http://www.lampungpost.com/buras.php?id=2006061301094315

      Selasa, 13 Juni 2006 
     
      BURAS
     
     
     
     
Sepak Bola Politik! 

       
      H.Bambang Eka Wijaya:



      LEWAT tengah malam nenek (75 tahun) heran, cucunya suami-istri bersama 
cicitnya masih mengerubuti televisi! "Ada apa?" ia tanya.

      "Piala Dunia, Nek!" jawab cucu.

      "Bola satu buah diperebutkan semua orang, sampai saling tabrak begitu?" 
tanya nenek. "Kenapa tak dibagi satu orang satu bola agar tak jegal-jegalan 
lagi karena masing-masing bisa memainkan bolanya sendiri!"

      "Main bola apaan begitu?" sela cicit.

      "Sepak bola politik!" jawab nenek. "Kalau hujan merata, semua dapat 
bagian, tak perlu ada tabrak-tabrakan lagi! Situasi terkendali!"

      "Nenek buyut jangan ngarang" entak cicit.

      "Kenyataannya memang begitu, kok!" tukas nenek. "Kalau di kalangan 
politisi daerah, itu terjadi pada jatah uang sewa rumah anggota DPRD! Sedang di 
politisi nasional, pada tambahan honor yang bertubi-tubi sejak akhir tahun 
lalu, juga amplop untuk RUU Aceh!"

      "Tapi tak ada dalam pertandingan sepak bola semua pemain masing-masing 
punya satu bola untuk dimainkan sendiri begitu!" potong cucu. "Justru dalam 
sepak bola kedua tim memainkan satu bola untuk menciptakan gol, merupakan 
refleksi permainan politik yang sesungguhnya, dengan bola sebagai lambang 
kekuasaan yang harus diraih dalam setiap perjuangan politik guna mencapai 
tujuan bersama barisan politiknya!"

      "Itu idealnya, das sollen!" tegas nenek. "Realitasnya, ya begitu! Bakal 
lebih asyik lagi jika setiap pemain diberi masing-masing dua bola, hingga 
mereka--para politisi itu--jadi lebih sibuk dengan mainan sendiri, lupa 
fungsinya selaku wakil rakyat!"

      "Maka itu, Piala Dunia menjadi momen amat penting bagi politisi sedunia, 
terutama negara berkembang, sebagai cermin dalam bermain bersama untuk 
menciptakan gol, mencapai tujuan bersama!" timpal cucu.

      "Tergantung mind set mereka tentang tujuan bersama!" sambut bebek. "Kalau 
kita, tujuan bersama itu berarti kepentingan rakyat yang diwakilinya! Sedang 
mind set para politisi itu, bisa saja justru tujuan bersama bagi sesama mereka 
sendiri! Dan seperti pada sepak bola, rakyat cuma bisa jadi penonton, seburuk 
apa pun permainan, rakyat cuma bisa menyoraki, tanpa bisa ikut turun ke 
lapangan untuk memperbaikinya!"

      "Melihat permainan buruk begitu, penonton banyak yang protes dengan 
melemparkan botol air mineral ke lapangan!" sela cicit. "Tak beda dengan di 
lapangan politik, demo protes terhadap permainan para politisi silih berganti 
karena selalu ada saja yang membuat rakyat tak betah lagi hanya sebagai 
penonton pasif!"

      "Pantas sampai dini hari pun kalian tonton Piala Dunia! Ternyata sebagai 
kompensasi kekecewaan pada realitas politik nasional dengan mencari kepuasan 
pada event dunia itu!" tegas nenek. "Dengan bisa diperolehnya kepuasan dari 
Piala Dunia, berarti selama Piala Dunia berlangsung situasi politik lokal dan 
nasional akan jauh lebih kondusif!"

      "Politisi pun bisa lebih asyik dengan bola mainan masing-masing!" timpal 
cucu. 
     


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
You can search right from your browser? It's easy and it's free.  See how.
http://us.click.yahoo.com/_7bhrC/NGxNAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke