ah gak usah2 de ngomongin terlalu jauh tentang agama2
negara itu...
pikir paling simpel adalah, apakah dengan adanya buku ini bisa
mengganti ideologi orang2 kristen...
apakah dgn adanya buku ini bisa membuat indonesia terlepas
dari koloni negara2 kafir (kristen dan yg non islam lain)?
apakah indonesia bisa membayar hutang2nya kepada negara2
kafir pemuja Isa (yg tidak akan turun di akhir jaman?)

bangsa2 yg cerdas dan bisa menjadi role model adalah
negara2 yg tidak memasukkan agamanya terlalu banyak dalam
kehidupan duniawi, sehingga bisa berpikir progresif dan
mapan...bahkan bisa menjajah negara2 lain yg hobinya
memimpin dgn basis 1 agama.

sorry om danar, di australia itu saat ini masih ada kira2 30.000
mahasiswa indonesia (belum termasuk yg sudah pindah
kewarganegaraan dan non akademisi)...
jadi bukan ratusan ribu.hehehe...
tapi kalau di US, jumlah itu sudah berlipatganda...





--- In [email protected], "RM Danardono HADINOTO"
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Lha bangsa bangsa yang cerdas, dan berhasil memakmurkan
negaranya,
> menjadi tolok ukur, seperti Jepang, Jerman, Tiongkok, Taiwan,
> Singapura, US, Swiss, Austria, pilih Kitab suci apa ya?
>
> Lalu bangsa bangsa amburadul yang keteteran, yang
rakyatnya tiap
> hari ratusan ribu lari mengungsi kenegara maju, itu pilih buku
suci
> apa ya?
>
>
> Bangsa yang mampu menciptakan computer dan barang
tekhnology canggih
> pilih Kitab apa ya?
>
> bangsa yang hanya mampu membuat pacul, pilih Kitab apa
ya?
>
> Kita tinggal ambil suri tauladan to?
>
> Salam
>
> danardono
>






***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]




SPONSORED LINKS
Cultural diversity Indonesian languages Indonesian language learn
Indonesian language course


YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke