karena prinsip hidupnya, nilai-nilai
> > >yang ia junjung tinggi.
> > >Mungkin itu kelebihan dan kekurangan aris terlalu
> > >jujur dan polos. Muda atau tua tidak menentukan
> > >kebenaran prinsip hidup seseorang. Prinsip seperti
> > >juga kedewasaan adalah pilihan hidup yang kelak akan
> > >dimintai pertanggungjawabannya di hadapan Allah, Tuhan
> > >seluruh makhluk.
> > ========
> >
> > kita semua tahu mbak, perbuatan kita memang akan
> > dipertanggungjawabkan di hadapan Tuhan.
> >
> > bila orang berbeda pendapat, bukan berarti yang
> > pendapatnya berbeda adalah orang sesat yang bakal
> > dilaknat Tuhan.
> >
> > itu praktek yang dulu dilakukan pemuka agama
> > di abad pertengahan. menakut-nakuti orang lain yang
> > berbeda pendapat, sambil meyakinkan pendapatnya
> > sendiri yang paling benar.
> >
> > zaman sekarang sudah tak mempan.
> >
> >
> >
> > >Mas Nugroho,
> > >Memang benar beliau-beliau adalah orang-orang yang
> > >memiliki kapasitas lebih dalam pengetahuan hadis dan
> > >Al Quran, dan tentunya siapalah aris bila dibandingkan
> > >beliau. Keyakinan tentang penerapan syariat Islam
> > >kadang tak berkorelasi positif terhadap banyaknya
> > >pengetahuan agama yang dimiliki seseorang.
> > >Mas tentu bisa melihat para dosen di suatu perguruan
> > >tinggi banyak ilmunya namun kadang bingung bila
> > >mempraktekkan ilmunya.
> > >
> > >Sebagai muslim kita hendaknya mencontoh Rasulullah
> > >dalam menyakini agama Islam yakni disisi aqidah dan
> > >syariat Islam. Syariat Islam yang aris pahami adalah
> > >1)aturan Allah yang mengatur manusia dengan manusia
> > >serta alam,2)aturan Allah yang mengatur manusia dengan
> > >dirinya dan 3) Aturan Allah yang mengatur manusia
> > >dengan Pencipta (atau ibadah). Aturan Islam itu
> > >sangat kompleks dan mencakup seluruh kehidupan
> > >manusia. impian aris semua itu bukan sebatas teori
> > >tapi diaplikasikan.
> > >============
> >
> > mbak aris, saya senang berdiskusi dengan anda.
> >
> > inilah nikmatnya hidup di alam demokrasi hehehehe.
> >
> > diskusi semacam ini sulit terjadi di irak semasa
> > saddam, di afganistan semasa taliban, atau
> > di suriah sekarang.
> >
> > jangan lupa belajar terus dengan hati dan pikiran
> > terbuka. jangan jadi orang yang taklid dan
> > gampang percaya membabi-buta.
> >
> >
> >
> > >Oh ya mas, dapat salam dari Pa Waluyo, kata beliau mas
> > >pernah ketemu dengan beliau di suatu acara di Jakarta
> > =========
> >
> > salam kembali kepada beliau. saya lupa-lupa ingat
> > pernah bertemu.
> >
> > salam,
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> ***************************************************************************
> > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia
> > yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
> > http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
> >
> >
> ***************************************************************************
> >
> __________________________________________________________________________
> > Mohon Perhatian:
> >
> > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg
> otokritik)
> > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
> > 3. Reading only, http://dear.to/ppi
> > 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
> > 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
> > 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
> >
> > Yahoo! Groups Links
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
>
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
>
> ***************************************************************************
> Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia
> yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
> http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
>
> ***************************************************************************
> __________________________________________________________________________
> Mohon Perhatian:
>
> 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
> 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
> 3. Reading only, http://dear.to/ppi
> 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
> 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
> 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
>
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> pustaka tani
>   nuraulia
>
>
> ---------------------------------
> Blab-away for as little as 1ยข/min. Make  PC-to-Phone Calls using Yahoo!
> Messenger with Voice.
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
>
> ***************************************************************************
> Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia
> yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
> http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
>
> ***************************************************************************
> __________________________________________________________________________
> Mohon Perhatian:
>
> 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
> 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
> 3. Reading only, http://dear.to/ppi
> 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
> 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
> 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
>
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
>
>
>


[Non-text portions of this message have been removed]



***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke