buat miliser semua,

ketika berbicara Islam, stereotipe kita : brutal, teroris, kebodohan, kemiskinan dan hal yang negatif. Padahal tanya kepada para ilmuwan barat dan masyarakat yang mualaf mengapa mereka memeluk Islam,
mereka bukan orang bodoh, mereka bukan orang level bawah dari status masyarakat mereka selalu berpikir rasional, tapi mengapa mereka mengagumi Islam. banyak salah persepsi tentang Islam yang sengaja
digembar gemborkan oleh musuh Islam mereka membalikan fakta. karena memang sifatnya mereka seperti itu sampai kapanpun.
Tolong sekali lagi bagi para non muslim jangan melihat satu sudut pandang saja tentang Islam, pelajari Islam secara detail karena kita diberi pikiran, dan sebagai masyarakat intelek kita diwajibkan
lebih jernih melihat sebuah masalah. Bukankah untuk memecahkan masalah kita harus melihat ari dua sudut pandang sehingga obyektif ?

-----Original Message-----
From: swara <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Date: Mon, 1 May 2006 02:54:57 -0700 (PDT)
Subject: Re: [ppiindia] Tindak Kelompok Anarkis(Buat Bung Danar)

> Bung danar,
>
> Setahu saya orang keturunan darah biru itu wawasannya luas dan bijak, makanya dihormati, tapi disini saya lihat justru kebalikannya.  kok sempit sekali mikirnya bung danar ini...kalo islam anda
> indentikkan dengan FBR..permisi, harap jangan sekali2 komentar soal islam..ngomong saja soal lain, mungkin curhat persoalan keraton solo yang sekarang lagi ribut persoalan tahta..monggo
>
> "Ya ampun, belum SI ditegakkan,belum negara Islam Indonesia
>  didirikan, kelompok Muslim nekad sudah pamer kekuatan.
>  Mana "keteduhan" dan "sinar Islam" yang mbak Aris dengung dengungkan?"..
>
> Statement anda ini menghina agama Islam..anda jangan memancing SARA disini, ingat itu !
>
>
> RM Danardono HADINOTO <[EMAIL PROTECTED]> wrote:    "Menurut dia, FBR tidak berhak melarang masyarakat menyampaikan
>  aspirasi, apalagi sampai mengancam mengusir seseorang dari wilayah
>  Ibukota, termasuk Inul Dasatista..."


>  Ya ampun, belum SI ditegakkan,belum negara Islam Indonesia
>  didirikan, kelompok Muslim nekad sudah pamer kekuatan.
>  Mana "keteduhan" dan "sinar Islam" yang mbak Aris dengung dengungkan?

>  Salam

>  danardono




>  SUARA PEMBARUAN DAILY
>  ---------------------------------------------------------------------
>  -----------

>  Tindak Kelompok Anarkis

>  [JAKARTA] Sejumlah aktivis, artis, dan praktisi hukum yang tergabung
>  dalam Alian- si Bhinneka Tunggal Ika (ABTI), mendesak Kapolda Metro
>  Jaya, Irjen Pol Firman Gani agar tidak segan menindak kelompok
>  masyarakat yang terbukti melakukan ancaman bahkan tindak kekerasan
>  lingkungan.

>  ABTI menilai, aksi teror berbentuk apa pun, jangan dibiarkan
>  berkembang, apalagi berlarut-larut ditangani oleh petugas. Komunitas
>  masyarakat yang mengklaim cinta perdamaian tersebut, juga minta
>  perlindungan Polda Metro Jaya terkait ancaman dari Forum Betawi
>  Rempug (FBR) terhadap orang-orang yang dianggap menolak Rancangan
>  Undang-Undang Antipornografi dan Pornoaksi (RUU APP) via media masa.

>  Demikian diungkapkan oleh Koordinator ABTI, Yeni Rosa Damayanti,
>  didampingi artis dan praktisi hukum, antara lain Nurul Arifin dan
>  Ketua PBHI Jhonson Panjaitan, pada pertemuan dengan Kapolda Metro
>  Jaya, Irjen Pol Firman Gani, di ruang kerja Kapolda, Jumat (28/4)
>  siang.


>  Perlindungan

>  Menurut Yeni, pokok kehadirannya bersama anggota ABTI selain
>  mendesak pimpinan Polda untuk tidak ragu memanggil, memeriksa,
>  hingga mengambil langkah hukum terhadap massa yang terbukti
>  bertindak anarkis juga minta perlindungan soal ancaman teror itu.

>  Fakta adanya ancaman dari massa di Ibukota akan "menyerang" orang-
>  orang yang menolak RUU APP adalah kategori tindakan main hakim
>  sendiri.

>  Yeni mengatakan, soal perbedaan pendapat dalam RUU tersebut, adalah
>  wajar dan jangan segan diperdebatkan.

>  Sedangkan Nurul Arifin menyatakan prihatin atas ulah berlebihan dari
>  kelompok yang berunjuk rasa di rumah penyanyi dangdut, Inul
>  Daratista, di kawasan Pondok Indah Jakarta Selatan.

>  Pengunjuk rasa tersebut, dinilai sudah berlebihan dengan menumbuhkan
>  ketakutan lingkungan. Mereka mendatangi rumah penyanyi asal Jember,
>  Jawa Timur tersebut, dengan cara-cara yang menakutkan.

>  Menurut Nurul, maraknya aksi unjuk rasa anarkis di Ibukota adalah
>  wajar menimbulkan rasa tidak aman dan nyaman di lingkungan.
>  Mengantisipasi kerawanan lingkungan itu, petugas jangan segan
>  mengambil tindakan tegas.

>  Menanggapi keluhan dan pengaduan anggota ABTI, Kapolda Metro Irjen
>  Pol Firman Gani mengatakan, pengamanan lingkungan, apalagi terkait
>  pengumpulan massa seperti gelar unjuk rasa yang dikhawatirkan
>  menimbulkan kerawanan lingkungan, adalah kewajiban petugas untuk
>  melakukan pengamanan maksimal.

>  Di tempat terpisah, Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso, menyayangkan
>  tindakan FBR yang mengintimidasi beberapa tokoh masyarakat dan
>  selebritis yang menjadi peserta pawai budaya menolak RUU
>  Antipornografi dan Pornoaksi.

>  Menurut dia, FBR tidak berhak melarang masyarakat menyampaikan
>  aspirasi, apalagi sampai mengancam mengusir seseorang dari wilayah
>  Ibukota, termasuk Inul Dasatista. [J-9/G-5]






>     
>
>   ***************************************************************************
>  Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
>  ***************************************************************************
>  __________________________________________________________________________
>  Mohon Perhatian:

>  1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
>  2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
>  3. Reading only, http://dear.to/ppi
>  4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
>  5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
>  6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
>  
>
>              
>
>         SPONSORED LINKS  
>                                                     Cultural diversity                                       Indonesian languages                                       Indonesian language learn   
>                                                                 Indonesian language course                                                 
>      
> ---------------------------------
>    YAHOO! GROUPS LINKS

>    
>     Visit your group "ppiindia" on the web.
>    
>     To unsubscribe from this group, send an email to:
>  [EMAIL PROTECTED]
>    
>     Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.

>    
> ---------------------------------


>     
>
>                  
> ---------------------------------
> Yahoo! Mail goes everywhere you do.  Get it on your phone.
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
>
>
>
> ***************************************************************************
> Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
> ***************************************************************************
> __________________________________________________________________________
> Mohon Perhatian:
>
> 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
> 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
> 3. Reading only, http://dear.to/ppi
> 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
> 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
> 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]

> Yahoo! Groups Links
>
>
>




***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]




SPONSORED LINKS
Cultural diversity Indonesian languages Indonesian language learn
Indonesian language course


YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke