> >DH: > >Masjumi, sebaliknya, adalah wakil dari kekuatan Islam, yang >bersympati dengan idee pendirian negara Islam, dan selalu berhadapan >dengan TNI/AD. Posisi berhadapan dengan TNI/AD inilah yang membuat >pak Harto dan pimpinan ABRI tetap menolak kelompok Islam dari >jajaran Masjumi. karena itu, ketika pak Harto berkuasa, Masjumi >tetap medapat stigma anti pemerintah. ===========
dalam konteks sidang konstituante, masyumi memang mendukung ide negara (berideologi) islam. tapi jangan lupa dalam blok itu juga ada nahdlatul ulama dan partai-partai islam lain. jangan lupa pula, dalam blok pendukung negara (berideologi) pancasila ada pki yang pendapatnya tentang pancasila sebetulnya sangat oportunistis. perdebatan kedua blok ini sangat seru dan berimbang. sehingga sidang mengalami jalan buntu. presiden soekarno akhirnya membubarkan konstituante dan mengeluarkan dekrit kembali ke pancasila dan uud'45. kurang adil mengadili masyumi karena pendapatnya dalam sidang konstituante tanpa melihat konteks situasi zaman itu. penulis asing seperti herbert feith bisa melihat situasi lebih obyektif. dia memuji masyumi sebagai partai islam dengan orientasi modern. pimpinannya mengenyam pendidikan belanda. pendukungnya dari kelas menengah, kalangan pedagang, dll yang independen. kecuali moh natsir yang memang berpribadi serius dan agak konservatif, moh roem dan rata-rata pimpinan masyumi yang lain akrab dengan budaya barat. merayakan ulang tahun, berdansa dan menunggang kuda. bahkan disana ada juga pak latjuba yang kakek artis sophia latjuba. kendati cuma menempati tempat kedua dibawah pni (partai ayahnya pak danar) dalam pemilu 1955, feith menyebut masyumi sebagai "partai yang paling indonesia." karena pendukungnya tersebar merata di seluruh wilayah indonesia. bandingkan dengan pni dan pki yang terutama mendapat dukungan di pulau jawa yang padat penduduknya. >Setahu saya, seluruh jajaran Masjumi kala itu bersympati dengan >gerakan PRRI. Gerakan ini juga mendapat dukungan dana dan senjata >dari AS. ============ setelah meletus pemberontakan prri/permesta, bung karno memanggil pimpinan masyumi dan psi di jakarta. meminta mereka mengutuk anggotanya yang terlibat dalam pemberontakan bila kedua partai itu tak mau dibubarkan. pimpinan psi memenuhi permintaan itu --tindakan yang menimbulkan perpecahan traumatis di kalangan kaum sosialis demokrat sampai sekarang. pimpinan masyumi dengan ketuanya prawoto mangkusasmito (nama asli jawa berbau hindu seperti nama saya dan pak danar, tapi dia pemimpin partai islam loo) menolak. namun prawoto menegaskan pemberontakan bukan garis kebijakan partai. silakan pemerintah mengambil tindakan hukum sesuai aturan terhadap mereka yang terlibat. apa yang terjadi kemudian? pemerintah soekarno tetap membubarkan masyumi dan psi. beberapa anggota terkemuka yang tak terlibat pemberontakan seperti moh roem, buya hamka, subadio sastrosatomo, dan anak agung gde agung dijebloskan dalam penjara. zaman berganti. ketika bung karno wafat, buya hamka tanpa dendam tampil ke muka menjadi imam sholat jenazah. semua orang punya kekurangan dan kelebihan. politisi zaman dulu rata-rata punya nurani dan komitmen terhadap demokrasi yang luar biasa. tak seperti ucapan angela merkel kepada gerhard schroeder setelah pemilu di jerman, politisi kita zaman dulu tak pernah mengalami defisit nilai-nilai demokrasi. salam, *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

