http://www.kompas.com/kompas-cetak/0604/15/Politikhukum/2586219.htm
Korupsi Helikopter MI-17 TNI Diminta Merespons Jakarta, Kompas - Ketua Tim Koordinasi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Hendarman Supandji, Kamis (13/4), menyampaikan, pihaknya baru menerima tembusan surat Komandan Pusat Polisi Militer kepada Panglima TNI. "Surat itu berisi permintaan penyidik TNI untuk membentuk tim koneksitas bersama Tim Tastipikor, untuk memeriksa keterlibatan anggota TNI dalam kasus korupsi pembelian helikopter MI-17 oleh Departemen Pertahanan. Dalam surat itu, diusulkan lima penyidik TNI dan dua oditur militer," kata Hendarman. Surat dari Jaksa Agung kepada Panglima TNI berisi hal serupa sudah disampaikan dua pekan silam, tetapi belum dijawab. Dengan demikian, hingga kini tim koneksitas untuk perkara korupsi pembelian helikopter MI-17 belum juga terbentuk. Dalam perkara ini, penyidik Tim Tastipikor sudah menetapkan seorang tersangka dari pihak sipil berinisial AK, Direktur Inti Sarana Bina Sakti, selaku kuasa PT Putra Pobiagan Mandiri dan Swift Air & Industrial Supply. Dari hasil ekspos perkara, diduga besar anggota TNI terlibat sehingga perlu dibentuk tim koneksitas. Menanggapi kasus itu, Adnan Topan Husodo, Program Manager Informasi Publik Indonesia Corruption Watch, berharap Panglima TNI segera merespons surat Komandan Puspom maupun Jaksa Agung, dengan menetapkan lima penyidik dan dua oditur militer. "Kalau tidak direspons, patut dipertanyakan apakah militer belum merespons kebijakan Presiden Yudhoyono dalam pemberantasan korupsi," kata Adnan. Ia berpendapat, keharusan membentuk tim koneksitas dalam perkara korupsi yang terkait dengan anggota militer mestinya ditiadakan. "Meskipun hak pengadaan peralatan militer ada di tangan militer, tapi yang dikorupsi kan uang negara. Letakkan perbuatan korupsi itu dalam koridor sipil, bukan kejahatan militer khusus yang perlu penanganan khusus," katanya. (idr) [Non-text portions of this message have been removed] *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

