> >
> > --- In [email protected], aris solikhah
> > <fm_solihah@> wrote:
> > >
> > > Dear All,
> > >   Sejak awal postingan milis dari Gusdur, saya telah
menaruh
> > curiga. AKan kebiasaan Gusdur yang sering mengeluarkan
> > statement yang membuat suasana runyam. Kenyataannya
aksi
> > pengusiran itu tidak ada. Panitialah yang menghentikan
> > kegiatan tersebut ketika melihat situasi dikhawatirkan tak
> > terkendali. Di sini media masa sangat berperan, mereka
> > memuat pernyataan dari seseorang dan bukan langsung
dari
> > faktanya. Bagi saya, ini bukan sekali dua kali. Ketika
membuat
> > rilis IPB pun wartawan kadang suka memplintir rilis yang kita
> > buat. ATau membuat pilihan kata yang kelihatan bombastis. 
> > Tanpa memikirkan dampaknya. Saya sendiri memahami hal 
> > itu...
> >
> > AD: gusdur sering nyeleneh? itu betul...
> > tapi apakah dengan alasan nyeleneh, ngocol, dan ngeyel itu
> > bisa dijadikan 'restu' untuk mengusir dan merusak?
> > apa gusdur pernah memaksakan nilai2 ideologinya ke
orang
> > lain yg tidak sealiran?
> > ris, kamu sudah pasti tahu bahwa media massa selalu
> > berpihak ke pemilik modal.
> > dan pemilik modal membenci 'mereka mereka' yg sering
> > membelenggu kebebasan berexpresi, salah satunya
kawan2
> > mu di FPI...
> > di amerika ada FoxTV yg merupakan propaganda suara
Bush
> > (Republik).
> > di indonesia ada Republika, yg merupakan propaganda
> > beberapa kaum muslimin.
> > berita seperti apa yg harus disajikan ke publik? versi SIAPA
yg
> > mau ditampakkan?
> > bukankan setiap koran juga mempunyai taktik sendiri dlm
> > membuat berita?
>
> Lina: Sebaiknya, kita melihat kasus per kasus. Yang lagi
dicermati
> sekarang adalah kasus GD dan FPI pada acara diskusi "lintas
> agama..." tsb. Iya kan? Pada kasus ini ada pengrusakan gak?
kalo gak
> ada, berarti Alvin telah membuat tuduhan baru! Ada
pengusiran gak?
> Kalo gak ada berarti Alvin dah ikut terprovokasi koran2 yang
pemilik
> modalnya membenci suatu aliran.
>
> Maksute: FPI membuat kerusakan ada pada kasus lain, bukan
kasus GD
> ini.
>
> Herannya kenapa polisi or aparatur hukum gak bertindak
terhadap FPI,
> gitu llloh! JIL, GD..or semua yang ingin FPI
dihapuskan...dateng aja
> ke polisi and bawa bukti...:-).


AD: eyang putri, bukan saya langsung ter-provokasi oleh
mereka.
tapi lihat donk bu, minggu lalu di tv global ada tayangan antek2
FPI yg campur aduk oleh antek HTI dan MMI di purwakarta yg
menjebol pagar tempat gusdur dkk lagi seminar itu....emang
diperbolehkan ya kayak gitu?
polisi aja pada bloon, melempem kayak pangsit masuk angin!
saya gak menuduh bu, mungkin dikau aja gak liat di tipi ada
preman2 FPI itu sedang rame2 merusak pagar bangunan smp
roboh reyot...dan di baju mereka ada badge 'FPI'.
orang2 PDIP dan NU udah dateng kok ke Polri bawa bukti
tentang aksi anarkisme FPI hari itu...tapi ya kalo polisinya takut,
FPI tetep aja aman...kalo polisi gak bertindak, maka pendukung
gudur dan musuh FPI akan bertindak dengan gaya FPI
juga...impas kan?
>
> >
> > >   
> > >   Menyedihkan FPI dan Garda Bangsa seperti teradu
domba,
> > hanya karena tuduhan Gusdur . Sama-sama muslim, tidak
> > melakukan cek and ricek terlebih dahulu. Alangkah
bagusnya
> > FPI, FUI dan MMI membuat conference press seperti HTI.
BUkan
> > aksi kekerasan untuk meredam tuduhan.
Sesungguhnya..Fitnah
> > lebih kejam dari pembunuhan.  Fitnah baik berupa ucapan
atau
> > tulisan.....
> > >   
> >
> > AD: mereka memang teradu domba.
> > tetapi lihat dulu kenyataan di lapangan, FPI itu sudah bikin
muak
> > muak dan muak masyarakat yg melihatnya.
> > mereka kelompok pengangguran MARGINAL yg tersingkir
dari
> > lingkungan sosial politik yg akhirnya melakukan desperation
> > move ketengah2 masyarakat untuk membuat kehadiran
mereka
> > diakui...apa kontribusi mereka di indonesia? mereka
merusuh!
> > lihat bencana di Aceh dan Bantul? ada FPI gak moenolong?
ada
> > FPI gak menggalang bantuan? toh yg kena juga sesama
> > muslim.> mereka ingin diakui.
> > itu saja.> dan kurang ajarnya, mereka pakai agama biar
terlihat
> BERSIH.> kalau soal HTI dan FUI saya kurang tahu, tapi yg
pasti ada
> > kesamaan agenda di antara mereka meskipun aplikasi
> > perjuangannya berbeda.
> >
> > kita tunggu saja, nanti juga lama2 mereka kompak dan
sama
> > brutalnya...saat ini mungkin hanya FPI yg kena sorotan.
> >
> Lina: Kalo saya sih termasuk masyarakat yg gak muak-muak
amat, malah
> geli-geli aja melihat tingkah FPI, yang mengambil tugas polisi.
Itu
> kontribusi mereka, menjadi polisi yang underbow (?)
>
> Tapi memang harus ada yang mengingatkan FPI. Makanya,
buat saya
> bagus2 aja ada JIL or orang semacam GD yang menjadi
sparing
> partnernya FPI. Teringat akan Islam warna-warni.
>
> wassalam,

AD: nah saat ini memang FPI perlu diingatkan dgn gaya anarkis
juga biar kapok...
fight fire with fire...
seharusnya FPI dijeblosin di Guantanamo Bay biar tau rasanya
diteror dan biar kapok untuk tidak menteror orang lain...
>






***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]




SPONSORED LINKS
Cultural diversity Indonesian languages Indonesian language learn
Indonesian language course


YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke