http://www.jurnalperempuan.com/yjp.jpo/?act=berita%7C-611%7CP
Senin, 22 Mei 2006
Patriakhi Menciptakan Industrialisasi Tubuh Perempuan
Jurnalis Kontributor: Latifah
Jurnalperempuan.com-Yogyakarta. Dari segi psikologis, permainan hasrat dan 
kebutuhan selalu digunakan oleh kapitalisme. Mesin hasrat itu terus diciptakan 
menuju sesuatu mitos yang tidak disadari perempuan, misalnya mitos perempuan 
makin tua makin tidak menarik. Dalam hal ini, tubuh selalu dijadikan sebagai 
kriteria utama,” ujar Ch. Siwi Handayani, penulis buku Penghibur(an) yang 
diterbitkan oleh Kanisius. Berdasarkan buku yang ditulisnya itulah 
diselenggarakan acara diskusi Industrialisasi Tubuh dan Perempuan yang diadakan 
pada Kamis (18/5) di Perpustakaan Sekolah Pascasarjana UGM. 

Untuk menghadapi indutrialisasi atas tubuh perempuan, Siwi berpendapat bahwa 
bila perempuan mau berdaya, perempuan harus kritis, berani berhadapan dengan 
realitas dan menggunakan kriteria lain. Di samping itu, kajian-kajian kritis 
setidaknya bisa menjadi catatan kritis dan membangkitkan kesadaran di antara 
kita. 

Nasikun memulai refleksi kritisnya atas industrialisasi tubuh perempuan dengan 
bertanya, “Mengapa bukan industrialisasi (tubuh) laki-laki? Para ahli sejarah 
tentang tubuh, seperti yang dikemukakan Ira Livingston, pada era pra-modern 
tidak dikenal perbedaan “kategoris” antara tubuh laki-laki dan tubuh perempuan. 
Baru pada era modern, terutama sejak abad 18 dan 19, masyarakat Barat mengenal 
adanya perbedaan kategoris tersebut. Di samping itu, Maria Mies berpendapat 
bahwa pada era pra-sejarah, kita belum mengenal sistem pembagian kerja seksual 
dan sistem patriarki. Baru di era sejarah, yaitu saat kelahiran kapitalisme dan 
konsep hak pemilikan privat, kita mengenal terjadinya “kolonisasi” perempuan 
yang melahirkan fenomena kesenjangan dan diskriminasi gender. Pendapat Maria 
Mies yang mengikuti tesis Frederic Engels tersebut merupakan penjelasan paling 
radikal dan revolusioner tentang sumber terjadinya sistem pembagian kerja 
seksual. 

Selain kedua teori tersebut, Nasikun juga menjelaskan kelahiran patriarkhi 
berdasarkan sosio-biologi, psikoanalisis Eric From, dan teori Lenski tentang 
pengaruh peran teknologi. “Menurut hemat saya, kesahihan penjelasan teoritis 
tentang sistem pembagian kerja seksual kapitalis dan patriarkis yang ada saat 
ini menuntut kesediaan kita untuk menghindarkan diri dari kecenderungan 
konvensional kita untuk menggunakan pilihan monisme perspektif teoritis, dan 
sebaliknya memilih penggunaan pluralisme teoritis,” papar Nasikun. Ia juga 
berpendapat bahwa kontribusi penjelasan teori pasca-kolonial harus diapresiasi, 
terutama karena kontribusinya bahwa betapa pun lemahnya posisi perempuan di 
dalam sistem pembagian kerja seksual kapitalis dan patriarkhis, perempuan sama 
sekali bukan merupakan pelaku yang robotik dan tidak berdaya.* 




------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Home is just a click away.  Make Yahoo! your home page now.
http://us.click.yahoo.com/DHchtC/3FxNAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke