--- In [email protected], "Samsul Bachri" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Maaf Bung Danar, saya ikut nimbrung. AGAMA TIDAK SAMA. Kalau sama
kenapa
> Anda tidak masuk Islam saja? Heheheh.........

DH: Ha ha ha ini gampang mas. Kita masuk toko pakaian. Isinya macam
macam, warnanya dan bahannya. Mungkin kualitas dan harganya beda
beda, tapi tujuannya semua sama, menjadi busana. nah, yang keluar
dari toko pakaian itu kan memilih baju berbeda, walau semua membeli
busana, ya kan?

Yang beda dalam agama kan bukan isinya, yakni memuja sang Pencipta
kan? tapi ritualnya. Misale saya suka agama dimana saya bedoa dalam
bahasa saya, dan saya tak percaya ada makanan yang haram. Saya tak
suka aturan busana, yang penting susila dan sopan, tak melecehkan
siapa siapa. Misalnya. Ya agama itulah yang saya pilih, gitu lho.

Kayak kecap, kan ada yang rasanya begini ada yang begitu. tapi
fungsinya sama kan? untuk meng-kecapi..ya kan?

salam

danardono










***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]




SPONSORED LINKS
Cultural diversity Indonesian languages Indonesian language learn
Indonesian language course


YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke