Mister Bean Coffee CITOS:
BNI Credit Card World Cup Edition - Discount 25% all items


Mister Bean Coffee Bapindo:
Id Card Staff CITIBANK - Discount 15% all items

Mister Bean Coffee BDN Thamrin:
Coupon Promo - Buy 1 Coffee Get 1 Free Coffee

JUST FORWARD

-----Original Message-----
From: On Behalf Of [EMAIL PROTECTED]

Subject: Fwd: [CitaCinta] JANGAN NARUH UANG DI MANDIRI...!!!

Kesetiaan saya menjadi nasabah Bank Mandiri telah dicemarkan oleh
sebuah
kejadian yang sangat tidak menyenangkan. Pada tanggal 9 April 2006
sekitar
pukul 17.00 wib, saya mengakses internet banking Bank Mandiri. Namun,
alangkah kagetnya saya, melalui internet banking itu, terlihat 4 buah
transaksi withdrawal lewat ATM atas nama rekening saya yang tidak pernah
saya lakukan sama sekali. Kartu ATM jelas-jelas masih dipegang oleh
saya.

Ke-4 transaksi itu bertanggal 8 April 2006, hari Sabtu, jam 14.24 dan
14.25
wib serta tanggal 9 April 2006, hari Minggu, jam 15.59 dan 16.00 wib
(Data
waktu pengambilan saya peroleh dari karyawan Bank Mandiri) dimana
masing-masing transaksi sebesar Rp 2.000.000,- Melihat kejadian ini,
pada
pukul 17.15 wib pada hari yang sama (Minggu, 9 April 2006), saya
langsung
mendatangi Bank Mandiri cabang Mal Kelapa Gading (kebetulan saya adalah
tenant dari mal tersebut) untuk mengadukan perihal tersebut. Saya
diterima
oleh Bapak Supriatna-karyawan piket dan setelah saya cari tahu lebih
lanjut
Bapak ini adalah pimpinan cabang Bank Mandiri Bekasi. Saya adukan
persoalan
ini kepada Bapak Supriatna dan meminta account saya diblokir agar dana
tidak
bisa keluar serta meminta Bapak Supriatna untuk menggunting kartu ATM
saya.

Selain itu, saya menanyakan apakah Bank Mandiri cabang Mal Kelapa Gading

menyediakan fasilitas CCTV yang merupakan fasilitas standar sebuah bank
yang
banyak memiliki ATM dan berada di tempat-tempat umum, Bapak Supriatna
mengatakan tidak ada. Namun, ada sebuah jawaban lanjutan dari Bapak ini
yang
membuat saya sebagai nasabah yang menginginkan kenyamanan dalam
bertransaksi
di bank ini melalui ATM atau langsung.

Mengutip omongan Bapak Supriatna kepada saya, "Bank Mandiri harus
berinvestasi berapa banyak kalau semua ATM-nya dipakein CCTV". Saya
kaget
dengan jawaban ini dari seorang pimpinan sebuah cabang bank karena
menurut
saya CCTV merupakan faslitas standar yang patut dipenuhi oleh sebuah
bank
demi menjaga kenyamanan dan keamanan nasabahnya.

Saya telusuri lebih jauh persoalan ini. Saya mendapat jawaban dari Bank
Mandiri kalau ke-4 transaksi itu adalah transaksi normal yang dilakukan
dengan Nomor Kartu yang sama. Saya heran karena bagaimana bisa bank
mengeluarkan 2 kartu ATM dengan nomor kartu yang sama?

A big question for me!! Jika memang isu tentang kartu magnet yang sedang
marak saat ini, semestinya bank sebesar Bank Mandiri harus Lebih Peka
mencari solusi untuk melindungi nasabahnya. Pihak Bank Mandiri bisa saja

membantah semua complain saya, tetapi saya tetap sebagai nasabah yang
merasa
SANGAT DIRUGIKAN. Dengan demikian, saya juga bisa membantah keputusan
mereka
dalam menanggapi keluhan saya tersebut. Setelah saya bercerita ke
beberapa
teman ternyata permasalahan seperti saya ini SERING SEKALI TERJADI tapi
mengapa pihak Bank Mandiri tidak cepat mengambil antisipasi? Atau Bank
Mandiri sebenernya tidak pernah peduli setelah seseorang sudah menjadi
nasabahnya dan hanya peduli tentang uang nasabah saja?

Saya merasa ditipu oleh Bank Mandiri. Mereka sangat gencar mencari
nasabah
tetapi ketika nasabahnya mengalami masalah, Bank Mandiri bersikap Tidak
Peduli dan sepertinya melemparkan persoalan ini karena kesalahan pribadi
si
nasabah. Hal inilah yang saya rasakan atas perlakukan Bank Mandiri dalam
mengakomodir persoalan kebobolan dana ini. Akibat kejadian ini, saya
tarik
SEMUA uang dan saya alihkan ke bank lain yang saya yakini JAUH LEBIH
AMAN,
BERTANGGUNG JAWAB, dan PEDULI dalam mendengarkan serta ASERTIF dan
EMPATI
terhadap persoalan yang dialami oleh nasabahnya apapun persoalannya,
terlebih tentang kebocoran dana seperti dialami saya ini. Saya kecewa
karena
bagaimana bisa Bank Mandiri yang mendapatkan LOYALITAS PELANGGAN kalau
PELANGGAN-nya dirugikan sebanyak itu (total dana saya yang 'hilang' Rp 8

juta). Dengan tidak adanya CCTV di ATM, akhirnya nasabah yang harus
menanggung semua kerugiannya. INGAT..!!! Bank Mandiri menjadi besar juga
karena uang-uang nasabah seperti saya.

Melia Prawira

Nasabah Bank Mandiri cabang Mal Kelapa Gading


[Non-text portions of this message have been removed]



***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]




YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke