AD: masih banyak yg sontoloyo, apalagi bagi mereka2 yg
memang selalu membawa2 bendera agama sambil merusak
fasilitas umum, mengancam orang2 yg berbeda pendapat, serta
memaksakan orang lain agar setuju dengan filosofi
agamanya...itu juga sontoloyo.

banyak islam yg anti-sontoloyo, yaitu bagi mereka2 muslim yg
bisa sekolah tinggi, banyak bergaul dgn orang lain (non islam),
dan juga yg mau belajar banyak dari sejarah dunia...alias islam
moderat/ reformis.
sialnya, islam yg anti-sontoloyo ini sering kalah secara fisik oleh
pihak yg sontoloyo, apa boleh buat memang si sintoloyo ini
jumlahnya banyak dari desa sampai ke kota.
dan juga si sontoloyo itu selalu memakai fisik untuk
berargumen, bila sudah kalah beropini mereka pasti
mengancam dan merusak...

kalau mau jadi islam yg anti-sontoloyo, belajarlah dari Turki yg
minggu lalu meperingati hari berdirinya Negara Sekular Islam
Turki untuk kesekian tahunnya...

ayo tinggalkan ke-sontoloyo-an...



--- In [email protected], Robertus Budiarto
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> TEMPO edisi. 13/XXXV/22 - 28 Mei 2006
>   Islam Sontoloyo  A. Suryana Sudrajat
>   ·  Mahasiswa Sejarah dan Peradaban Islam pada Program
Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta.
>  


>   Anda mungkin bertanya: sudah enam dasawarsa lebih
sekarang sejak BK mewacanakan Islam sontoloyo. Bolehlah
dipastikan sebagian dari aspek-aspek kesontoloyoan yang
diungkap BK itu sudah menguap dari alam pikiran dan jiwa
kaum muslimin. Anak-anak muda banyak yang berpikiran maju,
pesantren sudah memodernisasi diri, para santri tidak melulu
sibuk dengan ibadah ritual, melainkan menyebar ke segala
lapang kehidupan, bahkan sempat ada yang jadi pre-siden,
seperti BK, meskipun sebentar. Jadi, adakah kini yang disebut
Islam sontoloyo itu?

>   Kalaulah kita berpegang pada kamus bahwa sontoloyo
berarti bodoh, konyol, atawa tidak beres, terus terang saja
ja-wabnya ada dan banyak. Lihatlah bagaimana kaum birokrat,
para elite militer, para pemimpin partai, atau para pedagang
besar, yang berlindung di balik kedamaian agama, dan mencari
penyelamatan diri melalui ritual, sementara tidak peduli, atau
tidak mau tahu, bahwa mereka korup, suka merampas, atau
mengompas kawan sendiri, atau tutup mata terhadap berbagai
kejahatan dan keculasan di sekitar mereka.
>   
>   Mereka mengira sudah menjadi mukmin hanya dengan
berzikir, salat, naik haji, sedekah, menangis-nangis di layar TV,
atau merusak papan reklame bir dan tempat hiburan. Lalu, ada
juga yang ingin mengembalikan tata pemerintahan ke zaman
lampau, menerapkan syariat dengan hukum-hukum pada abad
ke-7 Masehi, tanpa bersedia memahami keadaan sekeliling.
Ada lagi yang memanipulasi simbol-simbol keagamaan untuk
kepentingan politik, sementara antidemokrasi, tidak
menghormati hak asasi manusia, berjihad secara ngawur. Ada
yang memperdagangkan kegiatan keagamaan, ada yang
dengan bangga main bom dan membunuhi orang-orang. Jadi,
seperti kata BK dulu, insaflah bahwa "Islamnya kita masih Islam
sontoloyo".
>   
>  
http://www.tempointeraktif.com/hg/mbmtempo/arsip/2006/05/22/
KL/mbm.20060522.kl2.id.html
>   
>
>            
> ---------------------------------
> Ring'em or ping'em. Make  PC-to-phone calls as low as
1¢/min with Yahoo! Messenger with Voice.
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>






***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]




SPONSORED LINKS
Cultural diversity Indonesian languages Indonesian language learn
Indonesian language course


YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke