kaum muslim kita mau saja melakukan poligami, mau saja hak wanita dibedakan
dengan lelaki (hanya separuhnya), yang kristen, hindu, budha, kepercayaan,
dan lainnya juga mau saja dijadikan dzimmi. pun kalau mau melaporkan
perkosaan harus menghadirkan 4 saksi lelaki yg melihat dengan mata secara
jelas ketika organ kelamin lelaki memasuki organ kelamin wanita. mungkin
nanti kita makin cerdas sehingga kalau ke warung wanita harus dikawal
mahrom, sekolah disuruh cuma bidang pendidikan dan kedokteran saja, dan
nanti wanita dilarang punya sim, dilarang ikut pemilu, supaya aman.
beda memang kondisinya dengan kaum muslim di tunisia. mereka disana tidak
cerdas.
kalau melihat http://masarcon.multiply.com/journal/item/24 kita akan tahu
bahwa
Ada yang menarik dari buku kang Sigit Susanto a.k.a kang Bondet, cerita
perjalannnya tentang Tunisia. Sebuah negeri di afika utara, dengan penduduk
90 persen muslim.
halaman 145-146
Bila kutengok ulang sejarah negeri ini, kaum muslimah (perempuan) seharusnya
banyak berterimakasih pada presiden Bourguiba yang telah membuat undang
undang perkawinan Code du Statut Personal yang berbunyi :
1. menghilangkan sistem poligami
2. dalam perkawinan, perempuan punya hak mutlak untuk menentukan
pilihannya, bukan dari orang tua
3. perceraian bukan dari keputusan sepihak suami saja, melainkan dari
keputusan bersama
Menurut statistik, pendidikan bagi kaum muslimah juga sangat menonjol. Ini
terbukti dari 70.000 mahasiswa di enam universitas, 40% nya adalah kaum
muslimah. Bahkan setiap lima tenaga kerja Tunisia, selalu terdapat seorang
pekerja perempuan.
yang di tunisia ini mungkin menurut mas rades W termasuk yang tidak cerdas.
:D
salam,
Ari Condro
On 5/15/06, Rades W <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Alhamdulillah ummat sudah mulai sadar dan mengimplementasikan ajaran agama
> pada kehidupan bernegara. Ini salah satu hikmah otonomi, dimana masyarakat
> berhak mengatur dirinya sendiri sesuai dengan kultur dan aspirasinya
> masing2.
>
> Ini bukti bahwa ajaran dan paham2 barat tidak cocok bagi masyarakat
> Indonesia yang telah ditindas dan dibodohi selama puluhan tahun belakangan
> ini. Rakyat kita sekarang udah cerdas, bisa mengatur dan membangun
> lingkungan mereka sesuai dengan hati nuraninya.
>
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
>
>
> ***************************************************************************
> Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia
> yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
> http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
>
> ***************************************************************************
> __________________________________________________________________________
> Mohon Perhatian:
>
> 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
> 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
> 3. Reading only, http://dear.to/ppi
> 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
> 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
> 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
>
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
>
>
[Non-text portions of this message have been removed]
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
SPONSORED LINKS
| Cultural diversity | Indonesian languages | Indonesian language learn |
| Indonesian language course |
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "ppiindia" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.

