Perasaan UU naker yang mau direvisi itu sendiri sebenarnya menyengsarakan 
pekerja. Contoh adanya sistem outsourcing yang seringkali disalah gunakan oleh 
pengusaha. Sistem outsourcing disini diartikan 
bahwa ada pekerja yang statusny pelerja perusahaan lain tapi bekerja pada 
sebuah perusahaan. Kadangkala prosentase penghasilannya jauh tidak layak 
dibandingkan dengan pekerja asli perusahaan. 
Walaupun UU naker tersebut sudah sedemikian parah mengebiri masa depan pekerja 
tetap saja investasi tidak ada. Jadi yang salah dimana ? kalau masalahnya di 
pekerja perasaan investasi dari keluarnya 
uu tersebut semakin bertambah tapi kenyataanya semakin menyusut.Trus kalau 
misalnya pekerja outsourcing mau ditambah waktunya menjadi 5 tahun misalnya, 
akal2an siapa lagi. Saya berpikir tidak ada 
hubunga yang signifikan kalau hak pekerja dikebiri lalu investasi 
bertambah.Justru yang terpenting adalah jalur birokrasi yang amburadul lah yang 
seharusnya diperbaiki, dan ini adalah tugasnya 
pemerintah.  

-----Original Message-----
From: "Jimmy Okberto" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>, <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Thu, 6 Apr 2006 09:56:12 +0700
Subject: RE: [ppiindia] Investasi macet...UU naker jadi sasaran

> Gimana mo Invest ???
> 
> Lha Punglinya saja makin MERAJAWALI ...
> MOBIL ang apa ... nanti kalau RUU ini berhasil menarik INVEST ...
> Sapa yang bilang PUNGLI untuk pengusaha berkurang ...
> 
> Malah makin beranak pinak ...
> Apa ajah di bikin retribusi 
> Apa ajah dibikin PAJAK ini itu ...
> 
> GW Cuma MOBIL sama yang JAGO di PEMERINTAHAN ...
> HAPUS TUH PUNGUTAN PAJAK yang tidak berstruktur ...
> Baru bisa INVESTOR mo masuk kesini ...
> GW JAMIN !!!
> 
> Post Care | 021 93102213
> Issued by [EMAIL PROTECTED] 
> Part Directorate Suzuki
> 
> -----Original Message-----
> On Behalf Of Iwan Wibawa
>  
> menyoal investasi yang macet di Indonesia...soal pokoknya adalah bukan
> karena UU No 13...tapi lebih banyak disebabkan oleh tidak adanya
> kepastian Hukum di Indonesia, bayangkan perusahaan sekaliber Freeport,
> Newmont, Inco, yang jelas-jelas sudah mengantungi kontrak karya dengan
> pemerintah RI sekalipun terancam atau diancam untuk hengkang...beberapa
> diantaranya bahkan memilih untuk cabut dan merelokasi kantor/pabriknya
> dari Indonesia ke negara lain....
>   panjangnya birokrasi perizinan, undertable money, aturan perpajakan
> dan lain-lain...tidak kondusif terhadap iklim investasi...tapi rupanya
> pemerintah maunya mencari short cut saja...tapi justru malah mengundang
> masalah baru...
>   gejolak kaum buruh...dan karyawan....termasuk saya didalamnya...
>    
>   salam
>   iwan
> 
> 
> 
> 
> ***************************************************************************
> Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
> Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
> http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
> ***************************************************************************
> __________________________________________________________________________
> Mohon Perhatian:
> 
> 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
> 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
> 3. Reading only, http://dear.to/ppi 
> 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
> 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
> 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
>  
> Yahoo! Groups Links
> 
> 
> 
>  



***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke