Kesalahan fatal Rakyat Merdeka: "Makam Bu Tien"
  
  Rakyat Merdeka (RM) edisi hari ini (Senin, 22 Mei 2006) melakukan
kesalahan fatal terkait berita tentang Soeharto di halaman depan
dengan tajuk "Soeharto didoakan dari makam Bu Tien".
  
  RM menulis:
  
  Sebanyak 600 orang mendoakan Soeharto dari Makam Ibu Tien di Kalitan,
Solo, kemarin. Memperingati meninggalnya Soeharto, ratusan warga
Kampung Kalitan, Penumping, Laweyan, Solo menggelar doa bersama. Acara
ini dihelat untuk mendoakan almarhumah bekas ibu negara itu. Selain
memperingati meninggalnya Ibu Tien, doa di Pendopo Ndalem Kalitan itu
juga ditujukan untuk kesembuhan.
  
  Saya sudah lama tak berkunjung ke Solo, tapi saya masih ingat bahwa
Ndalem Kalitan bukanlah makam Bu Tien Soeharto. Itu adalah rumah tua
bergaya joglo di pusat kota Solo yang dulu dibeli keluarga Soeharto
lalu dipoles habis-habisan agar layak disinggahi. Probosutedjo juga
melakukan langkah serupa dengan membeli rumah tua dekat Kraton Jogja
lalu dirombak ulang. Sedangkan Sudwikatmono lebih memilih membangun
rumah baru bergaya joglo di kawasan Timoho, dekat kediaman Ibu
Soedirman.
  
  Keberadaan Ndalem Kalitan juga ingin dijadikan penanda bahwa darah birunya Bu Tien cukup kental. Sedangkan makam Bu Tien setahu saya berlokasi
di Bukit Mangadeg, berlokasi tepat di tepi jalan raya menuju ke kawasan wisata Tawangmangu (masuk wilayah Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah). Mohon diluruskan kalau keliru. Dulu semasa SMA, kalau ada acara  pendakian ke Gunung Lawu saya dan rombongan pecinta alam selalu melewati bukit itu.
  
  Apabila Soeharto meninggal dunia, ada kemungkinan akan disemayamkan
di Ndalem Kalitan terlebih dulu sebelum dibawa ke Mangadeg. Mohon
redaksi RM dapat meralatnya agar tak membingungkan para pembaca.
 
Salam dari pembaca setia RM,
 
Radityo Djadjoeri
Jakarta
e: [EMAIL PROTECTED]

           
---------------------------------
How low will we go? Check out Yahoo! Messenger’s low  PC-to-Phone call rates.

[Non-text portions of this message have been removed]



***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]




SPONSORED LINKS
Cultural diversity Indonesian languages Indonesian language learn
Indonesian language course


YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke