--- In [email protected], "Radityo" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Mbak Aris, itu kan kasus kebun kurma...
> Lha di Saudi mana ada sawah ladang?
> 
> 
> 
> --- In [email protected], aris solikhah <fm_solihah@> wrote:
> >
> > Mas Ari,
> >   sayang sekali, syariat Islam mengatur juga tentang pertanian. 
> Karena syariat Islam mencakup all aspek. Impor beras bila itu 
> menghancurkan pertanian dalam negeri maka harus ditolak. Karena 
itu 
> terkait dengan ketahanan sebuah negara. apalagi jika impor beras 
> penuh dengan money politic. Di buku Ekonomi Islam itu bahkan 
diatur 
> tentang ijarah (perburuhan) juga. 
> >   salam,
> >   aris

----------------------

DH:  Didunia ini, sektor pertanian yang berjalan baik, dan patut 
dicontoh, adalah disemua negara Barat, bahkan di Israel, dimana tak 
ada perbudakan kaum petani, dan kaum petani rata rata adalah berada.

Diseluruh negara Barat, yang adalah Non Muslim, jadi tak 
menjalankan "Pertanian Islam", pertanian berjalan baik, bahkan patut 
dicontoh.

Dizaman nabi menjalankan negara Madinah, yang tak ada pesawahan, ya 
pertanian yang tyipikal agrari, kekaisaran Romawi sudah menunjukkan 
budaya pertanian yang unggul.

Di Indonesia, saudara saudara dari Bali memiliki tradisi pertanian 
yang parut ditiru, dan mereka adalah turunan orang Jawa yang lari 
dari Majapahit ketika Islam masuk.

Juga pertanian dan perkebunan rakyat di Minahasa yang Krstiani itu 
layak menjadi contoh.

Salam

Danardono








***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke