Tetapi tidak hanya Pram saja yang harus menanggung (dan juga bukan pengecualian) terhadap bentuk-bentuk pengabaian yang dipraksiskan secara permanen oleh negara, tetapi ini telah menjadi pertanggungan bagi kita bersama, yang mana Pram sendiri telah menorehkan nilai-nilai kesadarannya untuk dijadikan sebagai alat pencerahan lebih lanjut bagi manusia dan untuk perkembangan sejarahnya. Mungkin beberapa sastrawan yang memiliki garis rasio yang bertentangan (saya tidak akan menyebutnya perbedaan) dengan Pram, akan mencoba mengritiknya (terkadang) secara emosional, sinis, reaktif, ataupun karena suatu kenihilan pada pemahamannya; dan hal itupun tidak dapat disalahkan bagi suatu pembenaran kebebasan berpikir, tetapi yang lebih tepatnya adalah kemelekatan terhadap penolakan ide-ide yang didasarkan pada kontradiksi antar ide yang telah dibumikan kepada masyarakat umum melalui sistem yang telah bergerak mapan. Zaman hanyalah pertanda tegas pada suatu batasan tipis antara waktu dan
perkembangan peradaban manusia, tetapi nilai-nilai yang ada pada manusia dan sastranya akan selalu berada pada ruang yang telah dikondisikan sebelum atau sesudahnya, terutama dalam bentuk yang bergerak maju tanpa terprediksi secara rinci. Dan Pram sendiri telah menuntaskan pergulatannya untuk menghadirkan suatu bangunan bagi generasi selanjutnya dengan baik.
Lalu di republik ini, ternyata nilai-nilai itu tak ubahnya sebagai komoditas formal, yang mana beragam bentuk praksis pengabaian akan ditampilkan lebih sempurna, terlegalisasi, walaupun seringkali despotik seiring dengan pembentukan sejarahnya. Dan kematian itu sendiri selalu diporsikan dengan penegasan kepada kebencian berlatar ideologis ataupun sentimen sarkastik kepada sejumlah individu ataupun beberapa komunitas, sedangkan realita hanyalah pembahasan dalam beberapa perdebatan kecil oleh kaum teknodemokratik dilingkaran elit ataupun sebagai bahan publisitas media. Terlebih dari itu, hanyalah suatu bentuk legitimasi kepada mimpi-mimpi dalam bingkai relasi masyarakat dan negara yang diikat oleh satu azas negara yang cenderung jargonik semata.
Kepergian Pram tidak hanya meninggalkan nilai-nilai untuk diteruskan oleh generasi selanjutnya, karena jika hanya nilai-nilai tentunya itu akan mereproduksi generasi yang absurd dalam menggumuli realitasnya; tetapi yang terutama adalah menjadikan generasi selanjutnya mempraksiskan apa yang akan menjadi sasaran bagi sejarah itu sendiri bersamaan dengan perkembangan masyarakatnya. Pram beserta karya-karya besarnya, telah memulai suatu rekonstruksi alam kesadaran berpikir manusia untuk berpraksis menuju sasaran bagi perkembangan sejarah! Negara (republik ini) yang selama ini telah mengabaikannya, hanyalah rentang dari kesejarahan eksploitasi manusia, dan Pram telah memulai untuk menciptakan sasaran sejarah pembebasan manusia. Selamat Jalan Pramoedya Ananta Toer! *** (selesai)
Mei 2006, Leonowens SP
---------------------------------
Talk is cheap. Use Yahoo! Messenger to make PC-to-Phone calls. Great rates starting at 1¢/min.
[Non-text portions of this message have been removed]
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
SPONSORED LINKS
| Cultural diversity | Indonesian languages | Indonesian language learn |
| Indonesian language course |
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "ppiindia" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.

