http://www.indopos.co.id/index.php?act=detail&id=6698

Rabu, 26 Apr 2006,



Dinilai Nepotisme, Panglima Bantah

Soal Ipar SBY Jadi Pangkostrad
JAKARTA - Kemungkinan ikut campurnya istana terkait pengangkatan Mayjen TNI Erwin Sudjono menjadi panglima Kostrad kemarin dijawab Markas Besar TNI. Panglima TNI Marsekal Djoko Suyanto membantah adanya instruksi dari RI 1 dalam pengangkatan kakak ipar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu.

"Tidak ada (instruksi). Presiden hanya berwenang untuk (mengangkat) panglima TNI, kepala staf angkatan, dan komandan Paspampres. Lainnya adalah (kewenangan) panglima dan kepala staf angkatan," kata Djoko Suyanto usai mengantar keberangkatan presiden ke Timur Tengah di Lanud Halim Perdanakusumah, Jakarta, kemarin.

Dengan promosi baru itu, Erwin yang kini menjabat Pangdam VI Tanjungpura (Kalimantan) akan meraih bintang tiga. Dia menggantikan Letjen TNI Hadi Waluyo yang akan memasuki masa pensiun. Jabatan Pangkostrad sangat strategis karena memimpin ribuan pasukan tempur yang dibagi dalam dua divisi.

Di sisi lain, seperti halnya Presiden SBY, Erwin adalah menantu Letjen (pur) Sarwo Edhi Wibowo. Alumnus Akabri 1975 itu menikah dengan Wrahasti Cendrawasih, kakak kandung ibu negara Ani Yudhoyono.

Djoko membantah bahwa penunjukan Erwin sebagai praktik nepotisme maupun upaya petinggi Cilangkap untuk mengambil hati panglima tertinggi TNI (SBY). Menurut dia, Erwin dipilih karena penilaian profesionalitas, pembinaan karir, dan rekam jejak (track record) selama karir militernya.

"Apa ada yang salah? Kita lihat dari letnan dua, komandan peleton, komandan kompi, komandan batalyon, komandan brigade, kemudian menjadi panglima divisi (Kostrad) cukup lama. 25 tahun beliau di Kostrad sehingga untuk memangku jabatan Pangkostrad secara profesionalitas sangat pantas," ujar alumnus AAU 1973 itu.

Panglima mengakui, ada sejumlah perwira tinggi yang membina karir dari kesatuan Kostrad yang mumpuni dan pantas memimpin prajurit Kostrad. "Tapi, kan harus satu pilihan. Tidak mungkin beberapa pilihan. Kecuali kalau saya memilih orang luar (Kostrad), itu baru KKN. Pak Erwin dari letda sampai bintang dua di Kostrad. Saya hanya melihatnya dari situ," jelas Djoko.

Bantahan juga disampaikan Kepala Staf TNI-AD Jenderal TNI Djoko Santoso. Jenderal bintang empat asal Solo itu menegaskan bahwa Erwin adalah perwira tinggi yang paling tepat menjadi panglima Kostrad. Djoko Santoso mengaku sangat mengenal kapasitas Erwin karena mereka seangkatan di Akabri 1975. "Dia angkatan saya, tapi bukan karena angkatan saya. Dia sudah berdinas (di TNI) 30 tahun dan 24 tahun di antaranya di Kostrad," katanya.

Djoko juga membantah bahwa penunjukan Erwin menduduki jabatan bagi perwira tinggi bintang tiga itu sebagai pesanan istana. Dia menjelaskan skenario Erwin disiapkan menjadi KSAD, sedangkan dirinya menjadi panglima TNI. "Apakah saya salah. (Penunjukan) Itu kan hak saya. Itu adalah kewenangan saya dan saya selaku KSAD bertanggung jawab," tegasnya.

Pergantian Pangkostrad berdasar Skep/138/IV/2006 tertanggal 17 April 2006, atau berbeda dengan mutasi 15 perwira tinggi lain yang berdasar Skep/145/IV/2006 tanggal 21 April 2006. Pelantikan Erwin akan dilakukan 2 Mei mendatang di Markas Divisi I Kostrad Cilodong dengan inspektur upacara Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Djoko Santoso.

Erwin adalah alumnus Akabri 1975 yang melejit namanya ketika penerapan darurat militer di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD). Selaku panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad, Erwin memimpin Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) Kostrad menyerbu markas kelompok separatis Gerakan Aceh Merdeka (GAM). Sejak setahun lalu, Erwin memegang tongkat komando panglima Kodam VI Tanjungpura. (noe


--
----------------------------------------
I am using the free version of SPAMfighter for private users.
It has removed 461 spam emails to date.
Paying users do not have this message in their emails.
Try www.SPAMfighter.com for free now!


[Non-text portions of this message have been removed]



***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]




SPONSORED LINKS
Cultural diversity Indonesian languages Indonesian language learn
Indonesian language course


YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke