mas Ari,
Outokritik itu dilakukan juga. Bila ada kesalahan laporkan saja
mereka.....,oke. Dengan bukti jelas.. ya laporkan saja.
Ari Condro <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
2. aris sendiri bermasalah, orang salah, meskipun keluarga sendiri, dalah
hukum tetap harus dilaporkan plisi supaya ditindak secara hukum. masalah
mereka seagama, justru harus mendapat autokritik, karena kita sama sama satu
kalangan. kalau didiamkan bahkan dilindungi, selamanya perbuatan salahnya
akan terus dilakukan, karena merasa mendapat dukungan.
mas Ari,
Outokritik itu dilakukan juga. Bila ada kesalahan laporkan saja
mereka.....,oke. Dengan bukti jelas.. ya laporkan saja. Bukan mencela di sini,
lakukan tindakan kongkrit, gunakan energi dengan tepat. Apakah mas Ari pernah
mengkritik langsung pada mereka di sekretariatannya?
seorang ayah tidak akan pernah berhasil mendidik anaknya yang nakal, jika
perbuatan anal si anak dibiarkan terus. benar begitu bukan ? saudara yang
baik adalah yang memeperlakukan semua orang, saudara sendiri maupun bukan
dengan threatment yg sama untuk urusan publik.
salam,
Ari Condro
Aris:
Benar,ketika anaknya melakukan seuatu kesalahan yang akan mencemarkan nama
baik keluarga besar. Apakah seorang ayah yang baik berkata, memang iyah nih
anakku nakal banget, badung, bodoh suka anarkis, dia beda sih dengan yang lain.
Dasar dari sananya begitu sih. Pasti seorang ayah yang baik tak seperti itu
dia introspeksi diri dulu, kenapa ia berperilaku demikian. Kemudian dengan
berusaha maksimal mungkin menasehati anak itu, mengarahkankannya.
Dia mencari cara terbaik bagaiamana menasehati anaknya. Jangan sampai,
perkataan kita malah membuat anak kita kemudian apatis dan berkata. Semua orang
telah menganggapku bodoh, anarkis, nakal... ya aku akan melakukan sesuai
persangkaan orang. Sehingga anak itu menjadi keras hati dan sulit menerima
nasehat. Bukankah begitu...bukan?
Benarkah Kita ingin memperbaiki mereka dengan memburuk-burukkan mereka dan
mencela tindakan mereka tanpa usaha kongkrit. Tepatkah cara itu? Apakah bedanya
kita dengan mereka.
Bagaimana jika mas Ari, digitukan. Maka, aris jamin mas tutup telinga
terhadap semua nasehat.Lalu kapan mereka berubah. Ya kalau salah, ada bukti
laporkan saja pada polisi selain itu perlu dipikirkan bagaimana agar
kemaksiatan itu bisa dihilangkan.
salam,
aris
On 3/29/06, Alvin Daniel wrote:
>
>
> >
> > Aris:
> >
> > Mas Alvin, saling nasehat dan menasehati serta amar ma'ruf
> nahi munkar itu merupakan kewajiban umat Islam. Aris bilang
> jika aris kurang sreg dengan cara FPI. Tapi yang aris lakukan,
> mencela, menghujatnya? Aris harus bagaimana? Nasehat pasti
> sudah dilakukan pada mereka.... Bila ingin FPI tidak melakukan
> itu, plis polisi melaksanakan fungsinya dengan baik. Penegakan
> hukumnya.
> >
> > Aris lebih memilih tanpa kekerasan untuk mewujudkan
> impian aris. Dilematisnya aris, mereka adalah sesama muslim.
> Saudara aris. Bila mas punya saudara kandung misalnya yang
> dia berbeda dengan mas (mungkin dalam banyak hal), apa
> yang mas lakukan?
> >
> > Sedang persaudaraan dalam Islam ikatannya bahkan bisa
> melebihi ikatan darah.
>
> AD:wow amazing...
> apakah sesama muslim artinya kebal hukum?
> masalahnya polisi aja takut tuh sm mereka...preman harus
> dilawan dgn preman, survivor of the fittest.
> saya punya banyak perbedaan dgn teman dan saudara2 saya,
> tapi tidak pernah maalah perbedaan harus menjadi pemecah
> belah...dan tidak ada satupun yg memaksakan kehendaknya
> diatas kepentingan org banyak.
>
> > Aris:
> > Menurut mas Alvin, Aris harus bagaimana?
>
> AD: jalankan ibadahmu, agamamu, dan syariatmu....and never
> intimidate the others who are different from you.
> fullstop!
>
> >
>
>
> > Aris:
> > Mas Alvin, Mohon maaf... pahamilah aris dan hampir seluruh
> umat Islam dalam kondisi dilematis. Kita pada sama-sama
> dilematis, baik muslim dan non muslim. Sedang umat Islam,
> hendaknya setiap hidupnya disandarkan pada syariat Islam.
> Umat Islam memecahkan masalah dengan syariat Islam. saat
> ini, kita tidak bisa melakukan hal itu.
> >
> > Tak ada satu pemimpin yang bisa kami pegang kata-katanya
> layaknya Paus bagi umat Nasrani, untuk memecahkan berbagai
> masalah dan menyatukan kami. Aris berharap khilafah dan
> syariat Islam terterapkan, sehingga semua permasalahan
> dilematis yang kami hadapi bisa setidaknya terpecahkan.
> >
> > Umat Islam dalam kondisi dilematis, kebingungan crowded,
> bisa jadi mereka melakukan hal-hal yang bisa jadi seharusnya
> mereka tidak lakukan sebagai ekpresi untuk lepas dari
> kegerahan semua masalah ini. So, posisi kita sama mas.
> >
> > Mas Alvin, sungguh... karena ajaran Islam dan aturan syariat
> Islamlah, yang membuat aris menghargai sesama muslim yang
> berbeda sekalipun dan umat non muslim. Oleh karena aris
> sangat bersyukur pada Allah.
> >
>
> AD: hahaha....Paus?
> weew....he's a politician...and politicians are......hhmmm....
> sekali lagi, syariat adalah untukmu bukan untuk publik, tidak
> bisa dipaksakan bahkan ke sesama muslim...
> apalagi yg non-muslim...
> syariat adalah hubungan pribadimu dgn allah...
>
>
>
>
> >
> >
>
>
>
>
>
>
>
> ***************************************************************************
> Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia
> yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
> http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
>
> ***************************************************************************
> __________________________________________________________________________
> Mohon Perhatian:
>
> 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
> 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
> 3. Reading only, http://dear.to/ppi
> 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
> 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
> 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
>
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
>
>
[Non-text portions of this message have been removed]
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
pustaka tani
nuraulia
---------------------------------
Talk is cheap. Use Yahoo! Messenger to make PC-to-Phone calls. Great rates
starting at 1¢/min.
[Non-text portions of this message have been removed]
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/