RIAU POS
Surat Kami untuk Penguasa Hutan
Rabu, 29 Maret 2006
Tuan penguasa hutan yang terhormat, saudara kami, keluarga kami, dan
anak-anak kami, senantiasa tertawa bahagia di antara kayu-kayu menjulang
tinggi. Rumah kami hijau menyejukkan, makanan bahkan berlebih untuk sehari.
Namun apa yang terjadi kini? Kami dikejutkan suara bising dan makhluk
mesin yang menderu, kemudian rasa panas yang hawanya membakar kulit kami. Tuan,
siapakah mereka? Mereka telah memonopoli rumah kami, mereka merampas makanan
kami. Menyakiti saudara kami, keluarga kami, anak-anak kami, menyakiti kami
sang penghuni hutan! Betapa jahatnya mereka! betapa egoisnya mereka!
Tuan, merekakah yang disebut manusia? Merekakah yang dianugerahkan Tuhan
sebagai makhluk berbudi, berakal dan berhati?
Kami sakit tuan. Anak-anak kami menjerit, menangis, kelaparan, rindu
rumah yang dulu kami tempati, surga kami satu-satunya di dunia ini.
Maaf tuan, kami berbondong ke kotamu bukan untuk mengganggu, tak ada
maksud mendendam. Kami hanya ingin mengisi perut kami yang kelaparan. Hanya
ingin sedikit bernafas di tempat yang jauh dari kepulan asap. Nasib memaksa
kami mengambil hasil jerih payah manusia yang tak tahu apa-apa. Pahit memang,
tapi kami tak punya pilihan. Kami tak berdaya, karena kami juga makhluk yang
ingin tetap hidup.
Wahai tuan yang berkuasa, adakah keadilan bagi kami? Dengan keangkuhan
dan kesombongan mereka membangun rumah di atas rumah kami, mereka merenggut
hak-hak kami. Dengan tawa dan kepuasan, mereka berdiri membusung di atas
tangisan dan jeritan kami.
Karena itu, sampai kapan kami hidup begini? Tidak adakah lagi tempat yang
dapat kami diami? Tempat yang penuh dengan buah-buahan, penuh dengan berbagai
dedaunan hijau segar, tanpa manusia yang selalu membuat api di rumah kami,
tanpa kebisingan manusia yang terus menggerogoti pohon-pohon tempat kami
berteduh, masih adakah? Dan masih bolehkah kami berharap belas kasihan tuan
penguasa?
Sekarang tolonglah beri kami jawaban! Sebuah surat untuk Pak Bupati yang
memegang kuasa seluruh alam Kabupaten Bengkalis. Yang mengemban tanggungjawab
atas satwa hutan Bengkalis. Semoga alam liar Bengkalis tetap lestari. ***
Sannia Septiana, Jalan Asrama Tribrata, Pematang Pudu, Mandau.
[Non-text portions of this message have been removed]
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/