--- In [email protected], "Alvin Daniel" <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:
>
> kasian yah wanita2 di timteng sana...
> atau karena wanita dari dulunya di arab gak pernah bisa jadi
> role model?
> di indonesia masih bnyk wanita2 perkasa, contohnya kartini, cut
> nyak dien, megawati, inul, dll...
> hehehe...
>
> ya beruntunglah jadi wanita indonesia!!
> egalite, fraternite, liberte!
>
>


Tergantung zamannya kali ya..
Rasanya di zaman Nabi dan 4 sahabat, cukup banyak wanita yang menjadi
tokoh. Sahabat2 Nabi belajar dan bertanya pada istri2 Nabi. Fatimah
r.a. pun cukup ngetop.
Entah kenapa, makin kesini kayaknya makin pengen mengembalikan wanita
ke zaman sebelum Nabi :(

Saya punya pertanyaan tapi tidak tau jawaban pastinya. Mungkin ada
yang bisa membantu.
Apakah ada Nabi MELARANG wanita2 berpakaian tidak sesuai dg syariat?
Adakah Nabi pernah menghukum mereka pada saat Beliau menjadi pemimpin?

Karena setahu saya, Nabi menghimbau wanita muslim berpakaian yang
baik. Juga menyuruh pria muslim menahan pandangannya (tidak
jelalatan). Menyuruh kaum muslim menjaga dirinya dan keluarganya.
Tapi tidak memaksa orang lain berpakaian dan beradab supaya kita
"selamat".

Juga ada hadits dimana Nabi mengecam wanita2 yang berhias/berpakaian
tidak sopan (spt telanjang) dan menasihati spy bertingkah laku yg
sopan. Nah ada kecaman dan nasihat untuk tidak melakukan hal spt itu
artinya keadaan seperti itu (tetap) terjadi kan?
Kalau mau pake cara Indonesia sekarang ya maen larang dan hukum aja...

Am I wrong? Karena pengetahuan saya juga terbatas sekali, kalau ada
yang berkenan menjelaskan, terima kasih banyak.


salam

fau
balik kerja ah...






***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]




YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke