KATA KUNCINYA : URUSAN PUBLIK, MBAK ARIS.

On 3/29/06, aris solikhah <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> mas Ari,
>   Outokritik itu dilakukan juga. Bila ada kesalahan laporkan saja
> mereka.....,oke. Dengan bukti jelas.. ya laporkan saja.
>
> Ari Condro <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>
> 2. aris sendiri bermasalah, orang salah, meskipun keluarga sendiri, dalah
> hukum tetap harus dilaporkan plisi supaya ditindak secara hukum. masalah
> mereka seagama, justru harus mendapat autokritik, karena kita sama sama
> satu
> kalangan. kalau didiamkan bahkan dilindungi, selamanya perbuatan salahnya
> akan terus dilakukan, karena merasa mendapat dukungan.
>
>   mas Ari,
>   Outokritik itu dilakukan juga. Bila ada kesalahan laporkan saja
> mereka.....,oke. Dengan bukti jelas.. ya laporkan saja. Bukan mencela di
> sini, lakukan tindakan kongkrit, gunakan energi dengan tepat. Apakah mas Ari
> pernah mengkritik langsung pada mereka  di sekretariatannya?
>
>
> seorang ayah tidak akan pernah berhasil mendidik anaknya yang nakal, jika
> perbuatan anal si anak dibiarkan terus. benar begitu bukan ? saudara yang
> baik adalah yang memeperlakukan semua orang, saudara sendiri maupun bukan
> dengan threatment yg sama untuk urusan publik.
>
> salam,
> Ari Condro
>
>   Aris:
>   Benar,ketika anaknya melakukan seuatu kesalahan yang akan mencemarkan
> nama baik keluarga besar. Apakah seorang ayah yang baik berkata, memang iyah
> nih anakku nakal banget, badung, bodoh suka anarkis, dia beda sih dengan
> yang lain. Dasar dari sananya begitu sih.  Pasti seorang ayah yang baik tak
> seperti itu dia introspeksi diri dulu, kenapa ia berperilaku demikian.
> Kemudian dengan berusaha maksimal mungkin menasehati anak itu,
> mengarahkankannya.
>
>
>   Dia mencari cara terbaik bagaiamana menasehati anaknya. Jangan sampai,
> perkataan kita malah membuat anak kita kemudian apatis dan berkata. Semua
> orang telah menganggapku bodoh, anarkis, nakal... ya aku akan melakukan
> sesuai persangkaan orang. Sehingga anak itu menjadi keras hati dan sulit
> menerima nasehat. Bukankah begitu...bukan?
>
>   Benarkah Kita ingin memperbaiki mereka dengan memburuk-burukkan mereka
> dan mencela tindakan mereka tanpa usaha kongkrit. Tepatkah cara itu? Apakah
> bedanya kita dengan mereka.
>
>   Bagaimana jika mas Ari, digitukan. Maka, aris jamin mas tutup telinga
> terhadap semua nasehat.Lalu kapan mereka berubah. Ya kalau salah, ada
> bukti laporkan saja pada polisi selain itu perlu dipikirkan bagaimana agar
> kemaksiatan itu bisa dihilangkan.
>
>   salam,
>   aris
>
> On 3/29/06, Alvin Daniel wrote:
> >
> >
> > >
> > > Aris:
> > >
> > > Mas Alvin, saling nasehat dan menasehati serta amar ma'ruf
> > nahi munkar itu merupakan kewajiban umat Islam. Aris bilang
> > jika aris kurang sreg dengan cara FPI. Tapi yang aris lakukan,
> > mencela, menghujatnya? Aris harus bagaimana? Nasehat pasti
> > sudah dilakukan pada mereka.... Bila ingin FPI tidak melakukan
> > itu, plis polisi melaksanakan fungsinya dengan baik. Penegakan
> > hukumnya.
> > >
> > > Aris lebih memilih tanpa kekerasan untuk mewujudkan
> > impian aris. Dilematisnya aris, mereka adalah sesama muslim.
> > Saudara aris. Bila mas punya saudara kandung misalnya yang
> > dia berbeda dengan mas (mungkin dalam banyak hal), apa
> > yang mas lakukan?
> > >
> > > Sedang persaudaraan dalam Islam ikatannya bahkan bisa
> > melebihi ikatan darah.
> >
> > AD:wow amazing...
> > apakah sesama muslim artinya kebal hukum?
> > masalahnya polisi aja takut tuh sm mereka...preman harus
> > dilawan dgn preman, survivor of the fittest.
> > saya punya banyak perbedaan dgn teman dan saudara2 saya,
> > tapi tidak pernah maalah perbedaan harus menjadi pemecah
> > belah...dan tidak ada satupun yg memaksakan kehendaknya
> > diatas kepentingan org banyak.
> >
> > > Aris:
> > > Menurut mas Alvin, Aris harus bagaimana?
> >
> > AD: jalankan ibadahmu, agamamu, dan syariatmu....and never
> > intimidate the others who are different from you.
> > fullstop!
> >
> > >
> >
> >
> > > Aris:
> > > Mas Alvin, Mohon maaf... pahamilah aris dan hampir seluruh
> > umat Islam dalam kondisi dilematis. Kita pada sama-sama
> > dilematis, baik muslim dan non muslim. Sedang umat Islam,
> > hendaknya setiap hidupnya disandarkan pada syariat Islam.
> > Umat Islam memecahkan masalah dengan syariat Islam. saat
> > ini, kita tidak bisa melakukan hal itu.
> > >
> > > Tak ada satu pemimpin yang bisa kami pegang kata-katanya
> > layaknya Paus bagi umat Nasrani, untuk memecahkan berbagai
> > masalah dan menyatukan kami. Aris berharap khilafah dan
> > syariat Islam terterapkan, sehingga semua permasalahan
> > dilematis yang kami hadapi bisa setidaknya terpecahkan.
> > >
> > > Umat Islam dalam kondisi dilematis, kebingungan crowded,
> > bisa jadi mereka melakukan hal-hal yang bisa jadi seharusnya
> > mereka tidak lakukan sebagai ekpresi untuk lepas dari
> > kegerahan semua masalah ini. So, posisi kita sama mas.
> > >
> > > Mas Alvin, sungguh... karena ajaran Islam dan aturan syariat
> > Islamlah, yang membuat aris menghargai sesama muslim yang
> > berbeda sekalipun dan umat non muslim. Oleh karena aris
> > sangat bersyukur pada Allah.
> > >
> >
> > AD: hahaha....Paus?
> > weew....he's a politician...and politicians are......hhmmm....
> > sekali lagi, syariat adalah untukmu bukan untuk publik, tidak
> > bisa dipaksakan bahkan ke sesama muslim...
> > apalagi yg non-muslim...
> > syariat adalah hubungan pribadimu dgn allah...
> >
> >
> >
> >
> > >
> > >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> ***************************************************************************
> > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia
> > yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
> > http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
> >
> >
> ***************************************************************************
> >
> __________________________________________________________________________
> > Mohon Perhatian:
> >
> > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg
> otokritik)
> > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
> > 3. Reading only, http://dear.to/ppi
> > 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
> > 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
> > 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
> >
> > Yahoo! Groups Links
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
>
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
>
> ***************************************************************************
> Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia
> yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
> http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
>
> ***************************************************************************
> __________________________________________________________________________
> Mohon Perhatian:
>
> 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
> 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
> 3. Reading only, http://dear.to/ppi
> 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
> 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
> 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
>
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> pustaka tani
>   nuraulia
>
>
> ---------------------------------
> Talk is cheap. Use Yahoo! Messenger to make PC-to-Phone calls.  Great
> rates starting at 1ยข/min.
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
>
> ***************************************************************************
> Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia
> yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
> http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
>
> ***************************************************************************
> __________________________________________________________________________
> Mohon Perhatian:
>
> 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
> 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
> 3. Reading only, http://dear.to/ppi
> 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
> 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
> 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
>
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
>
>


[Non-text portions of this message have been removed]



***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke