HEGEMONI KAUM BORJUASI ( I )
  (Sebuah Esai Tentang Puisi Artoio Gomes: “Dari Kota Sampai Pedalaman & 
Epigram Merah”)
   
  "darah rakyat mulai berjalan, menderita sakit dan miskin, kini datangnya 
pembalasan, kita yang menjadi hakim, kita yang menjadi hakim….," (Pramudya 
Ananta Toer)
   
  Artoio Gomes dalam puisi ideologisnya, mencoba mengabstraksikan suatu realita 
penguasaan dominan yang dipraksiskan oleh salah satu kelas masyarakat 
berpopulasi minim di Indonesia: kaum borjuasi! Penguasaan yang seakan absolut 
dalam tiap ruang kehidupan, batasan wilayah hanyalah suatu pencirian 
administratif dan fisik, antara kota dan pedalaman. Tetapi esensinya tetaplah 
kepada suatu penguasaan yang menghegemonik, hingga kepada penentuan “nasib” 
tiap manusia dalam hubungannya antara: masyarakat dan negara. 
   
  Terlebih itu adalah pembentukan masyarakat dan komunitasnya dalam ruang 
reproduksi sosialita yang dibangun oleh “mesin-mesin” kaum tekno-demokratik, 
tekno-birokratik, dan tekno-militeristik; yang berkolaborasi dengan ide dan 
dominasi kaum imperium global. Lalu membaginya dalam realita saling 
“mempengaruhi” pada bentuknya yang paling ekstrem: kontradiksi antar kelas 
masyarakat. Walaupun kontradiksi itu semakin “samar” oleh berbagai bentuk 
praksis pemoderasian legal, dan diselingi oleh beberapa kelompok yang mengusung 
nilai-nilai tentang keilahian, tetapi nilai-nilai esensialnya adalah pembagian 
kelas masyarakat dalam corak produksi.
   
  Komplikasi pada relasi basis ekonomi yang tersistematis oleh suatu 
kepentingan yang dibangun diatas masyarakat luas, dan dilegitimasi oleh setiap 
bentuk rejim yang berkuasa di Indonesia, selalu berpraksis hipokrit dan 
manipulatif. Tentunya hal tersebut semakin kompleks oleh beberapa rasionalisasi 
ambigu, hingga kepada beberapa bentuk tawaran solusi yang ditawarkan oleh 
segelintir komunitas elit yang selama ini telah “ditokohkan” jauh diatas 
masyarakat. Ini bukan hanya sekedar antagonisme antar ide, tetapi lebih 
terselubung dari yang diperkirakan oleh kaum awam akibat proses pembodohan 
sistemik dan propaganda manipulistik.
   
  Kemiskinan dan eksploitasi sistematis, hanyalah suatu bahasa alami tentang 
ekses dari kondisional masyarakat, menjustifikasi kebenaran hukum sebab-akibat. 
Permasalahan krusial seputar penguasaan adalah sebagian dari sub-problematika 
tentang relasi antar masyarakat dan kelas yang membaginya. Dan oleh beberapa 
golongan intelektual selalu membaginya dalam suatu pendefinisian absurd atau 
dengan mensubstitusi esensi kehidupan dari manusia kepada suatu pembenaran 
logis: kompetitifitas pasar! 
   
  Menurut saya hal ini merupakan keironisan absolut, atau mendekati dengan 
nilainya, hampir serupa dengan apa yang diinspirasikan oleh Artoio Gomes dalam 
bahasanya yang dipuitiskan secara rasional. Dan terlebih itu ketika suatu 
gugatan moralitas dalam bentuknya yang eufemis tentang realita menghegemoniknya 
kaum borjuasi secara serakah; maka oleh ide-ide tentang sastra atau budaya yang 
mampu berpraksis dalam ruang kebebasan, hanyalah suatu bentuk pertentangan yang 
pernah-harus mengalami kepahitan sejarah, khususnya di Indonesia. (bersambung)
   
  Juni 2006, Leonowens SP     

                
---------------------------------
Yahoo! Groups gets better. Check out the new email design. Plus there’s much 
more to come.  

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Yahoo! Groups gets a make over. See the new email design.
http://us.click.yahoo.com/XISQkA/lOaOAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke