BerAgama belum tentu baik ... Inilah hasil dari pengajaran AGAMA itu Anak sendiri di bunuh ... Kasihan sekali DJ Oko - Duka Jogja Duka Indonesia Thank you for add <http://www.friendster.com/login.php?aff_id=15175964&link_id=2&count=cli ck> [EMAIL PROTECTED] On friendster Direct Line 021.88.32.068 After Hour 021.93.102.213 -----Original Message----- On Behalf Of Endang Tatan
Bilih aya anu teuacan maos PR dinten ayeuna.. mangga nyanggakeun tatan Kronologis Pembunuhan BAGAIMANA Ny. AKS membunuh tiga anak-anaknya?. Hasil penelusuran "PR" terungkap, Kamis (8/6) sekira pukul 7.30 WIB, Ny. AKS menyuruh suaminya, H. Iman Abdullah, untuk pergi kerja. Pukul 9.00, pembantunya datang dan ia membawa Muhammad Umar Nasrullah alias Umar (7 bulan) ke kamar depan. Anak keduanya, Nazhif Aulia Rahmatullah alias Nazhif (3) nonton TV. Pukul 10.00, AKS membekap Umar. Setelah wafat, AKS meninggalkannya. Pukul 13.00 WIB, pembantunya di rumah bersama mayat anak bungsunya. Pukul 13.30, Nazhif yang sedang menonton TV dibawa ke kamar kemudian dibekap. AKS membawa mayat Umar untuk dipindahkan ke kamar belakang, disatukan dengan Nazhif. Pukul 17.00 WIB, Faras tiba di rumah diantar mobil jemputan sekolah TK Zakaria. Faras tampak cerita, dia minta makan. Tersangka terharu melihat Faras makan dengan lahapnya tanpa disuapi seperti hari-hari sebelumnya. "Umi, ajarkan Faras ngaji ya, setelah makan," kata Faras kepada ibunya. Dia belajar mengaji bersama ibunya. Karena lelah, Faras tertidur di kamar depan. Malam itu, AKS menelefon suaminya dan meminta agar Iman Abdullah tidak perlu pulang ke rumah karena sakit. "Menginap saja di asrama," tutur AKS. Jumat (9/6) pukul 5.00 WIB, Faras tertidur. AKS membekapnya. Karena meronta, AKS menjepit kaki Faras. Faras pun meninggal. Sekira pkl. 7.00 WIB, datang mobil jemputan TK Zakaria yang biasa mengantar Faras. AKS memberitahukan Faras sakit sehingga tidak bisa sekolah. Pukul 9.30, ada telefon dari sahabat AKS yang menanyakan Faras. Ia menjawab, Faras sakit, juga adik-adiknya. Sahabatnya itulah yang menghubungi Iman Abdullah agar pulang. Sekira pukul 11.00 WIB, Iman tiba di rumah, dan mendapatkan ketiga anaknya sudah meninggal dunia. "Inna lillaahi wa inna ilaihi ra'jiun,..Ini anak-anak diapakan, Umi," kata Iman. Ny. AKS tak menjawab. Rekan Iman masuk ke dalam rumah dan menemui Iman yang sedang panik. Iman pun langsung membawa anak bungsunya, Umar ke RS Al Islam. Sementara AKS dan jenazah Faras serta Nazhif ditinggalkan di kamar. Tak lama kemudian, Iman tiba kembali ke rumah mengambil jenazah Faras dan Nazhif untuk dibawa ke RS Al Islam.(Achmad Setiyaji/"PR")*** [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> See what's inside the new Yahoo! Groups email. http://us.click.yahoo.com/B6DZeC/bOaOAA/E2hLAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

