--- In [email protected], bona harahap <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Justru karena saya melihat dan menulusuri, makanya saya berbicara 
seperti itu Mas Ari, saya juga sedih kok melihat keadaan bangsa ini, 
mungkin saya dibilang masih hijau di forum ini, saya angkatan 98, 
tapi kok ya ga ada perubahan lagi mas dari apa yang sudah saya alami 
pada masa penurunan suharto, malah kenyataannya banyak polemik baru 
yang terjadi, dan sepertinya bangsa kita ini memang senangnya cari 
masalah bukan menyeleisaikan masalah, ga yang demo ato di forum kaya 
gini, kenapa kita ga sama-sama mecari solusi untuk rakyat ini? kita 
malah senang dan sibuk mengupas segala macam bentuk informasi 
sejarah mengenai perjuangan beralaskan agama, setau saya Tuhan itu 
Maha segalanya, jadi kita ga perlu sibuk mencari cara untuk membela 
Tuhan kita, karena sudah pasti Tuhan itu jauh lebih mampu, kita ini 
ga ada apa-apanya.  Saya yakin anda-anda semua lebih mengerti 
mengenai keinginan rakyat kebanyakan di indonesia yang sebagian 
besar miskin, kenapa ga kita cari cara sama-sama untuk
>  memenuhi keinginan rakyat, ga perlu semua lah, dimulai dari yang 
kecil-kecil dulu, yang penting bisa terealisasi, daripada omdo kaya 
yang sering di demo, mending do something! itu aja Mas Ari, mudah2an 
no heart feeling nih
> 

----------------

DH: Yang mas Ari ingin tunjukkan dalam dialognya dengan mbak Aris 
ialah, janganlah kita hanya solidair dengan mereka yang seagama, 
walau bukan sebangsa, sedangkan  banyak masalah yang dirundung 
saudara kandung kita sendiri, bangsa Indonesia, yang tak selalu 
seagama.

Akhirnya muncul metaphora dengan "pengiriman pasukan" itu.

Kita memang kesal melihat mereka yang selalu dan selalu mengsusung 
agama dan tabrakan dengan saudara saudara yang lain, hanya gara gara 
agama. Padahal banyak masalah yang harus kita atasi, karena memang 
bangsa ini masih terpuruk.

Tetapi, jangan kita lalai, bahwa dibalik ulah keagamaan ini, bukan 
sekedar fanatik fanatikan. Namun upaya untuk membatasi 
(mengkotakkan) bangsa ini sesuai dengan agama, dan dengan demikian, 
menguasai negara bagi mereka yang seagama. Karena itulah brotherhood 
di-tonjol tonjolkan. Brotherhood antara sesama Islam.

Padahal, dari pengalaman se-hari hari di negeri orang kita tahu, 
bahwa hanya bangsa kita yang akan menolong kita kalau terjadi 
sesuatu dinegeri orang, bukan orang tak dikenal dari bangsa lain 
yang sama agama. Orang Turki di Eropa mengurusi sesama orang Turki, 
demikian pula orang Mesir, Yordania, Arab Saudi, dsb. dan orang 
Indonesia yang mengurus orang Indonesia. Mbak ini malah memusingkan 
kepala mengurusi orang Islam dinegeri orang.

Tetapi, hanya orang seperti mbak Aris itu, yang kelihatannya belum 
pernah keluar negeri ini, selalu ber angan angan, seolah dia lebih 
dekat dengan bangsa lain yang sama agama daripada saudara sebangsa 
yang mungkin juga beda agama.

Ketika terjadi tsunami di Aceh yang islami itu, tak sedikit bantuan 
tanpa pamrih dari saudara saudara umat Kristen, dari gereja, dan 
juga dari kelompok umat Buddha. Dari saudara saudara kita sendiri, 
sebangsa.

Suatu ketika, mbak Aris dan teman teman akan menyadari, betapa 
besarnya solidaritas antara bangsa Indonesia.

Salam

danardono












***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke