kalau menurut saya ini diakibatkan oleh terlalu banyaknya acara-acara takhayul di televisi semacam pemburu hantu, dunia lain, percaya gak percaya, oh seram dsb, yang mengusik dunia mahluk halus, sehingga mereka merasa terganggu dan akhirnya mereka pun melakukan hal yang sama terhadap dunia manusia. jangan-jangan di dunia mahlus halus sana juga ada acara televisi tentang dunia manusia....he...he...he... jadi konsep hidup damai berdampingan menjadi chaos...dan akibatnya ya kesurupan masal... salam iwan
Lina Dahlan <[EMAIL PROTECTED]> wrote: he..he..Bung Ambon bisa aja, katenye neh, iblis itu macem2 jg tingkatannya (tergantung tingkatan manusia itu sendiri). Iblis yang membuat orang kesurupan masal dan iblis yang para petinggi negara/agama korupsi itu beda. Orang korupsi itu jg dinamakan "kesurupan". Disekitar kita juga banyak iblis. Istighfar..istighfar....:-) wassalam, --- In [email protected], "RM Danardono HADINOTO" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > --- In [email protected], "Ambon" <sea@> wrote: > > > > Refleksi: Kalau kesurupan masal adalah bukti kurangnya pendidikan > agama berarti Menteri Agama, anggota Departemen Agama dan para > petinggi negara yang korupsi sudah mendapat pendidikan agama yang > berlebihan. > > > > http://www.gatra.com/artikel.php?id=93243 > > > > > > MUI: Kesurupan Massal Bukti Kurangnya Pendidikan Agama > > > > Surabaya, 25 Maret 2006 07:24 > > Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur menilai kesurupan > (kerasukan mahluk halus) secara massal yang akhir-akhir marak di > berbagai daerah di Indonesia membuktikan kurangnya pendidikan agama > di sekolah. > > > > ---------- > > Ya ampun, bukan kurang pendidikan agama, tetapi memang bangsa ini > kurang pendidikan. Kapan mau maju, kalau main takhyul takhyulan > begini terus? Kok puluhan tahun saya di Jerman tak ada yang > kerasukan? mabuk sih iya...kebanyakan minum.. > > DH > *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] --------------------------------- YAHOO! GROUPS LINKS Visit your group "ppiindia" on the web. To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. --------------------------------- --------------------------------- New Yahoo! Messenger with Voice. Call regular phones from your PC and save big. [Non-text portions of this message have been removed] *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

