pribadi dgn statement dibawah...
saya gak memulai loh dan malah saya gak menghina dikau
duluan, hehehe...tapi up to you deh mau menghina
apa...soookkk atuhh...kalau dikau tersinggung, boleh
membalas...kan ini negara demokrasi.
eh bu lina, btw....setelah 'fatwa anti-segala macam' itu 'release',
kenapa aksi penupupan dan penyerangan gereja 'liar' tiba2 saja
mencuat ke permukaan...yang sudah puluhan tahun lamanya
tidak pernah dijadikan masalah...lalu yg paling parah adalah
ahmadiyah yg sampai diobrak abrik oleh orang islam
sendiri...dengan legitimasi dari fatwa MUI itu.
itu aja sich...
sensitif nih ngomongin agama yah...
udah ah....
wassalam juga....
--- In [email protected], "Lina Dahlan"
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Ocehan sampeyan sama bodohnya dengan ocehan orang2
yang dipesantren
> yang sampeyan gambarkan itu (mudah terprovokasi menjadi
anarkis).
> Sama2 mudah terprovokasi tanpa bisa menganalisa lebih
jauh. Cuma
> bedanya mereka anarkis, sampeyan ngoceh gak keruan di
milis.
>
> Sampeyan cuma memandang orang anarkis itu buanyak,
sehingga sampeyan
> tidak memandang sebagian besar umat Islam lainnya yang
ada di
> Muhammadiyah, NU, Islib, dll ?
>
> Islam menghargai perbedaan agama dan Islam menentang
pluralis,
> liberalis, dan sekuler (menurut Din yang digambarkan Alvin)
karena
> Pluralis, liberalis, dan sekuler bukanlah agama...jadi kalaupun
di
> tentang faham2 tsb, itu tidak menafikkan arti Islam
menghargai
> perbedaan agama. Kecuali kalau Alvin berpendapat
liberalisme,
> pluralisme dan sekularisme adalah agama. Rasanya sudah
jelas apa
> yang ditentang MUI ttg faham2 tsb.
>
>
> wassalam,
> --- In [email protected], "Alvin Daniel"
> <alvindaniel_net@> wrote:
> >
> > ketidakadilan seperti apa yg Din maksud?
> > ketidakadilan seperti kemiskinan dan keterbelakangan?
> > kemiskinan bisa diatasi dengan cara mencerdaskan
orang2...
> > nah masalahnya adalah orang2 yg anarkis itu tidak pernah
mau
> > sekolah, mentok2nya mereka sekolah di pesantren dimana
> > kebebasan murid2nya dibelenggu...
> > gimana bisa maju? gimana bisa jadi orang cerdas? gimana
> > bisa modern bila dipenjara oleh agamanya sendiri?
> > harusnya Din sebagai orang pintar sudah tahu inti
> > masalahnya...
> >
> > lucunya, Din sebagai dedengkot MUI mengakatan bahwa
islam
> > di indonesia menghargai perbedaan agama...tapi disatu sisi
> > MUI pernah mengeluarkan fatwa anti pluralis, anti liberalis,
dan
> > anti sukelar yang berujung pada meningkatnya radikalisme
> > islam indonesia...apakah itu berarti pendirian dia mudah
> > berubah?
> >
> > atau karena di depan orang2 amrik, nyalinya ciut sehingga
dia
> > cuma mengeluarkan cerita2 yg baik saja tentang indonesia?
> >
> > hahaha...
> > semua pemimpin di indonesia benar2 pelawak!
> >
> >
> >
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
SPONSORED LINKS
| Cultural diversity | Indonesian languages | Indonesian language learn |
| Indonesian language course |
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "ppiindia" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.

