DJ Oko - Duka Jogja Duka Indonesia

Thank you for add [EMAIL PROTECTED] On friendster
Direct Line 021.88.32.068 After Hour 021.93.102.213

-----Original Message-----
On Behalf Of [EMAIL PROTECTED]
Subject: [GKO] hati-hati: modus penipuan baru!

FYI
(modus penipuan baru!)



Penipuan di Carrefour Mega Mall
-------------------------------

Kamis, 8 Juni 2006, pk. 12.30 saya ke Carrefour Mega Mall untuk belanja.
Saya
naik ke lantai 2 di bagian tissue & pembalut wanita. Tiba2 ada seorang
Bapak
berpakaian batik (Bapak Yosef) yang rapi menghampiri saya dan menanyakan
apakah
saya orang yg beliau cari.

Bapak tersebut mengaku dari sebuah perkumpulan Jemaat Kristen yang
sedang
melakukan pelayanan untuk menolong orang - orang yang sedang dilanda
musibah.
Setelah saya mengatakan bahwa saya bukanlah orang yang dia cari,
kemudian dia
pergi meninggalkan saya yang masih memilih barang  belanjaan.

Beberapa detik kemudian seorang Ibu berpakaian putih (Ibu Wina) datang
menghampiri saya dan bertanya "apakah saya mengenal Bapak tadi? Tadi
saya
melihat beliau dihampiri seseorang di lobby Carrefour yang turun dari
mobil
Honda CRV membawa sebuah parcel dan amplop berisikan uang ucapan terima
kasih
karena telah menolongnya".

Tak lama kemudian datang lagi seorang Bapak yang mengenakan kemeja
berwarna
gelap sambil mendorong sebuah trolley barang belanjaan dan mengatakan
"Ibu-ibu
beruntung sekali bisa disapa dan diberkati oleh Bapak yang tadi karena
saya
pernah ditolong beliau melalui doa sehingga bisnis saya bisa sukses
kembali".
Orang ini pun kemudian berlalu. Sementara itu si Ibu Wina yg masih seru
ngajak
saya ngobrol mengatakan dia menyesal karena tidak bisa bertemu dengan si
Bapak
Yosef untuk minta pertolongan buat orang tuanya yang sedang sakit parah
di
sebuah rumah sakit di daerah Kebon Jeruk, dimana dia sudah menghabiskan
banyak
biaya untuk pengobatan itu.

Tidak sampai 2 menit kemudian si Bapak Yosef menghampiri kami kembali
sambil
bercerita mengenai misinya untuk menyelamatkan umat Kristen yang
terpilih disini
untuk mendapatkan bantuannya melalui doa yang ia panjatkan kepada Tuhan.
Berpuluh - puluh bakhan beratus kali si Bapak ini meyakinkan saya dengan
menyebutkan terus nama Tuhan, dimana kita harus mendekatkan diri pada
Tuhan
dalam kondisi apapun, kita harus mengasihi sesama, dsb. Bahkan ia bisa
mengetahui segala keadaan di kantor, rumah maupun diri pribadi yang
sedang saya
alami saat ini.

Dia menyakinkan saya bahwa dengan iman yang saya yakini, pasti semua
masalah
yang saya hadapi saat ini dapat saya atasi. Kemudian dia mengajak saya
dan Ibu
Wina untuk doa bersama di Kentucky Fried Chicken di lantai atas. Dia
tidak mau
diberikan makanan ataupun minuman.

Disana kami berdoa sambil (katanya) dia mengusir roh jahat yang ada
dalam diri
saya, terbukti dengan keluarnya asap dari tangan saya. Sejauh ini saya
masih
percaya bahwa beliau berniat baik pada saya (mungkin dengan seringnya
dia
menyebut nama Tuhan sebagai penyelamat umat manusia).

Beliau juga mengatakan bahwa dalam waktu 10 hari orang tua saya yang
sakit akan
segera sembuh apabila saya memberikannya air mineral yang saya beli di
Carrefour
dan akan di-doa-kan olehnya. Dia juga sempat menanyakan kepada saya
berapa
banyak tabungan yang saya miliki di rekening bank. Entah kenapa, tanpa
berpikir
panjang saya mengatakan bahwa saya tidak punya tabungan di bank. Semula
dia
tidak percaya, tapi setelah saya jelaskan bahwa gaji yang saya peroleh
untuk
investasi yang lain, barulah dia stop menanyakan hal itu.

Dia juga berkata bahwa dalam 10 hari ini saya harus hati-hati karena
akan ada
kecelakaan lalu lintas yang akan saya alami, oleh karena itu ia
menawarkan
bantuan untuk membersihakan hawa jahat dari mobil saya. Saya pun
menurut. Dia
mengatakan bahwa Tuhan lah yang akan menuntun beliau menuju mobil saya.
Sementara si Ibu Wina yang mengaku tinggal di Pluit Utara terus saja
mendampingi
saya hingga ke mobil. Sesampainya di mobil, kami kembali doa bersama dan
beliau
meminta kami untuk menginggalkan harta duniawi sementara waktu dan
memasukkan
semua barang (2 buah handphone, jam tangan, kalung & liontin berlian
beserta
gelang) ke dalam amplop yang dia sediakan. Di saat yang tidak saya
sadari,
amplop itu telah ditukarnya dengan batu sehingga memiliki berat yang
hampir
sama.

Sejauh ini saya tidak curiga yang aneh-aneh bahkan mungkin pada saat
kesadaran
saya sudah mulai kembali, saya masih sempat mempertahankan dompet saya
yang
tidak saya berikan kepadanya. Termasuk juga kunci mobil yang
terselamatkan. Pada
saat mereka pergi, saya mulai merasakan sesuatu yang tidak enak dan
ternyata
ketakutan yang mendadak saya rasakan itupun terjadi. Semua barang dan
perhiasan
saya lenyap bersama Bapak Yosep yang mengaku sebagai seorang Pendeta di
daerah
Jakarta Timur dan berasal dari Gereja Bethel (dia sangat jago sekali
memainkan
perannya sebagai seorang Pendeta tanpa cacat sedikitpun).

Dari kejadian ini saya menyadari bahwa iman saya tidak cukup kuat,
bahkan pada
saat bersama beliaupun saya masih tetap memanjatkan doa, tapi tetap saja
saya
tertipu oleh mereka. Saya tidak menyalahkan Tuhan atas kejadian ini,
karena saya
yakin Tuhan pasti mempunyai rencana yang lebih baik bagi saya di balik
semua
kejadian ini. Biarlah suatu saat nanti, Tuhan yang akan menghukum mereka
atas
kejahatan yang telah mereka lakukan dengan membawa-bawa nama Tuhan yang
seharusnya mereka hormati, bukannya dijadikan ajang untuk menipu orang
yang
percaya kepada Nya.

Kejadian ini pun sudah saya laporkan pada pihak Carrefour Mega Mal, dan
jawaban
yang diberikan cukup mengesalkan karena terlihat sekali tidak adanya
usaha dari
mereka untuk menemukan wajah pelaku melalui rekaman CCTV mereka. Bahkan
Kepala
Security disana sempat mengatakan bahwa CCTV mereka sedang mengalami
gangguan
dan baru akan berfungsi normal kembali minggu depan. Apakah begini
pelayanan
yang diberikan oleh sebuah Megastore seperti Carrefour yang selalu
dipadati oleh
pelanggannya? Jangankan mengijinkan saya untuk melihat kembali rekaman
ulangnya,
menanyakan bagaimana kronologis peristiwanya pun tidak. Apa yang akan
mereka
cari di rekaman CCTV kalo lokasi, ciri-ciri dan modus pelaku tersebut
tidak
mereka tanyakan kepada saya? Jawaban mereka sangat enteng "kami akan
menghubungi
Ibu kembali apabila diperlukan". Loh... kok malah kesannya saya yang
jadi
tersangka sich?

Padahal tujuan saya melaporkan hal ini bukalah saya berharap barang saya
yang
hilang akan kembali pada saya, tapi saya mengantisipasi agar jangan
sampai orang
lain tertimpa musibah yang sama.

Kelihatannya modus dari para penjahat ini adalah mereka memanfaatkan
seorang
wanita yang berpergian sendiri ke dalam mall atau bahkan mencari orang
yang
dianggap sedang memiliki masalah dalam hidupnya (mungkin bisa terlihat
oleh
mereka dari wajah kita), apalagi kalau mereka memiliki kemampuan
paranormal.

Jadi, untuk semua teman-teman, harap lebih berhati-hati apabila harus
berpergian
sendirian ke tempat keramaian. Karena tidak menjamin para penjahat tidak
berani
beraksi di tempat yang ramai.

Mohon berita tentang modus penipuan terbaru ini dapat di forward ke
sebanyak
mungkin rekan-rekan kalian untuk mengantisipasi jangan sampai ada rekan
kita
yang menjadi korban kejahatan mereka.

--------------
(Imelda Halim)








------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Check out the new improvements in Yahoo! Groups email.
http://us.click.yahoo.com/N6DZeC/fOaOAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke