Pengakuan itu suatu kejujuran Ketika kelakuannya tidak sesuai itupun suatu kejujuran Tinggal kita saja: bagaimana menyikapi hal tsb.
Pengakuan dan suatu kelakuan yang sesuai Adalah suatu kesempurnaan Tak mungkin dicapai manusia Namun menuju kesempurnaan adalah suatu cita-cita mulia manusia Ketika manusia tidak mau mengaku, suatu pertanyaan besar akan muncul. Bagi orang-orang bingung Agama telah banyak membawa bencana. Itu saja. Tanpa pernah mau berfikir dan menemukan fakta bahwa apa jadinya dunia tanpa agama? Tapi nyatanya agama, jelas-jelas telah menjadi sesuatu yang tak terpisahkan dari dunia, karena ini memang sudah fitrahnya manusia yang harus menempati dunia. Mau mengakui atau tidak mau mengakui agama Bukanlah suatu ukuran bahwa Manusia itu telah dan akan berkelakuan baik Tapi..setidaknya...bagi yang mau mengakui Dia telah berani menunjukkan dirinya dan jujur kepada orang lain Dan bagi yang tidak mau mengakui agama, Telah menolak fitrahnya sbg manusia atau ketidakmengertian yang sangat sehingga mereka tidak berani ataupun malu menunjukkan dirinya Sesungguhnya dunia abu-abu itu harus ditinggalkan. wassalam, puisi nggladrah...:-) --- In [email protected], "Alvin Daniel" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > bu, masalahnya begini... > banyak orang ngaku beragama tapi kelakuannya jauh dari > pengakuannya... > masih ada aja pendeta yg suka nipu bahkan nyolong duit gereja, > masih ada aja guru ngaji yg suka sodomi santri/ muridnya, > mau dijadikan patokan tuh siapa...atau agama mana? > sedangkan si penganut beragama itu saja cuma sedikit yg > punya komitmen... > kalau cuma bilang "saya beriman!", semua orang jg bisa... > tapi bisa ga memberi contoh? > > hehehe... > > > --- In [email protected], Carla Annamarie > <Carla.Annamarie@> wrote: > > > > > > > > apakah dengan diterapkan syariat Islam akan menghapus > kemaksiatan dan > > prostitusi? bahkan di negara Islam spt Iran dan arab saudi, > kemaksiatan dan > > prostitusi tetap ada... > > > > apakah mba bisa ngebuktiin bahwa di neg2 Islam memang > pria2 sdjh bebas > > dalam kemaksiatan karena menerapkan syariat islam..? > > > > > > > > > > > > aris solikhah > > <[EMAIL PROTECTED] > > .com> To > > Sent by: [email protected] > > [EMAIL PROTECTED] cc > > ups.com > > Subject > > Re: [ppiindia] Re: Razia hotel dan > > 06/15/2006 09:28 tempat hiburan ...pelanggaran > HAM > > AM (gak mudeng ...biar mudeng ) > > > > > > Please respond to > > [EMAIL PROTECTED] > > ups.com > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Sebenarnya, apa yang dikatakan mas Iwan saya setuju. Ide > yang bagus. ^_^ > > Maksudnya, memang benar Polisi sebagai penegak hukum > harus tegas melibas > > kejahatan dan kemaksiatan, persoalannya adalah beberapa > hal-hal yang > > terkait dengan kemaksiatan itu belum terundangkan. Berharap > dengan syariat > > ISlam, memang belum dilegalisasikan, baru diusahakan ke > sana :-). Namun > > demikian, kemaksiatan tersebut sebenarnya secara fitrah > manusia dan dari > > sisi pandangan rasa moral pun tak bisa diterima. > > > > FPI akan bisa melibas kemaksiatan seperti kinerja polisi > apabila diberi > > wewenang resmi begitu bukan maksudnya mas Iwan?Atau > FPI direkrut menjadi > > polisi? Kalaupun tidak, maka mas Iwan mencoba > memberikan saran bagaimana > > jika FPI-lah yang kemudian memberi siraman rohani pada > bapak-bapak polisi > > biar PEDE dan sepenuh hati dalam bekerja, memberantas > kejahatan dan > > kemaksiatan. Potensi FPI teralihkan dengan meng- up grading > mental dan > > memberi siraman rohani pada polisi, kira-kira begitu. > > > > Bayangkan jika keberanian, pemikiran, spirit FPI (bukan > anarkismenya) > > tertularkan pada polisi. Polisi TOP BGT banget deh. Bukankah > pihak > > berwenang atau pemerintah yang diwakili polisi yang berhak > menutup > > tempat-tempat maksiat, melakukan sweeping dll? kira-kira > begitu mungkin > > sari pati pendapat mas Iwan yang saya setujui. kurang > lebihnya mohon > > dimaafkan. > > > > wassalam, > > aris > > > > > ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Something is new at Yahoo! Groups. Check out the enhanced email design. http://us.click.yahoo.com/SISQkA/gOaOAA/yQLSAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

