Ada itu kecap merk "Benteng". Sekarang banyak macam kecap. Kecap Indonesia 
kalah pasaran dengan kecap dari negeri-negeri lain.

----- Original Message ----- 
From: "RM Danardono HADINOTO" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Wednesday, June 28, 2006 9:12 AM
Subject: [ppiindia] Re: Kristenisasi, Islamisasi ibarat , dan Penjual kecap


Mas, saya dimanapun. sedang di Belanda, Jerman atau di Austria
sendiri, selalu cari kecap Kaki Tiga. Tanpa kecap syusyah saya masak
hidangan kesayangan: tahu telor ala Semarang..

Piye to mas?

Salam hangat, setuju dengan anda

Danardono


--- In [email protected], "rio_armando89" <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:
>
> Setuju sama mas KM,
> Kristen maupun Islam memang bukan budaya asli bangsa Indonesia. So,
> baik kristenisasi maupun islamisasi adalah sah2 saja asalkan tidak
> disertai dengan kekerasan. Cuma masalahnya apakah hal ini bisa
> diterima oleh kaum fundies di kedua belah pihak?
>
> Kaum fundies di kristen maupun islam itu ibarat 2 penjual kecap
yang
> sedang berlomba2 utuk memasarkan dagangannya.
>
> Namun, posisi penjual kecap cap 'kristen' vs. cap 'islam' saat ini
> adalah 1-0. Buktinya, kristenphobia dengan slogan 'kristenisasi
ala 1
> dus indomie' laku keras di kalangan fundies kedua (bisa disaksikan
> dimilis2 ini).
>
> Sebaliknya bila ada cerita/hoax seperti padre/pendeta memeluk
islam,
> mantan suster Irene Handono, Artis2 pindah islam malah dibesar2kan
dan
> kalo perlu disorot tv sekalian.
>
> Di sisi lain, fundies yang pertama bermain lebih elegan yaitu
dengan
> diplomasi. Namun, tidak sedikit juga yang memanfaatkan trik2 diatas
> demi menebalkan kocek. Isu2 seperti anak buya hamka masuk kristen-
lah,
> mantan kyai pindah kristen, dsb sudah menjadi makanan beberapa kaum
> fundies kristen untuk menaikan pamornya diatas kristen2 lainnya.
Wong,
> satu-satunya paramenter yang diimani oleh kaum fundies tsb demi
> membuktikan kuasa Tuhan hadir di gereja-nya adalah berapa banyak
jiwa
> yang sudah berhasil dikonvertkan :)
>
> Well, selamat datang di negeri kecap hehehe...
>
>
>
>
> Salam,
> RIO
>
>
>
> --- In [email protected], "Kartono Mohamad" <kmjp47@> wrote:
> >
> > Ikut nimbrung:
> > Kristenisasi, yang lebih diartikan sebagai mengajak orang Islam
untuk
> > menjadi Keristen sering dihembuskan oleh tokoh Islam, meskipun di
> sisi lain
> > Islam juga ingin dan selalu berusaha mengajak orang agama lain
(termasuk
> > Keristen) untuk masuk Islam. Hal ini tidak hanya terjadi di
> Indonesia tetapi
> > juga di Eropa dan Amerika.
> > Di Indonesia agama sudah dijadikan alat politik dan dijadikan
urusan
> negara.
> > Sehingga soal mengakui suatu agama menjadi agama "resmi" lebih
bernuansa
> > politik. Buktinya mengapa Kong Hu Cu (yang oleh Cina sendiri
tidak
> dianggap
> > sebagai agama) sekarang diakui sbg agama resmi Indonesia.
Mengapa tidak
> > sejak dulu-dulu? Bukankah KHC sudah hadir di Indonesia sejak
kedatangan
> > masyarakat China ke Indonesia beratus tahun yang lalu? Pengakuan
KHC
> sebagai
> > agam resmi baru-baru ini jelas lebih bernuansa politik daripada
kepada
> > konsistensi terhadap gagasan meresmikan agama di Indonesia dan
definisi
> > agama yang dibuat oleh pemerintah Indonesia.
> > Akibat terlalu bernuansa politik, dan dibayangi oleh tekanan-
tekanan
> dari
> > mereka yang menggunakan agama sebagai alat politik, maka yang
diakui di
> > Indonesia hanya lima (kini jadi enam termasuk KHC). Anehnya,
semua yang
> > diakui adalah agama yang dibawa orang asing ke Indonesia.
Sementara
> agama
> > yang sudah ada sejak sebelum kedatangan agama asing, tidak
dianggap
> lagi.
> > Padahal katanya kita ingin mempertahankan identitas Indonesia
dari
> > pengaruh-pengaruh asing. Termasuk pengaruh Timur Tengah. Selamat
> berdiskusi.
> > KM
> >
> > -------Original Message-------
> >
> > From: [email protected]
> > Date: 06/27/06 17:18:28
> > To: [email protected]
> > Subject: Re: Balasan: [ppiindia] Re: Konghuchu diakui sebagai
Â"agama
> > resmiÂ" . Bagaimana den
> >
> > Bung Alvin....
> > justru yang sering terdengar adalah 'kristenisasi' dan bukannya
> 'islamisasi'
> > .bagaimana anda bisa mengatakan islam melakukan infiltrasi, kalo
orang
> > kristen yang melakukannya? itu memang iya..lihat yang terjadi di
> aceh, belum
> > lagi di daerah2lainnya.
> > islam masuk ke negeri ini melalui cara yang damai dengan
disebarkan oleh
> > pedagang2persi sedangkan kristen didoktrinkan oleh penjajah yang
merusak
> > bangsa ini selama berabad - abad..
> >
> > Alvin Daniel <alvindaniel_net@> wrote: agama asli memang sedikit2
> > hilang, hal ini diakibatkan oleh
> > agresi dan infiltrasi agama2 islam dan kristen ke daerah yg
> > belum terjangkau agar pengikut 2 sekte ini kian banyak...of
> > course banyak latar belakang poltisnya daripada sosialnya.
> > lihat saja orang indian, yg sudah dibantai habis2an oleh militan
> > negara spanyol dan portugis menyebarkan katolik...
> > itulah mengapa agama2 semit tidak pernah akur karena mereka
> > hobby sekali melakukan agresi dan expansi utk membuat orang
> > lain seagama dgn mereka.
> >
> > --- In [email protected], Samsidar Situmorang
> > <samsid4r@> wrote:
> > >
> > > wah, berarti selama ini berarti agama asli berangsur2 hilang,
> > apalagi nenek moyang kita kan dijajah lama oleh Belanda yang
> > membawa agama kristen dan Portugis yang membawa ajaran
> > katolik...
> > > aduuh, kasihan pemeluk agama yang asli..
> > >
> > > RM Danardono HADINOTO <rm_danardono@> menulis:
> > > Setujuuuu, dalam arti, tiap penganut agama yakin,
> > agamanya berasal
> > > dari Tuhan, dan tidak memproklamasikan kepada semua,
> > semua penganut
> > > harus mengakui hanya ada satu agama yang berasal dari
> > Tuhan. Ini
> > > beda lhoo
> > >
> > > Salam
> > >
> > > Danardono
> > >
> > > --- In [email protected], "Lina Dahlan"
> > <linadahlan@>
> > > wrote:
> > > >
> > > > Kesadaran Bhinneka Tunggal Ika memang harus
> > dibangkitkan tapi
> > > > Anggapan hanya ada satu agama yang berasal dari Tuhan
> > tak usah
> > > > dilawan. Biarin saja anggapan2 seperti itu. Toh masing2
> > didalam
> > > hati
> > > > penganut suatu agama akan punya keyakinan spt itu.
> > Karena itulah
> > > > mengapa mereka beragama A dan B. Kalu dilawan itu
> > artinya
> > > diajarkan
> > > > untuk bermunafik ria.
> > > >
> > > > Bhinneka Tunggal Ika itu kan juga berarti meskipun beda
> > Agama,
> > > beda
> > > > suku, tetap satu Indonesia.
> > > >
> > > > Tugas pemerintah dan bangsa adalah memahami dan
> > menghormati
> > > > perbedaan-perbedaan tsb. Tidak aneh kan kalo orang Islam
> > > beranggapan
> > > > agama Islam satu2nya agama dari Tuhan. Orang Kristen
> > bilang hanya
> > > > melalui Yesus akan sampe ke Bapa. Orang Budha bilang
> > hanya percaya
> > > > ajaran Sidharta yang akan menuju nirwana. Yang aneh itu
> > kalo ada
> > > > orang Kristen bilang ajaran Budha paling bagus...or agama
> > satu2nya
> > > > dari Tuhan...:-) ato sebaliknya.
> > > >
> > > > "Adil adalah menempatkan sesuatu pada tempatnya"
> > > >
> > > > wassalam,
> > > >
> > > >
> > > > --- In [email protected], "RM Danardono
> > HADINOTO"
> > > > <rm_danardono@> wrote:
> > > > >
> > > > > Ya Batara, ini adalah tugas pemerintah dan bangsa
> > Indonesia,
> > > untuk
> > > > > membangkitkan kembali kesadaran bhineka tunggal ika
> > kita, juga
> > > > dalam
> > > > > beragama.
> > > > >
> > > > > Terutama dalam upaya beberapa Islamist untuk
> > mendirikan negara
> > > > Islam
> > > > > alias Khalifah, maka kita harus tegakkan kesadaran ini.
> > > > >
> > > > > Bangsa kita terdiri dari saudara saudara beragam Agama
> > dan
> > > Budaya.
> > > > >
> > > > > Bangsa ini harus bangkit melawan anggapan, hanya ada
> > satu agama
> > > > yang
> > > > > berasal dari Tuhan.
> > > > >
> > > > > Semoga Tuhan melindungi bangsa yang bhineka ini.
> > > > >
> > > > > Salam
> > > > >
> > > > > danardono
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> > ---------------------------------
> > Yahoo! Messenger with Voice. PC-to-Phone calls for ridiculously
low
> rates.
> >
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> >
> >
> >
> >
> >
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> >
>








***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]

Yahoo! Groups Links









-- 
No virus found in this incoming message.
Checked by AVG Free Edition.
Version: 7.1.394 / Virus Database: 268.9.6/378 - Release Date: 6/28/2006




------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Something is new at Yahoo! Groups.  Check out the enhanced email design.
http://us.click.yahoo.com/SISQkA/gOaOAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke