Bank tempat rekening 'payroll/gajian' saya (maklum masih ikut kerja, bukan
pengusaha), memberikan layanan 'sms banking'.. salah satu layanannya
adalah memberikan sms ke nomor hp yang didaftarkan, setiap ada transaksi
atas rekening kita (terima transfer gaji, penarikan di atm, pembayaran
tagihan
dsb). Setidaknya kita menjadi waspada apabila ada info yang mencurigakan;
kalau perlu menutup akses rekening apabila ada transaksi yang janggal/tidak
dilakukan sendiri.

Akibatnya, beberapa teman di kantor sering menanyakan kepada saya,
gajian udah ditransfer/belum? :-p
Tadinya ada layanan info saldo via sms setiap hari, gratis; namun sejak
Pebruari lalu layanan ini 'hilang'. :-)

Kalau cerita di bawah benar, mungkin Bank" yang beroperasi di Indonesia
dapat memberikan layanan semacam ini, agar semua nasabah (bukan cuma
nasabah kakap/hiu/paus), tetap mendapat tambahan keamanan dan
kenyamanan secara cuma-cuma.

CMIIW..

Wassalam,

Irwan.K

On 4/26/06, Jimmy Okberto <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>
> Mister Bean Coffee CITOS:
> BNI Credit Card World Cup Edition - Discount 25% all items
>
> Mister Bean Coffee Bapindo:
> Id Card Staff CITIBANK - Discount 15% all items
>
> Mister Bean Coffee BDN Thamrin:
> Coupon Promo - Buy 1 Coffee Get 1 Free Coffee
>
> JUST FORWARD
>
> -----Original Message-----
> From: On Behalf Of [EMAIL PROTECTED]
>
> Subject: Fwd: [CitaCinta] JANGAN NARUH UANG DI MANDIRI...!!!
>
> Kesetiaan saya menjadi nasabah Bank Mandiri telah dicemarkan oleh
> sebuah
> kejadian yang sangat tidak menyenangkan. Pada tanggal 9 April 2006
> sekitar
> pukul 17.00 wib, saya mengakses internet banking Bank Mandiri. Namun,
> alangkah kagetnya saya, melalui internet banking itu, terlihat 4 buah
> transaksi withdrawal lewat ATM atas nama rekening saya yang tidak pernah
> saya lakukan sama sekali. Kartu ATM jelas-jelas masih dipegang oleh
> saya.
>
> Ke-4 transaksi itu bertanggal 8 April 2006, hari Sabtu, jam 14.24 dan
> 14.25
> wib serta tanggal 9 April 2006, hari Minggu, jam 15.59 dan 16.00 wib
> (Data
> waktu pengambilan saya peroleh dari karyawan Bank Mandiri) dimana
> masing-masing transaksi sebesar Rp 2.000.000,- Melihat kejadian ini,
> pada
> pukul 17.15 wib pada hari yang sama (Minggu, 9 April 2006), saya
> langsung
> mendatangi Bank Mandiri cabang Mal Kelapa Gading (kebetulan saya adalah
> tenant dari mal tersebut) untuk mengadukan perihal tersebut. Saya
> diterima
> oleh Bapak Supriatna-karyawan piket dan setelah saya cari tahu lebih
> lanjut
> Bapak ini adalah pimpinan cabang Bank Mandiri Bekasi. Saya adukan
> persoalan
> ini kepada Bapak Supriatna dan meminta account saya diblokir agar dana
> tidak
> bisa keluar serta meminta Bapak Supriatna untuk menggunting kartu ATM
> saya.
>
> Selain itu, saya menanyakan apakah Bank Mandiri cabang Mal Kelapa Gading
>
> menyediakan fasilitas CCTV yang merupakan fasilitas standar sebuah bank
> yang
> banyak memiliki ATM dan berada di tempat-tempat umum, Bapak Supriatna
> mengatakan tidak ada. Namun, ada sebuah jawaban lanjutan dari Bapak ini
> yang
> membuat saya sebagai nasabah yang menginginkan kenyamanan dalam
> bertransaksi
> di bank ini melalui ATM atau langsung.
>
> Mengutip omongan Bapak Supriatna kepada saya, "Bank Mandiri harus
> berinvestasi berapa banyak kalau semua ATM-nya dipakein CCTV". Saya
> kaget
> dengan jawaban ini dari seorang pimpinan sebuah cabang bank karena
> menurut
> saya CCTV merupakan faslitas standar yang patut dipenuhi oleh sebuah
> bank
> demi menjaga kenyamanan dan keamanan nasabahnya.


[Non-text portions of this message have been removed]



***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]




YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke