(Pengantar buat Mahathir Muhamad)
Aburizal Bakrie
Menko Kesra RI
Seminar Hipmi, Shangri-La Hotel
Jakarta, 4 Mei 2006
Pak Mahathir Muhamad yang saya hormari
Sdr. Sandi Uno dan seluruh jajaran Pengurus HIPMI yang berbahagia
Hadirin dan para undangan yang terhormat.
Assalamu alaikum Wr Wb
Salam sejahtera buat kita semua
Pertama-tama saya ingin mengungkapkan terima kasih dan kebanggaan saya
atas acara yang penting dan menarik ini. Hipmi, sebagai himpunan pengusaha
muda Indonesia, telah berhasil menjaga eksistensinya dengan baik dan pada
pagi yang berbahagia ini menyelenggarakan sebuah acara dengan tema
"nasionalisme dan globalisasi".
Tema ini memang mencerminkan salah satu problematika terpenting yang
tengah dihadapi bukan saja oleh Indonesia, tetapi juga oleh bangsa-bangsa
lainnya di dunia ini. Sebagai salah seseorang yang pernah terlibat dalam
Hipmi beberapa dekade silam, saya turut merasa bangga bahwa pengurus Hipmi
yang sekarang tetap terus memperhatikan persoalan-persoalan bangsa sambil
terus memperjuangkan dan melahirkan enterpreneur-enterpreneur muda yang
handal.
Selain itu, pada kesempatan ini saya juga ingin meyampaikan penghargaan
dan kebanggaan saya bahwa Hipmi berhasil mengundang Bapak Mahathir
Mohamad untuk mengulas dan membicarakan tema penting tsb.
Tidak mudah mengundang seorang pelaku sejarah, tokoh yang mengubah negrinya
dan meletakkan dasar-dasar yang kokoh bagi kemajuan Malaysia di masa-masa
depan.
Kesediaan Pak Mahathir untuk berdialog bersama kita pada pagi yang
berbahagia ini adalah cerminan dari jiwa yang besar, keakraban serta rasa
keakraban beliau yang mendalam terhadap Indonesia.
Pak Mahathir telah memimpin Malaysia dengan kearifan, keberanian dan
kemampuan untuk melakukan terobosan-terobosan ekonomi sambil tetap menjaga
keseimbangan politik selama dua dekade terus menerus. Hasilnya adalah
sesuatu yang sangat fantastis: Malaysia tumbuh dan berkembang menjadi salah
satu negeri yang dapat dibanggakan di Asia.
Keberhasilan yang membanggakan itu adalah sumber inspirasi, bukan hanya
buat generasi muda Malaysia, melainkan juga generasi muda di negeri kita.
Indonesia masih perlu banyak belajar, dan Pak Mahathir adalah salah seorang
yang paling tepat untuk berdialog dan menjelaskan pada kita bagaimana suatu
negeri dapat dipicu untuk maju dan membuka diri, sambil terus mempertahankan
identitas, jati diri dan kebanggaannya.
Saudara-saudara yang saya muliakan,
Banyak hal yang dapat kita pelajari lebih jauh dari Pak Mahathir. Dengan
piawai beliau telah mengkombinasikan retorika nasionalisme dan proses
keterbukaan ekonomi. Beliau meramu retorika dan politik ekonomi di satu
pihak, dengan dorongan bagi investasi asing serta praktek keterbukaan
ekonomi di pihak lain, sehingga Malaysia dapat menjaga keseimbangan yang
pas antara perasaan nasionalisme yang kuat tetapi pada saat yang sama
nasionalisme ini bukanlah menjadi kekuatan negatif dan dekstruktif dalam
proses investasi, perdagangan dan pertumbuhan ekonomi. Di sinilah terletak
salah satu kepiawaian kepemimpinan Pak Mahathir.
Indonesia perlu belajar banyak dalam hal tsb. Kita masih harus memicu
pertumbuhan ekonomi lebih tinggi lagi. Kita harus membangun infrastruktur,
sekolah, rumah sakit, puskesmas dsb. Kita juga harus mengubah orientasi
pembanguna dengan fokus pada pembangunan manusia Indonesia.
Singkatnya, kita menghadapi berbagai persoalan mendesak yang membutuhkan
langkah-langkah besar dan berani, termasuk dalam menangani serta mengelola
konsekuensi dari perubahan cepat, proses demokratisasi dan desentralisasi,
serta hubungan-hubungan antar daerah, antar suku dan antar agama yang sangat
dinamis.
Selain itu, kini telah muncul kembali suara-suara nasionalisme sempit,
hiruk-pikuk dan gejolak perburuhan dan beragam soal lainnya, yang
mengingatkan kita pada suasana di tahun 1950-an dan 1960-an.
Semua ini membutuhkan respon yang cepat, efektif dan pas.
Indonesia tidak boleh melangkah mundur namun kita juga harus menentukan
formula-formula baru bagaimana menjawab tantangan-tantangan yang muncul
saat itu tidak menggunakan cara-cara lama, tetapi dengan menggunakan
cara-cara yang kreatif, cerdas dan demokratis.
Tanpa menemukan formula-formula baru tsb, saya khawatir bahwa di
masa-masa depan proses perdagangan akan semakin sulit, investasi baru
terhambat, serta dunia industri akam terus bergejolak tanpa kepastian, dan
pada akhirnya tingkat kesejahteraan rakyat yang akan menurun.
Saya percaya bahwa Saudara-saudara di Hipmi telah menyadari
persoalan-persoalan besar tsb. Saya juga percaya bahwa saudara-saudara
sebagai generasi muda akan menjadi tokoh-tokoh terdepan dalam mencari dan
menemukan formula-formula tsb.
Indonesia membutuhkan munculnya tokoh-tokoh muda, dengan kesegaran,
optimisme dan keberanian untuk menghadapi masa depan berikut tantangannya.
Masa depan Indonesia berada di tangan saudara-saudara dan saya yakin bahwa
Saudara-saudara akan menggunakanlah kesempatan serta kemampuan yang ada
untuk mewujudkan Indonesia yang lebih baik di masa mendatang.
Untuk itu pada kesempatan yang berbahagia ini, sekali lagi saya ingin
mengucapkan terima kasih dan kebanggan saya atas acara dengan pilihan tema
serta pembicara yang sangat tepat. Dari Pak Mahathir saya yakin kita akan
mendapatkan ide-ide segar, kearifan dan ilmu kepemimpinan, serta pelajaran
dan gambaran visi masa depan yang cemerlang.
Demikianlah pengantar singkat saya. Selamat berdiskusi. Terima kasih.
Wabillahi taufik walhidayah
Wassalamu alaikum Wr Wb
--
----------------------------------------
I am using the free version of SPAMfighter for private users.
It has removed 524 spam emails to date.
Paying users do not have this message in their emails.
Get the free SPAMfighter here: http://www.spamfighter.com/len
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
SPONSORED LINKS
| Cultural diversity | Indonesian languages | Indonesian language learn |
| Indonesian language course |
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "ppiindia" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.

