Perselingkuhan icip-icip adalah perselingkuhan yang bersih jadi boro-boro
melakukan esek-esek, cipiki-cipiki pun tidak pernah mereka lakukan. Jadi
bisa disebut juga sebagai perselingkuhan tanpa cela dan noda mirip sabun
Rinso, entah karena alasan apapun juga mereka tidak ingin mengotori tubuhnya
dengan melakukah perselingkuhan sentuhan badan. Bisa-bisa dipanggang di Api
Neraka Lho ! Perselingkuhan icip-icip ini adalah perselingkuhan yang sedang
ngetren berat pada saat ini seperti juga orang yang kejangkitan flu burung
begitu, sebab walaupun tidak ada sentuhan badan sekalipun toh membuat para
pelakunya jadi lieur juga. 

Lihat saja dalam kasus chatting; dimana pertemuan mereka hanya disekitar
dunia maya, jadi boro-boro adanya sentuhan badan bertemu pun belum pernah,
walaupun demikian tidak bisa dipungkiri, sudah banyak sekali orang yang
ketagihan.  Apabila sehari azah kagak ketemu  di dunia maya mereka udah
stres berat seperti juga dengan junkies yang kudu mendapatkan jatah boatnya
setiap hari. Disamping chatting tentunya beremail ria maupun ber SMS ria
itulah anjang tempat dimana kita berselingkuh icip-icip. 

Karena tuntutan biaya hidup maka sudah bukan hal yang aneh lagi dimana
pasangan suami istri bekerja. Mereka baru bertemu satu dengan yang lain pada
saat badan udah capek, karena pulang malam ato badan masih capek karena kudu
bangun pagi, jadi kagak ada waktu lagi untuk bisa berkomunikasi. Disamping
itu tidak bisa dipungkiri bahwa sebenarnya kita lebih banyak meluangkan
waktu bersama rekan sejawat di kantor atau dengan boss daripada dengan
pasangan hidup kita dirumah, jadi wajarlah kalau kita butuh teman untuk
curhat.  

Seringkali kita merasa tidak dihargai maupun dikasihi, sebab pasangan hidup
di rumah boro-boro tertarik akan problem pribadi kita, waktu untuk
mendengarkan pun sudah tidak ada lagi, mereka lebih tertarik akan siaran TV
daripada mendengarkan keluhan pasangan hidupnya. Jadi apakah salah apabila
saya membutuhkan seorang teman kepada siapa saya bisa curhat ? 

Saya butuh seorang teman yang bisa mengerti saya maupun menerima saya apa
adanya tanpa setiap kali curhat selalu dikritik sana-sini, disamping itu
saya butuh seorang teman yang tidak egoist, dimana ia bersedia meluangkan
waktunya sejenak untuk saya, sebab buat apa punya pasangan hidup apabila ia
sudah tidak tertarik maupun punya waktu lagi untuk problem maupun masalah
saya.

Kebutuhan untuk berkomunikasi itu bisa disamakan seperti juga air yang
mengalir jadi tidak bisa dibendung. Apabila pasangan hidup kita tertutup dan
tidak ada waktu lagi untuk kita, maka janganlah menyalahkan saya apabila
saya salurkan uneg-uneg, keluhan-keluhan maupun perasaan suka-duka saya
kepada orang yang ketiga yang masih mendengarkan saya. Bukankah dalam
Alkitab pun tercantum bahwa manusia hidup bukan hanya sekedar dari roti atau
nasi azah.

Benih perselingkuhan selalu dimulai pada saat kita mulai curhat masalah
pribadi kita terhadap lawan sejenis entah ini di kantor ataupun di dunia
maya. Menurut Shirley Glass psikolog dari Amerika  dalam bukunya "Not Just
Friends": 85% perselingkuhan selalu dimulai dengan curhat, karena mereka
merasa tidak puas dengan pasangan hidupnya untuk bisa berbagi rasa suka
maupun dukanya. Mereka membutuhkan seseorang yang bisa dan mau mendukung
pendapatnya terlebih lagi yang mau dan bisa mendengarkannya.

Gejala dari peserlingkuhan icip-icip bisa Anda rasakan dimana Anda mulai
berusaha untuk tampil cantik/cakep khusus untuk rekan curhat atau dimana
kita lebih senang meluangkan waktu kita dengan rekan curhat tsb. Bahkan
dimana Anda mulai merasa resah kalau sehari azah tidak melihatnya, atau
mendapatkan email maupun SMS daripada dia. Anda berusaha untuk selalu
menyenangkannya dengan sapaan-sapaan hangat entah ini melalui SMS maupun
email bahkan mulai berusaha untuk mencarikan kado-kado kecil ataupun
mengundang makan bersama.

Kebutuhan seksual bukanlah alasan utama untuk berselingkuh, tetapi ini
justru muncul setelah terjadinya perselingkuhan icip-icip. Perselingkuhan
icip-icip pada umumnya selalu diakhiri dengan perselingkuhan esek-esek,
walaupun pada awalnya mereka tidak mempunyai niatan untuk mengotori hubungan
ini dengan prilaku esek-esek, tetapi kebanyakan toh akhirnya terjadi juga.
Kenapa ? Esek-esek itu sebenarnya hanya sarana saja untuk memelihara dan
mempertahankan affair tsb sebagai bonus atau honor atas kebaikan pasangan
selingkuhnya, disamping itu dengan adanya esek-esek diharapkan kita bisa
mengikat pasangan selingkuh kita.

Banyak orang yang melakukan perselingkuhan icip-icip tidak pernah merasa
bersalah ataupun merasa menghianati pasangan hidupnya, sebab mereka tidak
melakukan perselingkunan badan, mereka hanya melakukan perselingkuhan batin.
Boro-boro melakukan esek-esek, birahi azah kagak bangkit tuh ! Moso sih baru
icip-icip azah udah dinilai sebagai dosa ! Apakah ini sudah bisa dinilai
sebagai selingkuh ? Ini kann hanya baru aromanya selingkuhnya azah ?
Bagaimana pendapat Anda, apakah perselingkuhan batin itu merupakan dosa
ireng ataukah dosa abu-abu ?

Mang Ucup
Email: [EMAIL PROTECTED]
Homepage: www.mangucup.org




***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke