--- In [email protected], aris solikhah <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:
>
> YTC kawana-kawanku di milis PPIINDIA,
>   
>   Begitulah maksud saya..tak bisakah kita mencari hikmah dari
sebuah peristiwa alam buat diri kita sendiri? Hikmah yang kemudian
memperkaya hidup kita yang masih hidup untuk lebih berhati-hati
dalam bersikap dan membantu saudara-saudara kita.
>   Sulit memisahkan setiap kejadian dengan keimanan saya.  Ini
adalah hal yang alami.
>   
>   Misalnya kemarin saya sakit, saya berpikir, kenapa saya sakit,
ujiankah, azabkah dari Allah, tegurankah atau karena saya kurang
hati-hati dalam memilih makanan?
>   Dari kasus sakit itu ada banyak perbaikan dalam hidup saya...
dari mulai perenungan diri....
>   
------------deleted---------------------

DH: Hikmah dari setiap peristiwa dapat dianalisa dalam dua hal
sekaligus: rational dan spiritual. Asal tidak dicampur aduk.

Sebagai sarjana pertanian, yang adalah bagian dari ilmu exakta, anda
dipersilakan memakai semua kriteria ilmu untuk memahami semua
fenomena alam, termasuk bencana alam, yang adalah 100% gejala alami,
tak ada soal hantu hantuan disini.

Sebagai manusia beriman, silakan memakai kriteria keimanan untuk
menjawab hal hal yang anda tak dapat jawab secara rational. Tetapi,
mbak, SELAMA ada jawaban rational atas lejadian musibah, JANGAN
mencari jawaban dibidang spiritual, misalnya adanya hukuman Tuhan
dll, yang adalah 100% spekulasi.

Kalau anda sakit, ada dua jawaban utama. Pertama, ini disebabkan
oleh faktor internal dari tubuh anda sendiri, seperti cancer, atau
external, seperti influenza.
Kedua, adanya serangan atas tubuh anda yang disebabkan oleh
kesalahan kita, misalnya terlalu banyak makan gula, carbohydrate,
lemak yang saturated, tidak sikat gigi, dsb.

Tetapi penyakit anda, tak ada hubungannya dengan Tuhan. Banyak
jawaban yang anda tanyakan dapat dijawab oleh bio engineering, nano
technology, dsb.

Anda tak perlu menanggalkan keimanan anda. Tetapi jangan sampai
terjadi analisa silang (cross analysis) antara iman dan ratio, nanti
anda jadi halusinasi...

OK?

salam

Danardono







***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]




SPONSORED LINKS
Cultural diversity Indonesian languages Indonesian language learn
Indonesian language course


YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke