REFLEKSI: Ibadah agama dibisniskan berarti rejeki fulus nomplok. http://www.indomedia.com/bpost/042006/6/nusantara/nusa1.htm
Bimbingan Haji Maksimal Rp2 Juta Jakarta, BPost Departemen Agama akan membatasi tarif Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) maksimal Rp2 juta mulai musim haji 1427 H (Desember 2006) dari yang selama ini tidak diatur. "Ada KBIH di Jakarta yang memasang tarif sampai Rp10 juta per jamaah. Tentu ini tidak bisa dibenarkan. Kasihan jamaah. Makanya sekarang kita batasi," kata Direktur Pembinaan Haji Depag Mochtar Ilyas di Jakarta, Rabu (5/4). Menurut Mochtar, biaya maksimal Rp2 juta per jamaah itu dirasakan cukup. "Kalau 45 orang dikalikan Rp2 juta saja sudah Rp90 juta. Itu cukup untuk memberangkatkan tiga pembimbing ke tanah suci," katanya. Di Jawa Timur, contohnya, tarif KBIH tidak ada yang lebih dari Rp1,8 juta. Bahkan ada KBIH yang hanya memasang tarif Rp500 ribu. KBIH, menurut Mochtar, sebenarnya adalah bimbingan yang dilakukan ustadz atau kiai kepada jamaah haji. Kemudian biasanya jamaah meminta ustadz atau kiai tersebut ikut berangkat dan dibiayai. "Namun belakangan bimbingan haji menjadi komersil. Bahkan ada TKI yang sekadar bisa bahasa Arab mendirikan yayasan bimbingan ibadah haji," ujarnya. Kebanyakan KBIH yang memasang tarif mahal seperti KBIH yang ada di Jakarta. Sementara KBIH di luar Jakarta rata-rata masih bersifat sosial. Pihaknya, ujar Mochtar, juga telah menghentikan permohonan izin bagi KBIH hingga terbitnya aturan baru tersebut. Persyaratan pendirian KBIH selama ini terlalu mudah, yakni akte notaris pendirian Yayasan, kantor dan struktur kepengurusan. "Jadi orang lalu beramai-ramai mendirikan KBIH meski hanya bisa membaca al-Fatihah," katanya. Jumlah KBIH di seluruh Indonesia yang terdata 1.875 buah, namun yang terakreditasi 1.350an buah. Sementara itu empat KBIH dicabut izinnya oleh Kanwil Depag DKI Jakarta karena memungut biaya tambahan 100 Riyal (1 Riyal=Rp2.500) kepada jamaah yang dibimbingnya. "Empat KBIH itu berada dalam satu kloter. Mereka kompak meminta tambahan biaya dengan alasan untuk mendapatkan pondokan yang dekat dengan Masjidil Haram," kata Mochtar. KBIH tersebut, yakni Yayasan Asfen, Babussalam, Al Azhar dan Al Badriyah. Padahal, ujar Mochtar, pemondokan jemaah haji adalah kewenangan pemerintah . Dalam musin haji nanti, seluruh jamaah akan menggunakan seragam nasional. "Seragam itu berupa jas, celana panjang dan kerudung bagi perempuan serta simbol bendera merah putih di dada sebelah kanan. Sedangkan warnanya ditentukan nanti bersama DPR," kata Mochtar. Biayanya, menurut Mochtar, akan dibebankan kepada jamaah dan masih dibicarakan dengan DPR apakah akan menaikkan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) atau tidak. Dalam kesempatan itu Mochtar juga mengatakan tahun depan tidak ada lagi jamaah di bawah usia 17 tahun, berhubung kuota haji Indonesia hanya 205 ribu sementara peminatnya sangat besar. Depag, ujarnya, juga tak menerima lagi calon jamaah yang pernah berhaji, namun pembatasan "lima tahun baru boleh berhaji lagi" dikonsultasikan lagi dengan Menteri Agama. ant [Non-text portions of this message have been removed] *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

